MENIKMATI SINGAPURA 3D2N DENGAN BUDGET 1 JUTAAN


Hai semuanya. Masih dalam rangkaian cerita saya ke Singapura kemarin. Jangan bosen dulua ya, karena ke depannya akan banyak cerita saya soal Singapura 😁

Sebelumnya : Jalan-jalan Singapura part II

Di tulisan saya ini, saya akan coba menuliskan pengalaman saya jalan-jalan di Singapura dengan berbekal uang 1 juta rupiah. Bisa gak sih saya jalan-jalan disini dengan uang segitu? Menurut info dari para traveller yang pernah mengunjungi Singapura, ternyata bisa tuh dengan budget 2 juta! Tapi kalau 1 juta bisa gak? Ah masa saya gak? Okee kalau begitu, saya coba buktikan ya.

Flight

Untuk flight sudah saya ceritakan di Pengalamanku Terbang dengan Air Asia. Total pengeluaran saya untuk tiket adalah IDR 798ribu. Flight yang saya beli ini benar-benar untuk backpacker ya. Dan saya belinya saat low season, saat promo juga. Harusnya saya bisa dapat harga IDR 600ribu PP. Tapi karena saya telat, makanya saya dapat tiket untuk keberangkatan siang jam 11 seharga IDR 318ribu dan pulang seharga IDR 480ribu.

Meals on Flight

Saya berangkat jam 11 dan sampai lokasi sekitar jam 2 siang. Which is itu saya berada diatas saat makan siang. Daripada saya ngubek-ngubek Changi Airport and it takes time, sudah lewat jam makan pula, akhirnya saya beli makanan (by web air asia) seharga IDR 35ribu. Disarankan untuk membeli via online saja daripada beli on the spot karena harganya lebih mahal.

Ticket MRT

Untuk bisa menjelajah Singapura, kamu membutuhkan tiket MRT. Disini saya memilih STP (Singapore Tourist Pass) supaya lebih hemat. Harganya untuk 3 hari adalah SGD30 (dengan SGD10 sebagai jaminan kartu). Jika kita ingin kembali ke Indonesia, SGD10 nya dikembalikan. Jadi total pengeluaran saya untuk transportasi (MRT) SGD20 alias IDR 200ribu.



DAY 1

Hari pertama saya sampai Changi Airport jam 2 siang. Sudah makan juga. Jadi saya gak perlu keluar uang lagi untuk membeli makanan. Cemilan juga sudah ada di tas (roti tawar yang saya beli di Indonesia). Gak laper juga. Cuma sering haus aja. Minum juga tinggal refill di bandara. Hari pertama saya habiskan untuk jalan-jalan di sekitar Changi Airport. Budget 0 rupiah.



DAY 2

Mulai dengan penginapan. Disini untuk total biayanya adalah IDR 814ribu untuk 2 malam dan untuk 2 orang (Saya dan Lia). Jadi untuk 2 malam biaya hostel saya adalah IDR 407ribu. Sudah termasuk makan pagi. 

Lalu saya berkelana jalan-jalan di sekitar Singapura. Saya mencari referensi tempat wisata yang gratis.Semua bisa didatangi dan gratis, karena tempatnya memang buat foto-foto 😉
Berikut destinasinya yang saya datangi dalam 1 hari. 

1. Bugis Street

2. Haji Lane



Foto ini paling epic, karena fotonya di tong sampah nih 😋






3. Sultan Mosque (Masjid Sultan)


Sedikit info tentang mesjid Sultan, bahwa mesjid ini adalah mesjid terbesar di Singapura. Masjid Sultan Singapore yang terletak di Kampong Glam bersejarah yang mengesankan ini, adalah titik utama masyarakat Muslim di negeri ini. Biasanya para traveller dari berbagai daerah memasukkan mesjid Sultan sebagai salah satu destinasinya.

Ciri khas dari mesjid ini adalah terdapat kubah emas yang sangat besar dan tempat yang sangat-sangat luas. Dikukuhkan sebagai monumen nasional tahun 1975, mesjid ini adalah titik utama masyarakat muslim hingga saat ini. As we know, di Singapura termasuk negara muslim yang minoritas. Kalau kamu mengunjungi mesjid ini saat bulan Ramadhan, mampir deh ke pasar malamnya, akan ada banyak yang menjual takjil.






