Mendeteksi Dini Jantung dan Stroke Dengan Angiografi di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur




Sejak dulu sampai sekarang bagi saya penyakit paling menakutkan bagi saya adalah penyakit jantung dan juga stroke. Makanya kalau dengar misalnya ada kabar ada kerabat atau tetangga yang meninggal karena serangan jantung, saya langsung instropeksi diri. Sudah sehatkah pola makan saya? Pola hidup saya? Serta jam tidur saya? Karena siapaun bisa aja terkena serangan jantung. Kok bisa? Ya bisa. Bisa karena pengaruh pola makan yang kurang sehat, jam tidur tidak teratur, atau juga stres yang tinggi. Makanya waktu saya mendapat undangan health talk mengenal lebih jauh tentang Angiografi, terlebih lagi lokasinya tidak jauh dari rumah saya, which is Rumah Sakit Mitra Bekasi Timur, cuss saya langsung hadir di acara ini. 
Acaranya yaitu tepat tanggal 24 Agustus 2019 kemarin di Audiotorium Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur. Tema acaranya adalah Angiografi (Diagnotistik dan Terapi) oleh ketiga dokter yang spesialis di bidang masing-masing, yaitu dr. Fritz spesialis penyakit Saraf, dr. Faris Basalamah spesialis penyakit jantung dan dr. Danny Pratama spesialis penyakit Bedah Vaskular. Nah, dari ketiga dokter dan ketiga penyakit ini bisa diterapi dengan menggunakan tehnik Angiografi. Sebenarnya sih agak asing ya istilahnya di telinga saya, kok kedengarannya medis banget ya? 😀 Tapi marilah saya coba terjemahkan dari talkshow yang saya dengar, menurut bahasa saya, bukan bahasa kedokteran ya.

Ohya di acara health talk ini bukan hanya sekedar talkshow saja, tapi juga kita disini bisa cek gula darah juga lho secara free. Alhamdulillah angka gula darah saya normal, padahal saya waktu itu habis makan siang, saya kira gula darah saya bermasalah, tapi ternyata tidak. 




Memang normalnya setelah kita makan, gula darah kita akan naik. 

Materi I : STROKE by dr. Fritz

Selesai acara makan siang, acara dimulai tepat pukul 13.30. Materi pertama dibawakan oleh dr. Fritz Sumantri Usman SpS, FINS, FINA. Beliau adalah Neurologist dan Interventional Neurologist di RS Mtra Bekasi Timur. Yaitu tentang stroke (gejala, tipe dan juga faktor penyebab) nya apa. 

Penyakit stroke adalah penyakit yang terjadi ketika pasokan darah menuju ke otak terganggu atau sama sekali berkurang. Sehingga otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Nah penyakit ini merupakan kondisi yang dapat mengancam hidup seseorang dan dapat menimbulkan kerusakan permanen. 

Siapapun bisa kena stroke

Percaya gak kalau saya bilang demikian? Kenyataannya seperti itu, dr. Fritz bilang, faktanya siapapun bisa terkena stroke. Penyebabnya paling sering adalah karena stres dan tekanan darah tinggi. Bahkan bayi yang usianya 3 bulanpun bisa terkena stroke. Jadi stroke ini bisa menyerang kita di usia muda sampai senja sekalipun. Makanya disini kita perlu sekali menjaga gula darah kita di level normal. Duh kok saya tiba-tiba serem sendiri ya 😕 Jadi singkat katanya, stroke itu adalah penyumbatan pada pembuluh darah. Nah, cara pengobatannya seperti apa? Salah satunya adalah dengan Neurointervensi.

Neurointervensi (Diagnotic & Therapeutic)

Adalah tindakan yang dilakukan pada pembuluh darah di otak untuk membuka sumbatan (thrombectomi, rhtombolysis) dengan pemasangan ring pada pembuluh darah otak, untuk menutup kebocoran pembuluh darah akibat kelainan bawaan atau untuk visualisasi pembuluh darah otak. Tindakan neurointervensi ini terdiri dari 2 yaitu diagnostic dan therapeutic.

