5 Kesalahan Yang Wajib Kamu Ketahui Saat Memilih Nama Domain




Memilih nama domain bisa dibilang susah-susah gampang, ada yang langsung memutuskan nama domain, namun ada juga yang membutuhkan waktu lama untuk membeli nama domain dan akhirnya keduluan kompetitor, sehingga harus mencari nama yang baru (baca: nyesek). Mungkin kamu bertanya kok bisa keduluan? Yah namanya juga domain, apalagi .COM yang minat seluruh dunia. Kalau saya sih kalau sudah menemukan domain yang saya inginkan, saya langsung cek domain lalu beli domain itu biar gak keduluan sama orang lain.


Ada banyak kok website yang menyediakan pengecekan domain, jangan langsung ketik nama domain yang kamu miliki, karena biasanya tidak jelas, alasannya karena banyak orang yang ternak nama domain, lalu nama domain dibuat sebagai parking. Kalau saya biasanya jika ingin membeli domain, melakukan pengecekan di web hosting langganan saya, QWORDS.

Jika belum ada yang punya, domain masih tersedia - Doc: Me
Jika sudah dibeli orang lain maka domain tidak tersedia - Doc: Me

Kalau kamu sudah pernah membaca artikel di blog saya tentang Panduan Memilih Nama Domain untuk Bisnis , bisa kamu jadikan patokan, nah kali ini saya ingin memberitahukan 6 kesalahan yang biasa dilakukan oleh orang-orang dalam memilih nama domain.

1. Nama domain yang terlalu panjang


Umumnya, perusahaan selalu menggunakan nama perusahaan sebagai nama domain, misalnya PT. Cipta Adi Perkasa Eksa Kulonuwon, nah kira-kira nama website yang dibeli apa ya? Umumnya sih yang dibeli www.ciptaadiperkasaeksakulonuwon.com, ribet kan setiap ada orang yang bertanya nama websitenya apa, nah solusinya jika mau "memaksakan" menggunakan nama perusahaan bisa memakai www.ciptaadi.com atau www.ciptaadiperkasa.com, atau yang umumnya disingkat menjadi www.capek.com.

Saya sarankan, walaupun nama perusahaan cukup panjang, bisa di potong menjadi 2-3 kata atau bahkan bisa di singkat.

2. Menggunakan tanda baca untuk nama domain


Coba bayangkan kamu memberitahukan website kamu "website saya kompormeleduk.com", lalu tiba-tiba diralat menjadi "eh maaf maksudnya komporminusmeleduk.com", lalu supaya tidak salah diralat kembali menjadi "maksudnya bukan tulisan minus, tapi pakai tanda baca minus, kompor-meleduk.com", yang mendengarkan saja sudah males dan memutuskan untuk tidak mengingat nama website kamu.

Saya sarankan, jangan menggunakan tanda baca untuk nama domain kamu, jika terpaksa nama domain kamu sudah di ambil, ubah ekstension domain kamu, misalnya dari .com menjadi .id atau ekstension lain.

3. Menggunakan kombinasi angka pada kata


Kalau point nomor 2 lebih ke arah tanda baca, untuk nomor 3 penggunaan angka sebagai pengganti huruf pada nama domain. Misalnya kamu bilang "nama website saya 5uk4ngasal.com" lalu di ralat menjadi "untuk huruf awal yang s itu diganti 5, huruf a yang dari kata suka menjadi 4, jadi lima uk empat ngasal.com", gimana repot kan untuk menjelaskan sesuatu yang tidak perlu.

Saya sarankan, sama seperti nomor 2, kalau bisa ubah ekstention jika mau tetap mau menggunakan kata-kata yang kamu suka untuk nama domain kamu.

4. Nama domain yang sulit untuk di eja


Buat orang-orang jaman dulu, suka sekali menggunakan kata-kata dengan penulisan jaman dulu, misalnya "nama website saya indonesiamerdeka.com" lalu di ralat "maksud saya indonesiamoerdeka.com , jadi merdeka huruf e-nya diganti oe seperti ejaan jaman dulu", bayangkan jika kamu mendengar itu, males banget kan

Saya sarankan, memilih nama domain menggunakan kata standar yang ada di kamus dan mudah untuk di mengerti dan di pahami orang lain.

5. Salah memilih extension domain


Kalau kamu sudah memilih nama domain, misalnya pinginbanget.com lalu ternyata sudah ada yang punya, akhirnya kamu putuskan membeli domain dengan ekstension .blog menjadi pinginbanget.blog padahal websitenya tentang organisasi atau komunitas, selain .com seharusnya bisa menggunakan .org menjadi pinginbanget.org

Saya sarankan, jika kamu kesulitan untuk menentukan ekstension, kamu bisa menanyakan ke hosting kamu, dan kalau bisa mendapatkan penawan spesial domain murah dari hosting kamu.

Dari beberapa teman saya yang pernah menanyakan cara untuk memilih nama domain, karena suka dengan kata yang diinginkan, umumnya melakukan kesalahan untuk nomor 2 atau 3, konsekuensinya adalah kamu harus membeli domain baru, dan domain lama kamu tidak dipakai sama sekali. Mungkin kamu merasa, murah deh harga sebuah domain, namun yang namanya uang menurut saya menjadi hal yang mubazir untuk di spending jika awalnya kamu bisa mengantisipasi ke-5 hal diatas.

Gimana, mudah-mudahan kamu tidak termasuk orang yang melakukan 5 kesalahan diatas, karena lumayan deh, harga domain bisa kamu gunakan untuk membeli hosting dengan kapasitas yang lebih besar. Oiya, jika kamu kesulitan untuk setting hosting setelah membeli domain, kamu bisa menghubungi hosting provider kamu untuk melakukan hal itu, kalau saya pribadi sudah biasa chatting dengan CS di Qwords, dan sampai sekarang semua permasalahan domain dan hosting saya bisa di selesaikan secara tuntas. Yuk cerita di komentar dibawah, mungkin ada kamu yang pernah melakukan salah satu dari 5 kesalahan yang saya tuliskan di atas 😊

Itu aja yang bisa saya sharing. Semoga bermanfaat ya.

1 comment

  1. Wah banyak banget nih ya Mbak tempat untuk mengecek nama domain ini

    ReplyDelete