Mesjid ini terdiri dari 2 lantai. Lantai 1 untuk berfoto-foto. Disini memang sengaja disediakan baju gamis untuk berfoto ria. Seperti kita tahu Mesjid Sultan ini selain diperuntukkan untuk sholat, mesjid ini juga dibuka untuk umum, jadi siapapun boleh berkunjung kesini. Karena para traveller tidak semuanya adalah muslim, thats why mereka menyediakan baju panjang seperti kaftan untuk dipakai saat memasuki ruangan. Disini memang diperbolehkan untuk foto-foto, tapi tidak diperbolehkan mengambil video. Jam operasionalnya Senin - Minggu jam 09.30 - 12.00 dan 14.00 - 16.00, dan hari Jumat jam 14.30 -  16.00. Kebetulan saat saya berkunjung ke mesjid ini adalah pukul 2 siang di hari Rabu.


Kalau kamu mengunjungi mesjid ini jangan lupa untuk berfoto ria, atau selfie, abadikan moment dan bisa share di sosial media, dengan hashtag #sgheritage di instagram, akan masuk ke websitenya visitsingapore.com seperti ini 😊



Keluar dari mesjid, beberapa ratus meter, kamu bisa mampir ke 3 Muscat Street, disini banyak cafe-cafe dan toko yang menjual pernak-pernik. Tempatnya sering sekali dijadikan spot foto-foto kece. Bahkan saat saya foto-foto, yang foto-foto ini justru kebanyakan para traveller dari Indonesia 😋




4. Kampoeng Glam


5. Arab Street






Di sebrang mesjid ada resto Martabak Rusa, saya jadi jajan sore Beef Martabak. Totalnya SGD11. Kalau dibagi 2 dengan Lia jadi IDR 55ribu.

6. Bali Lane


7. Fraser Street



8. China Town

Kalau di China Town hati-hati ya, kabarnya suka banyak yang bilang ada copet. Jadi perhatikan barang bawaan kita.

Keluar MRT Station, langsung menuju ke China Town. Paling mudah nih mencapai China Town karena tinggal keluar sedikit udah sampe deh.


Saat saya kesini curah hujannya lagi lumayan tinggi, jadi saat sampai di China Town ini turun hujan, gak deres sih, cuma gerimis, tapi ya tetep aja saya neduh sebentar dan memakai jas hujan. Nah disini nih pentingnya membawa jas hujan, kalau hujan bisa langsung dipakai sambil jalan-jalan. Maunya bawa payung, tapi kan karena saya tidak memakai bagasi, payung tidak diperbolehkan masuk kabin.





Eksterior bangunannya mirip bangunan jaman dulu ya.


Jelang sincia atau imlek, disini beberapa toko juga ada yang tutup.





Mampir ke sevel beli sandwich harganya SGD4 (IDR 40ribu). Saya dan Lia hampir kelaparan. Takut kollaps tengah jalan, akhirnya kami memutuskan untuk mencari makanan. Tadinya mau di restoran, tapi saya sangat meragukan kehalalannya. Akhirnya satu-satunya convenience store yang bisa dan wajar dibeli adalah Seven Eleven. Cuma memang gak murah-murah amat. Saya beli roti sandwich beserta minumannya totalnya SGD4.

Ohya kalau mau belanja pakai duit kecil aja. Di Singapura suka gak terima uang gede. Buat belanja di Sevel ini saya gak ada uang SGD4, saya bayar pakai uang SGD50 (maksudnya sekalian nukerin), si pelayannya tetep gak mau 😂 dia tahu banget tujuan saya. Akhirnya saya pinjem punya Lia.

Jadi pelajarannya, gak usah bawa pecahan SGD50 kebanyakan. Cukup 1 lembar aja. Karena yang paling dibutuhkan itu yang pecahan-pecahan kecil.

Di China Town saya sempat mampir ke Guardiannya. Saya kalap lihat sheet mask harganya SGD1. Akhirnya saya beli. Total pengeluaran saya SGD5 atau senilai IDR 50ribu.