Diagnostic (Cerebral DSA)

Diagnostic DSA (Digital Substraction Angiography) atau kateterisasi otak adalah salah satu penanganan medis yang bisa dipilih (ini seperti microsurgery). 

DSA merupakan tindakan untuk menggambar pembuluh darah dengan menyemprotkan zat kontras agar dapat dideteksi oleh alat X-ray melalui film. Terdapat dua fungsi tindakan DSA. Pertama adalah fungsi diagnostik atau mendeteksi kondisi pembuluh darah, seperti kelainan pada pembuluh darah, risiko stroke, penyempitan pembuluh darah, dan adanya sumbatan pada pembuluh darah. Kedua, fungsi terapeutik atau sebagai tindakan untuk pengobatan pada gangguan pembuluh darah dengan cara memasukkan obat atau alat.

Jadi DSA ini semacam tindakan diagnosa sebelum menjalani operasi besar. Karena pada dasarnya jika tindakan dilakukan secara minimal invasif, masa perawatan lebih pendek, karena pasien bisa pulang hari tanpa menginap, dan diharapkan pemulihannya juga lebih cepat. 

Tindakan DSA ini minim resiko dibandingkan dengan tindakan konvensional. Karena tindakannya ini tehnik operasi minimal invansiv, jadi aman, tanpa nyeri, dan minim resiko. 

Therapeutic

Yaitu tindakan pengobatan abnormalitas pada pembuluh darah, dengan cara memasukkan obat, alat, maupun implan pada pembuluh darah yang dituju. DSA juga digunakan sebagai terapi pelengkap sebelum menjalani operasi. 

Jadi misalnya seandainya diantara kamu ada yang merasa sakit kepala tiba-tiba, kelelahan, vertigo dan pusing, penglihatan hitam atau buram, kelemahan atau mati rasa pada bagian tubuh di wajah, atau bagian tubuh lainnya, segera periksakan ke dokter. Lebih cepat penanganannya lebih baik. Jangan tunggu sampai masalah lebih complicated. Perbanyak browsing-browsing apa saja gejala serta penanganan yang utama jika gejala itu kita rasakan.

DSA di Indonesia

Teknik DSA sebenarnya terlebih dahulu dimanfaatkan dalam cardiologi, dan baru belakangan ini berkembang menjadi salah satu teknik neurointervensi. Tidak banyak rumah sakit yang memiliki tenaga ahli di bidang neurointervensi, walaupun mempunyai alatnya. Dan RS Mitra Bekasi Timur salah satu rumah sakit yang memiliki peralatan yang cukup lengkap, serta tenaga medis ahli yang siap membantu kapan saja calon pasien butuhkan.

dr. Fritz

Materi II : Jantung by dr. Faris


Selanjutnya mendengarkan penjelasan dari dr. Faris Basalamah, SpJP FIHA FAPSIC FAsCC (Dokter Spesialis Jantung)

dr. Faris menjelaskan penyakit jantung itu sebenarnya terbagi-bagi menjadi beberapa macam seperti : Jantung koroner, aritmia, katup jantung, jantung bawaan, jantung kongestif, dan jantung perikardium. Wah, dengan datang ke acara ini saya jadi tau nih, bahwa sebenarnya penyakit jantung banyak kategorinya, saya pikir hanya 1 macam, yaitu penyakit jantung 😉

Diagnostic

Salah satu tindakan untuk memeriksa kelainan pada jantung kita adalah melalui diagnostic. Biasanya sebelum dilakukan tindakan, dokter pastinya akan bertanya dulu kepada keluarga pasien, tentang riwayatnya dan keluarganya. Ini penting, supaya mengetahui apakah penyakit jantung yang diderita si pasien ini merupakan penyakit bawaan atau memang kondisi. 

