Panduan Memilih Nama Domain untuk Bisnis



Apakah kamu baru memulai usaha online?
Apakah kamu sudah punya lapak di Marketplace dan menurut kamu sudah cukup?

Apakah kamu punya website, tapi masih pakai domain gratisan?


Jaman sekarang, usaha online sudah menjadi hal yang mudah karena keberadaan Marketplace, hanya dengan download aplikasi marketplace di Play Store, register email, buka toko, upload produk, sudah bisa langsung jualan dengan potensi konsumen, orang yang sudah register di marketplace itu 😊 Nah tinggal kamu mempertahankan eksistensi kamu di marketplace itu dengan jualan, merespon chat dengan cepat, CS 24 jam, tidak menolak pesanan, update stok setiap hari, packing barang rapi dan pengiriman tepat waktu. Tinggal dari kamu bisa mempertahankannya menjadi Best Seller atau toko bintang 5 atau tidak, dan yang asik, lapak kamu di marketplace itu gratis 😊.

Lapak kamu di gusur


Mungkin kamu berfikir, enak yah jualan di Marketplace, lapaknya gratis, jualannya instan dan gak perlu ngeluarin uang sepeserpun. Nah coba ya kamu bayangkan, waktu kamu jualan alias nge-lapak di depan kios orang lain, memang gratis sih, kamu cuma perlu bersih-bersih usai ngelapak, namun saat yang punya kios tidak mau kamu melapak disana atau menaikkan sewa lapak atau bahkan kiosnya di jual dan lapak kamu di gusur untuk selamanya, kamu harus mencari kios lain untuk melapak, padahal pelanggan kamu tahunya kamu me-lapak disana, akhirnya kamu harus mencari konsumen bahkan pelanggan baru.

Sama halnya dengan bisnis online, kalau kamu hanya jualan di marketplace, dan kamu tidak punya domain sendiri, maka saat marketplace tempat kamu bersandar sekarang sudah tidak ada, maka kamu harus mencari marketplace lain, dan belum tentu pelanggan kamu join marketplace itu kan, dan kamu harus bekerja keras dari awal untuk menjadi best seller atau toko bintang 5.

Krisis Kepercayaan Konsumen


Mungkin kamu merasa menjadi best seller atau toko bintang 5 itu mudah kok, yang penting tidak pernah menolak pesanan, merespon chat dengan cepat dan CS 24 jam? Well, kalau kamu bisa seperti itu, semua toko pasti menjadi best seller dan mendapatkan bintang 5. Tapi kenyataannya tidak semudah itu, kalau barang yang kamu jual itu bisa di jual oleh orang lain, maka orang lain akan berpatokan dengan harga yang murah, namun harga yang murah belum tentu menjadi jaminan. Nah sekarang kalau kamu sebagai calon pembeli, anggap kamu mau membeli kabel data merek A. Waktu kamu search, saya yakin kok banyak sekali toko yang menjual kabel data merek A dengan harga yang beraneka ragam, kamu akan mencari toko yang harganya paling murah (harga yang masuk akal), nah setelah itu deskripsi produk yang lengkap, foto produk yang lengkap sampai layanan chat 24 jam.

Harga yang murah bisa di terapkan oleh kompetitor kamu, deskripsi produk bisa di copy oleh kompetitor, foto produk yang ciamik juga bisa di copy juga kok. Nah apa yang menentukan calon konsumen membeli di toko kamu yang belum ada pembeli sama sekali dibandingkan dengan toko best seller? Kalau saya pribadi pasti memilih seller yang memiliki website, tidak sekedar website seperti blogspot ataupun wordpress, namun domain TLD seperti .COM



Memilih Nama Domain


Dalam memilih nama domain dulu mungkin kamu butuh semedi dan puasa 7 hari 7 malam, namun sekarang tidak perlu kok, kamu tinggal mengikuti panduan yang saya berikan dibawah 😊

1. Beli Domain Sesuai Nama Brand Kamu

Nah dari 2 pertimbangan diatas, kalau kamu mau punya toko sendiri tidak sekedar lapak, dan yang terpenting mempertahankan pelanggan dan mendapatkan pelanggan baru serta mendapatkan kepercayaan dengan mudah, bisa mulai membeli domain .COM sesuai dengan nama brand kamu, misalnya brand kamu namanya Aura Batik, mulailah membeli www.aurabatik.com, harganya tidak mahal kok harganya, menurut saya sebanding dengan mempertahankan dan mempertahankan kepercayaan pelanggan.

2. Hindari Angka dan Simbol

Jika nama brand kamu terdapat angka atau simbol, misalnya Aura Batik 1970, sebaiknya domain yang kamu ambil jangan www.aurabatik1970.com apalagi www.aurabatik-1970.com, kenapa? Bayangkan kamu ketemu dengan orang lain.

Si A : Hai, website kamu apa?
Kamu : aurabatik dash sembilan belas tujuh puluh dot com
Si A : aurabatikdash1970.com ?
Kamu : dash, tanda dash
Si A : "-" atau "_" atau "~" ?
Kamu : dash itu tanda minus
Si A : Ohh, aurabatiktandaminus1970.com
Kamu : Arrrgggg


Repot kan, jadi sebisa mungkin hindari angka, kecuali yang berurutan seperti www.mobil123.com atau www.rumah123.com

3. Domain Lain Sesuai Keyword

Selain kamu wajib membeli nama domain sesuai nama brand kamu, kamu juga wajib membeli domain sesuai dengan jenis produk kamu, misalnya kamu jualan baju batik wanita, belilah www.bajubatikwanita.com, atau jika kamu jualan baju batik yang lokasinya di bekasi, belilah www.bajubatikbekasi.com alasannya karena di Google, hampir kecil kemungkinan orang-orang mengetikan nama brand kamu di internet, namun mencari produk yang dibutuhkan.

Kamu bisa menggunakan Google Keyword Planner untuk mendapatkan keyword yang di rekomendasikan.

Gimana, gampang dan mudah kan? Dan yang terakhir dan terpenting, mulai Daftar Nama domain kamu sekarang juga sebelum keduluan oleh kompetitor 😊

1 comment

  1. Wah penting banget nih mbak infonya. Kalau boleh nanya, antara domain branding dan keyword mana nih mbak yang lebih prefer-able? Hehe

    ReplyDelete