9. Marina by Sands





10.  Garden by The Bay

Saya gak ke Merlion Park karena saat itu sedang direnovasi hiks.




11. Orchard Road
Selesai dari Garden by the bay kamipun mencari lokasi untuk makan malam. Hmm dimana lagi ya yang bisa free? Oke, saya ingin melihat Orchard Road dalam kondisi malam hari.

Dan inilah kami di Orchard Road.

Dinner

Perut kami lapar, kami mencari makanan sekitar Orchard Road yang harganya gak lebih dari SGD4. Ya ampuun susahnya minta ampuun. Ada juga depan Lucky Plaza (yang lokasinya persis samping Orchard Road) menjual hotdog ataupun pizza. Saya bukan tipe yang suka makan makanan seperti itu. Harganyapun sangat mahal (menurut saya), sekitar SGD5-7. Air minum saya sekarat, jadi saya harus pintar-pintar memilih makanan yang tidak banyak membutuhkan air minum.



Finally saya membeli ini untuk makan malam. Sebenarnya sih saya ingin makan paket nasi + sambel goreng hati, tapi kata pramuniaganya hatinya SOLD, trus maksud saya sih yaudah gapapaa, saya makan lauk yang lainnya ajaa. Tapi dia tetap tidak memperbolehkan saya pesan itu 😋 Kenapa saya keukeuh makan itu? Karena tampilannya enak sih, dan murah juga 😀 Kalau gak salah harganya sekitar SGD3 deh.

Dan finally saya beli gado-gado. Saya kira yah gak beda jauhlah sama Indonesia. Ternyata beda! Ini bukan bumbu kacang, tapi kayak saus teriyaki gitu 😞 asam manis. Lhaaa gado-gado kok kayak gini? Yaudahlah saya pikir. Toh juga saya butuh sayuran juga. Udah 3 hari saya gak pup soalnya 😓


Harga makanan Gado-gado ini adalah SGD3.5 alias IDR 35ribu. Alhamdulillah kurang dr SGD5, dapet sayuran walaupun sayuran abal-abal alias bukan sayuran pada gado-gado di Indonesia. Ini isinya aneh banget gado-gadonya. Cuma kol, tahu putih, kerupuk, trus bumbunya disiram diatas sayurannya. Mana rasanya asem manis lagi kayak teriyaki 😂 yaudahlah terima aja, dapet sayuran udah alhamdulillah, paling gak besok udah bisa pup 😂

Selesai makan malam, saatnya kami kembali ke hotel dan beristirahat.

DAY 3

Hari ketiga karena kami check out jam 9.30 dan flight kepulangan jam 5 sore, finally sisa waktunya saya pakai untuk berjalan-jalan di Singapura dan Changi Airport saja.








Kami kembali ke Changi sekitar jam 12 siang dan terminal yang kami datangi adalah Terminal 3. Pas jam makan siang nih, saatnya makan siang? Karena saya mau hemat, lalu saya mencari makanan yang ada di Changi Airport.


Disini saya mulai belanja skincare lagi di Watson terminal 3. Lagi-lagi sheet masknya lagi diskon. Saya beli 2 sheet mask. Total belanjaan saya SGD2 atau IDR20ribu.



Sebelum ke Terminal 4 saya harus kembali ke Terminal 2 untuk mengembalikan kartu STP, supaya deposit saya kembali SGD10.












Sebelum pulang ke Indonesia, saya selama di Changi Terminal 4 belum merasa laper karena udara disini sangat dingin jadi hawanya haus aja.






Disamping peranakan gallery ada convinience store, disini saya beli roti. Harganya sekitar IDR1.2 alias IDR 10ribuan. Buat ganjel perut di pesawat rencananya.




Saya rencana awal pulang jam 5 sore, harusnya sampai Indonesia jam 8an. Tapi ternyata pesawat saya DELAY 6 JAM, ajegilee. Mati gaya? Gak! Untunglah saya terjebak delay di terminal 4 Changi. Saya sangat menikmati semua fasilitas disini.

Salah satunya saya bisa foto-foto dulu disini.