Kemudian dokter memeriksa detak jantung dan tekanan darah pasien. Nanti kita akan diambil sample darah untuk mengukur keadaan kolesterol dan protein C-reaktif. 

Selanjutnya dokter akan melakukan tindakan lanjutan seperti, tes EKG, Ekokardiografi, Uji Tekanan, CT Scan Jantung, MRI Jantung sampai kepada kateterisasi jantung. 

Apa itu Kateterisasi Jantung?

Yaitu tindakan memasukkan selang kecil (kateter) melalui pembuluh darah di paha atau lengan. Dengan bantuan rontgen, dokter akan mengarahkan kateter itu sampai ke jantung. Kateterisasi jantung ini membantu dokter untuk mengetahui apakah ada sumbatan atau penyempitan pada arteri. 



dr. Faris Basalamah

Materi III : Bedah vaskular by dr. Danny Pratama


Selanjutnya mendengarkan materi dari dr. Danny Pratama tentang Bedah Vaskular.

Salah satu penyakit yang paling sering kita dengar dan temukan adalah varises. Dan ini sangat erat kaitannya dengan penyempitan pembuluh darah pada kaki. Biasanya seseorang terkena varises karena berdiri terlalu lama (terutama untuk para wanita nih yang sering menggunakan heels). Kebiasaan ini menyebabkan darah di bagian vena kaki sulit mengalir ke jantung. Nah, kita sering abai dengan penyakit varises ini. Dan salah satu penanganan vaskuler ini bisa melalui tehnik trombosis (salah satu tehnik dalam angiografi)




Sebenarnya apa hubungannya ketiga penyakit diatas dengan Angiografi?


Ketiga penyakit diatas bisa diperiksa dengan menggunakan sinar X (rontgen) untuk melihat pembuluh darah arteri dan vena. Dan kegunaan Angiografi adalah untuk memeriksa gangguan dan tingkat kerusakan pembuluh darah. Dan pemeriksaan umumnya dilakukan pada pencerita pecah pembuluh darah, stroke, penyakit jantung koroner, aneurisma otak, penyakit arteri perifier, dan hambatan pasokan darah ke ginjal.

Bagaimana Proses Angiografi itu sendiri?

Jadi nanti si pasien akan diminta untuk berbaring di tempat tidur, lalu dibius lokal di area tempat tusukan kateter (bentuknya seperti selang tipis, kecil dan fleksibel). Nah kateter ini ditusukkan ke pembuluh darah dengan zat pewarna kontras untuk mengetahui ada kelainan apa pada pembuluh darah tersebut. Aliran ini akan terlihat di monitor, nanti hasilnya akan dicetak. Nanti luka tusukannya akan ditutup dengan perbal tebal dan rapat untuk memberikan efek penekanan terhadap luka tusukan.



Kapan Saya Harus Dilakukan Tes Angiografi?


Saat kita sering merasa ketiga gejala penyakit diatas, sering kram karena penyempitan pembuluh darah, tekanan darah tinggi, kelainan pada tekanan jantung, hampir terkena serangan jantung, atau juga pasien yang menderita penyumbatan pada pemeriksaan tekanan jantung.

Warning untuk beberapa kondisi


Ada beberapa kondisi yang tidak boleh dilakukan angiografi. Seperti ibu hamil dan menyusui, program kehamilan, memiliki riwayat alergi, diabetes, penyakit ginjal, atau sedang mengkonsumsi obat pengencer darah.

Hospital Tour (Go To Kateterisasi Room)

Nah, selesai mendengarkan talkshow, kamipun diajak untuk hospital tour. Kami diajak untuk masuk ke ruangan Kateterisasi. Jadi istilahnya ruang tindakan untuk pemasangan selang, pemantauan terhadap pembuluh darah, serta kita juga didemokan bagaimana untuk pasang ring jantung.

