Cerita ramadhan pertama Narend



Bulan ramadhan ini berbeda dengan tahun lalu, kalau tahun lalu saya dan suami mau memperkenalkan kepada Narend tentang bulan ramadhan, namun sepertinya belum bisa memahami apa itu ramadhan, mungkin karena kami tidak memiliki strategi sehingga Narend jadi angot-angotan (baca: males) untuk mulai berpuasa. Karena tahun ini Narend sudah genap 5 tahun, saya dan suami mulai memperkenalkan tentang bulan ramadhan.
Untuk tahun 2019 ini, saya diskusi dengan suami, dan kami mulai menggunakan strategi agar narend bisa mulai menerima penjelasan kami tentang ramadhan.



1. Nonton film kartun yang berhubungan dengan Islam

Yah namanya juga anak-anak, pastinya suka nonton film kartun, sayangnya film kartun Indonesia belum ada yang bernuansa Islam, yang ada juga Upin Ipin dan kurang terlalu bagus karena bahasanya menggunakan Malay. Untungnya tahun ini sudah ada yang namanya Nussa, dan ada video tentang Puasa Pertama Rarra, sehingga Narend jadi menonton berkali-kali dan jadi mau ikutan puasa. Dibawah ini video youtubenya Nussa.


2. Puasa secara bertahap

Puasa kan selama 30 hari, jadi hari ke-1 sampai ke-15, Narend berpuasa setengah hari, dari waktu imsak sampai adzan Dzuhur, lalu hari ke-16 sampai hari ke-24 berpuasa sampai waktu adzan Ashar, lalu hari ke-25 sampai hari ke-30 berpuasa sampai adzan Magrib. Awal-awal puasa kami berfikir akan sulit seperti tahun lalu, namun karena Narend pagi sekolah jam 7.30 sampai jam 9, menunggu sampai adzan Dzuhur sambil bermain, 15 hari pertama dapat di lalui dengan mudah, nah untuk hari ke-16 sampai ke-24 diakali dengan tidur siang, jadi pas Narend bangun sudah dekat waktu adzan Ashar, memang sih kenyataannya karena Narend sulit untuk tidur siang, agak bolong-bolong puasanya sedangkan untuk hari ke-25 sampai ke-30 diakalin dengan mengajak Narend ikutan menyiapkan makanan/minuman berbuka dengan kesukaannya dia.

3. Berikan reward

Anak-anak memang tidak mengerti pahala, namun mereka sangat mengerti tentang hadiah, apalagi jika diberikan mainan kesukaannya, contohnya Narend sudah sekali dengan mobil, jadi saya memberikan mobil jika sudah berhasil berpuasa sesuai target tahun ini, jadi kalau Narend bisa berpuasa sampai 10 hari boleh memilih mobil Hot Wheel yang disuka, sampai 20 hari bisa membeli mobil remote control sedangkan jika full boleh membeli mobil robot seperti Tobot.

Alhamdulillah Narend sampai sekarang sudah lolos lebih dari 10 hari berpuasa, walaupun belum sampai 20 hari minimal dia sudah mengerti apa itu ramadhan, bahkan waktu diajak suami untuk ikutan sholat Tarawih, Narend antusias ikutan sholat 😊 Bagaimana dengan kamu, apakah kamu ada strategi agar anak bisa ikutan puasa dan mengerti tentang Ramadhan. Kalau ada silahkan comment dibawah ya.

No comments