Akhirnya kesampaian juga foto-foto oakai bebek-bebekan ini 😁



Waktu sudah jam 8 malam, saya lapar. Terpaksa saya jadi makan disini. Di Terminal 4 cuma bisa makan di International Food Hall. Dan pilihan makanan (yang sesuai budget) gak banyak. Jadilah saya pesan ini. Harganya SGD5 alias IDR50ribu.




Waktu menunjukkan pukul 22.30. Saatnya saya siap-siap ke bagian boarding. Karena delay semua penumpang mendapar complimet roti dan minuman seperti ini. Alhamdulillah buat cemilan di jalan. Ini cemilan yang tadi beli plus compliment dari maskapainya.





Eits, sebelum boarding in last minute, suami nitip beliin oleh-oleh. Saya bingung beliin oleh-oleh apa. Akhirnya saya malah mampir ke Toko Coklat terus saya beli coklat yang ada di Indonesia juga 🤣 Saking pengen beli oleh-olehnya. Bukannya gak mau, tapi harganya AJEGILEEE... Mau beli kaos juga masih lebih bagus and murah di Indonesia (Bandung pulak kaaan?). Total oleh-oleh adalah SGD11.5 alias IDR 110ribuan.

Okee.. Untuk total pengeluaran saya adalah

Tiket IDR 798ribu
Makan siang on flight IDR 35ribu
Tiket MRT IDR 200ribu
Penginapan 3 hari 407ribu (include breakfast)
Snack di Sevel IDR 40ribu
Beef Martabak IDR 55ribu
Belanja di Guardian IDR 50ribu
Makan malam IDR 35ribu
Cemilan roti IDR 10ribu
Oleh-oleh coklat IDR 110ribu

Total pengeluaran saya kurang lebih IDR 1,7jutaan. Akhirnya saya bisa juga dengan budget 2 juta bisa mengelilingi Singapura. Malahan kalau saya gak sampai menyentuh angka 2 juta, 1 jutaan lebih. Kamupun bisa juga.

Saya kasih tips nih supaya bisa ke Singapura dengan budget minim

1. Cari tahu dulu agenda tahunan Singapura apa saja.
2. Tentukan kamu mau datang kesana bulan apa dan hari apa.
3. Jika ingin murah meriah gak ada budget lebih tapi mau liburan, jangan pilih berangkat atau pulang hari Sabtu atau Minggu. Kalaupun kamu dapat harga murah, percayalah itu adalah sebuah keberuntungan. Langsung beli saja!
4. Beli saat low season.
5. Bawa botol minum. Jadi kemana-mana bawa botol minum sendiri. Karena disana air minum sangat mahal. 1 botolnya IDR 10-20ribu.
6. Bawa dompet koin karena bakalan banyak kembalian recehan (sen). Dan sen ini harus dihabiskan sebelum kembali lagi ke Indonesia karena udah gak laku lagi ditukerin di Money Changer. Saat ini belum ada nilainya (katanya).

Hmm.. apalagi ya? Ada yang mau menambahkan? Monggo tulis di komentar yaa..

Dibilang merana juga gak. Dibilang backpacker banget juga gak. Saya juga bukan orang yang laperan atau doyan ngemil, jadi gak banyak beli makanan. Saya hanya menyesuaikan dengan kebutuhan dan uang aja. Saya bawa uang SGD sebenarnya SGD30 (Jaga-Jaga kalau-kalau saya kalap ada yang murah), tapi ternyata saya cuma kalap sama skincare 😂 Dan terpakai gak sampai SGD20 juga. Lagipula gak mungkin juga saya ke negara orang bawa uang cuma IDR 1juta. Saya takut saat kena random check di Imigrasi, terus ditanya saya bawa uang berapa beneran 1juta plus nginepnya cuma di Changi, bisa-bisa saya dianggap TKW atau gelandangan deh 😋
Tapi alhamdulillahnya walaupun saya bawa uang SGD30 tapi yang terpakai hanya sekitar SGD17 saja.

Rencana tahun 2018 insyallah akan ada 2 trip lagi saya ke Singapura. Ada yang mau ngetrip bareng? Just call me yaw 😘

Oke segitu dulu cerita saya tentang pengeluaran selama di Singapura. Semoga bermanfaat ya.