Di ruangan ini kalau pasien atau keluarga pasien biasa tidak diperbolehkan untuk mengambil foto atau video demi kenyamanan pasien. Beruntungnya saya masuk ke ruangan ini sebagai blogger, jadi saya bisa mendokumentasikan ruangan ini 😊

Di ruangan ini cukup lengkap, ada ruang tindakan kateterisasi, yang di dalamnya ada banyak monitor untuk memantau aktivitas jantung atau pembuluh darah, ring library, toilet, juga ada ruangan monitor sendiri, yang gunanya untuk memantau apa saja yang dilakukan di dalam ruang tindakan.

Disini kami juga sempat diperlihatkan demo tehnik angiografinya tersebut oleh suster Tuti (yang menjaga di ruang kateterisasi). Katanya sih gak sakit apa-apa, seperti ada yang bergerak aja di dalam tubuh. Karena kondisi si pasiennya sadar, pastinya akan merasakan si kateter itu bergerak dalam tubuh. Karena dipasang musik, jadinya si pasien tidak terlalu merasakan prosesnya 😊 Karena pada dasarnya pembuluh darah itu tidak ada saraf di dalamnya, jadi tidak terlalu sakit.




Ohya, kamu juga bisa tonton video saya dibawah ya.


Testimoni

Sebelum saya akhiri, saya mau berikan testimoni setelah saya datang ke acara ini.

Overall setelah saya datang ke acara ini, jujur aja saya jadi seperti kuliah kedokteran, karena banyak banget istilah-istilah medisnya, jadi saya agak sedikit mencerna lebih keras nih otak saya 😂

Lalu ternyata penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah itu harus sesegera mungkin ya penanganannya, atau. Karena kalau tidakbisa berdampak pada indikasi lain.

Juga, jujur aja saya takjub sama dokter yang berhubungan dengan pembulih darah seperti, saraf, jantung atau bedah vaskuler, karena bagi saya mereka itu hebat, mereka bisa membaca saluran pembuluh darah mana saja yang tersumbat, hanya dengan bermodalkan rontgen saja. Yaiyalaah, lha wong kerjaannya para dokter hebat kan yaitu tiap hari ya 😁

Lalu saya juga cukup amaze juga, ternyata di RS Mitra Bekasi Timur ini cukup lengkap ya peralatannya. Dokter yang menanganinyapun juga cukup capable. Yahh jangan diabaikan ya, walaupun judulnya di Bekasi Timur, tapi di RS Mitra Bekasi Timur ini memberikan pelayanan tentang angiografi ini selama 24 jam lho 😊👍🏻
Jadi seandainya pun menginginkan penanganan yang lebih intensif, penyakit yang related dengan pembuluh darah,kamu bisa datang RS Mitra Bekasi Timur ini.

Untuk pricenya, saya berikan range aja ya, sekitar 12-15juta.

Terima kasih undangannya untuk Rumah Sakit Mitra Bekasi Timur. Semoga apa yang saya sharing disini bisa memberikan manfaat untuk teman-teman yang sedang mencari informasi ini.

Sampai bertemu di tulisan aku selanjutnya.

Rumah Sakit Mitra Bekasi Timur

Jl. Pengasinan - Rawa Semut, Margahayu, Bekasi Timur 17113
Telp. (021) 8999 222 
Email : bekasitimur@mitrakeluarga.com
Website : www.mitrakeluarga.com
Instagram : @mikabekasi

34 comments

  1. Wah bagus banget nih ya Mbak, bisa mendeteksi dini jantung dan juga stroke

    ReplyDelete
  2. Komplet banget ini fasilitas RS-nyaaaa
    Bisa dijadikan rujukan buat sodara2ku yg ada d Bekasi nih
    Makasiii Mak Oline
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa.. sebagai warga Bekasi, banggaa akutuh :D

      Delete
  3. Aku pengen cek jantung dari dulu Mak tapi belum kesampaian akrena kawatir disusuh lari di treadmill, wkwk. KAlau cek up aja dlm kondisi normal boleh dibisikin berapa kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lho, kenapa emang jantungnya? Klo lari di treadmill aja bukannya gampang ya? :D
      Tepatnya sih mereka juga gak kasih bocoran jelasnya. Kudu tanya ke bagian administrasi.