22 comments

  1. nah penting nih.. jadi kapan2 ke sana lagi gw bisa lebih hemat, hihihi, thanks artikelnya ya linnn...

    ReplyDelete
  2. Aiiih keren-keren banget foto di Sing. jadi pengen main kesana lagi ya mbak...

    ReplyDelete
  3. wah, irit banget ya...
    di Indonesia saya malah boros.
    thanks tipsnya...

    ReplyDelete
  4. Ruaarr biasa mbak oline ini emang cantik yaa aslinya �� ahaaiii... kalo tiket mrt bisa ada kembaliannya gak kalo pas nuker kartunya setelah selesai ?

    ReplyDelete
  5. Waaah, saya jadi kepengin ngerasain martabak rusanya tuh....

    ReplyDelete
  6. Waaah, saya jadi kepengin ngerasain martabak rusanya tuh....

    ReplyDelete
  7. Asyik banget halan2 ke Singapore dg harga terjangkau

    ReplyDelete
  8. Banyak tempat yang instagrammable nih.

    ReplyDelete
  9. Pengen banget ke Singapura tapi sampai sekarang belum kesampaian, moga bisa kesana dengan budget murah kayak mbak oline :)

    ReplyDelete
  10. Dulu waktu backpacker ke Singapur bareng temen-temen, saya juga mengincar tujuan wisata yg gratisan. Total juga menghabiskan sekitar 2juta sudah termasuk oleh-oleh, kira2 5 tahun yang lalu, masih bisa banyak jajan sih....SGD masih 7rb an kayanya

    ReplyDelete
  11. Sayang banget nggak cobain martabak rusa-nya sekalian mba! Itu super enak :D
    Btw, di belakang Gardens by the Bay itu ada foodcourt Satay by the Bay. Wajib coba juga sate di sana enak~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku gak cukup tega untuk nyobain martabak rusa. Inget rusa yang suka lihat di Bogor itu trus aku makan, lucu gitu aku makan kok ya gak tega ya :D

      Iya aku juga sempet lihat di belakang Gardens by the bay ada satay, tapi waktunya gak cukup. Aku harus lanjut ke ORchad and pulang soalnya :)

      Delete
  12. Makasih banget artikelnya mba oline, semoga suatu saat nanti aku ke singapure bisa mengikuti jejak dirimu yang bisa berhemat

    ReplyDelete
  13. Asiiikkk sisa banyak dong mba uangnya. Bisa utk tambahan trip berikutnya ya..
    Makasih mbaa tipsnya. Next ak pengen foto2 di haji lane. Waktu kesana blm ke haji pane soalnya.

    ReplyDelete
  14. pengin banget ajak mada ke singapura, soale dia minta gara2 liat iklan travelling yg ada bumble beenya itu lho, tapi keknya klo bawa mada mah gak bisa sejeti-an duank budgetnya yak

    ReplyDelete
  15. Wow foto2nya keren2, bikin saya pingin kesana. Budgetnya jg minimalis ini. Nabung dl ah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di tempat yang aku datangi memang untuk foto2 :)
      Budget minimalis juga bisa kok asal ada niatan kesana :) yukss

      Delete
  16. Saya habis 2,5 an Mbak bulan Januari kemarin. Harga tiket dari Surabaya ke Singapura PP 1 juta. Dari Jakarta murah, ya..

    Nginepnya mbak Oline di daerah mana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku menginap di daerah Lavender mba. Sudah aku update yah tulisannya. bisa dibaca untuk pengalaman aku menginapnya
      Iya dari Jakarta murah.. bisa dapat harga 200ribuan kalo pas lagi promo dan beruntung.

      Delete
  17. Singapore banyak bgt destinasi wisatanya ya mba, duh harus mulai ngeliat nih mau kmna aja, biar semangat buat bmnabung jln2 ke SGP.

    ReplyDelete
  18. baca tulisan singapur lagi jadi kangen sing. Dulu malah aku nginep di hostel di daerah muscat situ, suka sama model bangunan2 nya yg klasik gimana gitu disana. Delay 6 jam waduhh waduhh jelas mati gaya kalo aku saat itu

    ReplyDelete