      Delete
  4. Peralatan di RS Mitra Bekasi Timur ini cukup lengkap ya.
    Wah bisa langsung keliatan hasil cek gula darah seperti itu, aku baru tau. Aku cek gula darah kalo pas check up aja. Harusnya rutin di cek ya jadi bisa terkontrol.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lumayan mba. Walaupun ini RS di Bekasi Timur, tapi aku cukup amaze sama peralatannya. Bukan cuma itu aja, tapi mereka siap akan tenaga medisnya 24 jam.

      Delete
  5. Ternyata RS Mitra Bekasi berusaha melengkapi peralatan yang digunakan ya Olin.

    Menghindari dari ketiga penyakit di atas jadi pe er banget deh apalagi kalau usia kepala 5 huhuhu.... Mana selama ini makan ga terlalu dipantang pula. Semoga RS Mitra Bekasi bisa menolong banyak orang yang memerlukan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jaga pola makan ya mba Tanti. Karena ketiga penyakit ini kita gakkan tau kapan datangnya. Yang penting kita tahu cara deteksi dininya dan penanganannya gimana.

      Delete
  6. wah keren ya layanan RS Mitra Bekasi Timur ini... deteksi dini jantung dan stroke penting banget euy.. silent killer yang paling menakutkan..

    ReplyDelete
  7. Teknologi skrg udah makin canggih. Tapi semua balik ke individu masing2 ya. Bagaimanapun mencegah lebih baik.

    ReplyDelete
  8. Sama banget Mbak Oline dengan saya. Kalau ada tetangga kanan kiri depan belakang yang meninggal karena penyakit jantung, saya jadi berfikir apa jantung saya sehat? Ini juga udah niat mau periksa tinggal menunggu hari yang tepat. Kemaein khawatirnya sudah dalam tahap yang berlebihan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kalo ada yg meninggal, suka mawas diri, apa penyebabnya dsb.
      Yang penting tahu cara deteksi dini aja, ada kelainan atau tidaknya.

      Delete
  9. Ya ampun mbak, bayi 3 bulan pun bisa kena stroke? Nggak kebayang deh, gimana tubuh mungil gitu kalau kena stroke.

    Dulu bayangan saya, stroke dan jantung itu menyerangnya orang-orang yang sudah tua, 60 an ke atas lah. Tapi ternyata yang muda pun berpeluang juga ya.

    Semoga kita dijauhkan dari kedua jenis penyakit itu ya mbak, sehat terus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba, bayi 3 bulan bisa terkena stroke. Makanya kita gak boleh sepelekan bhw penyakit ini cuma menyerang orang dewasa atau usia lanjut aja.

      Amin, semoga kita sehat selalu ya

      Delete
  10. Kalau membicarakan tentang penyakit, terutama yang mematikan seperti stroke ini, kadang terasa ngeri banget ya. Tapi harus banyak baca juga tentang hal ini agar tau aneka penanganan ketika terjadi penyumbatan pembuluh darah.

    ReplyDelete
  11. Kalo RS Mitra Keluarga sih saya percaya Mba, pengalaman melahirkan di Mitra Keluarga Kelapa Gading dan Kemayoran itu dua-duanya cukup memuaskan.

    Seru juga ya ada sharing-sharing kesehatan soal Jantung dan Stroke, jadi kita bisa lebih tahu bagaimana cara menghindarinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ohya? Sama dong. aku juga lahirannya di RS Mitra Keluarga. memang memuaskan ya pelayanannya

      Delete
  12. Halo mba Oline, caranya menulis istilah kedokteran di tulisannya ini membuat tulisan ini nyaman dibaca kok. Walaupun emang pas materinya pasti banyak istilah kdoekteran ya mba :) Dan memang aku sendiri pun ngeri mba sama dua penyakit itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mba Alida. Jujur susah banget mentranslate bahasa kedokteran ke bahasa manusia :))
      Iya mba, perlu kita tau gimana cara penanganan utamanya paling tidak kita aware lah

      Delete
  13. Penyakit yang berkaitan dengan jantung dan atau pembuluh darah itu memang mengerikan. Almarhumah nenek saya juga dulu karena penyakit jantung. :(

    RS Mitra Bekasi Timur ini fasilitasnya komplit. Terus dokternya juga mereka-mereka yang mumpuni di bidangnya. Dan Mba Hebat bisa mencerna materi kedokteran. Kalau saya, entah bisa entah malah mumet sendiri. Hihihi

    ReplyDelete
  14. Asuransi di sini berlaku nggak mba?
    Btw fasilitas RSny lengkap banget yah, apapun itu yg pntg pelayanan dari dokter dan karyawan di rumah sakit itu ��

    ReplyDelete
  15. Pantesan mba, mama temanku bela-belain jauh-jauh dari Jakarta buat berobat ke rumah sakit ini, ternyata tenaga medis nya dan fasilitasnya lengkap ya mba

    ReplyDelete
  16. aku juga sering cek pake alat gtu mba, tapi buat cek asam urat, kolesterol, alat sekarang praktis yah, kita bisa periksa dengan gampang. tapi akdang udah ngeri duluan pas tahu hasilnya.

    ReplyDelete
  17. Cek gula darah itu bisa pake hape mba?

    Btw, selamat yaaaa. Menaaaangggg.

    ReplyDelete
  18. MashaAllah~
    namanya sakit itu datangnya gak pakai permisi yaa...
    Semoga dijauhkan dari penyakit-penyakit yang berat-berat begini...
    Serem juga kalau mendadak stroke atau jantung.

    ReplyDelete
  19. Penyakit apapun buatku nyeremin, Lin. Tapi yang paling aku jaga tuh kadar gula karena bapakku punya penyakit diabetes. Dari sini banyak banget pintu penyakit kalau udah kena. Walaupun jantung dan stroke juga ga kalah nyeremin, ya

    ReplyDelete
  20. Mba saya kok bacanya ngeri ya.. apalagi yang pas kalimat "bayi 3 bulan bisa kena stroke" Kok bisa ya?

    Saya juga ikutan intropeksi diri deh, kira2 dah sehat belum ya pola hidup saya.

    ReplyDelete
  21. Canggih ya Olin alatnya, jadi kalau kita merasakan gejala yang tidak biasa seperti kram kita bisa minta dicek untuk memeriksa pembuluh darah ya, jadi bisa terdeteksi dini. .

    ReplyDelete
  22. Pemaparannya lengkap mb..jadi banyak tahu tentang stroke dan jantung ini. Mengingat saat ini stroke dan jantung mengintai usia produktif juga. Biar bisa diupayakan langkah pencegahannya. Tfs mb..

    ReplyDelete
  23. Eyangku dulu meninggal karena jantung. Tapi bukan yang serangan jantung mendadak, emlainkan emang sudah sakit dan konsumsi obat bertahun-tahun. Kerabat jauh juga ada yang pasang ring. Memang ya, jantung itu penyakit yang bisa menyerang siapa saja.

    Betewe terima kasih artikelnya ya, mbak. Meski agak pusing bacanya (gak paham dunia medis saya tuh) tapi ada banyak pengetahuan baru yang didapatkan.

    ReplyDelete
  24. Pengalaman baru ya mba tentang penyakit penyakit dan kedokteran. Aku belum pernah. Palingan tahu infonya kalo dari berita artikel yang aku vaca. Belum pernah ikitan seminar atau apapun

    ReplyDelete