Movie Review : Kenapa Judulnya Susah Sinyal Sih?


Akhirnya jadi juga nonton ini, setelah kemarin debat sama suami dia ogah banget nonton ini. Karena dia pesimis film ini biasa aja menurutnya. Tapi setelah saya yakinkan bahwa saya pengen banget nonton ini gara-gara beberapa review bilang film ini wajib tonton, dan saya juga bilang DVDnya gak ada, yang orinya juga bakalan lama banget, dan setelah dibujuk-bujuk akhirnya dia mau juga.

Dan inilah review saya tentang film Susah Sinyal ini.

Blog Yang Sering Saya Kunjungi Sepanjang Tahun 2017


Hai semuanya. Udah lama banget kayaknya saya gak update blog ya. Maklum ya, karena hawa-hawa (long) weekend jadi pasti akan jauh-jauh dari laptop, dan memaksimalkan waktu family time dengan keluarga. Walaupun begitu, saya tetap gak absen berbagi cerita untuk yang satu ini, kaleidoskop 2017.

Dalam hitungan hari kita akan memasuki tahun baru 2018. Dan sepanjang tahun 2017 ini ternyata setelah aku telaah (ciyee bahasanya), ada beberapa blog dari teman-teman blogger yang kerap saya kunjungi lho. Bukan saat BW (blogwalking) ya, tapi memang saya ketik sendiri alamat di google. Kalau BW kan otomatis tinggal klik doang.

Sebelum saya sebutkan blognya apa aja, saya mau kasih tau dulu nih secara general kenapa saya mau ngunjungin blognya. Pertama, saya hafal nama lengkapnya, jadi memudahkan saya search in google. Kedua karena saya ingin mendapatkan update info terbaru dari blognya tersebut. Gak peduli dia updatenya setiap hari atau seminggu sekali, tetap saya kunjungi. Untuk alasan detailnya, saya sebutkan di masing-masing blognya ya.

So, apakah blogmu termasuk salah satu diantaranya? Let's check it out.

Menikmati Limpahan Lelehan Keju, Kibo Cheese, The Molten Cheese Cake


Hai semuanya. Udah lama banget kayaknya saya gak update blog ya. Maklum ya, karena hawa-hawa (long) weekend jadi pasti akan jauh-jauh dari laptop, dan memaksimalkan waktu family time dengan keluarga. Walaupun begitu, saya tetap gak absen berbagi cerita untuk yang satu ini, yaitu my me time dengan Kibo Cheese. 

Apartemen Bassura City Jual Habis 50 Unit (Last Stock) di 2017


Mobil dulu apa rumah dulu ya?
Hmm.. mobil dulu kali, kan kemana-mana butuh kendaraan, nanti kalau hujan ribet deh gak punya mobil.
Rumah dulu lah. Kan tiap tahun harga properti naik, ahh ribet ah kalo tahun-tahun berikutnya kita gak punya rumah! Nanti malah kita kita gak punya rumah.

Pernah gak sih mendengar perdebatan seperti itu? Saya pernah! Tepatnya dulu sebelum punya anak dan masih tinggal di rumah orangtua. Saat awal-awal tahun pernikahan saya dan suami memang tipe orang yang gak penting punya mobil mewah, yang penting kami bisa punya rumah, dan cicilannya juga gak menyesakkan kantong. Tapi ternyata setelah 1 tahun pernikahan kami, tiba-tiba kami mendapat tawaran dari orangtua bahwa bisa membeli mobil dengan harga disc yang lumayan. Hati kami tergoda. Pertimbangannya karena saya berpikir saya kemana-mana menggunakan akses mobil. Pengeluaran akan jadi membengkak bila setiap kami bepergian selalu menggunakan taksi. Dulu mah belum ada taksi online seperti sekarang. Dulu mah kalau bepergian menggunakan taksi ongkos transportasi saya bisa mencapai 100ribu lebih untuk PP. Mayan banget. Dengan alasan pertimbangan itulah akhirnya kami jadi juga punya mobil deh. Dulu saya masih bekerja kantoran belum seperti sekarang. Gaji kami juga minim banget. Tapi cicilan mobil kami waktu itu terbilang lumayan besar. Baru deh setelah 5 tahun mobil kami lunas, kami baru sadar kepikiran, lho kita gak jadi nyicil rumah nih? LOL. Tapi alhamdulillah sih saat ini kami sudah memiliki keduanya. 

Mungkin pemikiran saya 10 tahun yang lalu dengan pemikiran para netizen sekarang hampir sama, yaitu memiliki mobil dulu, baru rumah. Mungkin hanya 10% saja yang akan menjawab rumah dulu. Karena menurut pakar perencana keuangan dalam 8 tahun ke depan bila kita tidak berinvestasi dalam properti saat ini, diperkirakan kita semua yang generasi milenials akan menjadi gembel! Duh kok serem ya? Jadi harusnya bagaimana ya? Saya kan juga butuh mobil untuk transportasi.

Fonterra Brands Indonesia Rayakan Hari Ibu Melalui Campaign Best Mom Ever


Ayah VS Ibu

Ibu gak boleh sakit. Ibu harus setroong..
Ibu itu adalah supermom, yang bisa segalanya supaya rumah tetap rapih...
Anak-anak dan suami juga tetap sehat...

Kalau misalnya pertanyaan saya ini diajukan ke anak-anak, atau mungkin everybody's in the world, ayah VS ibu, lebih banyak mana yang bekerja, ayah atau ibu? Saya yakin 100% pasti anak-anak dan oranglain akan menjawab 'ayah'. Padahal coba deh renungkan lagi, sebenarnya yang banyak pekerjaannya siapa sih? Ibu atau ayah? 

Saya pernah lho berdiskusi hebat (baca : debat LOL) dengan suami, bahwa saya lebih capek daripada dia. Dia kerja di kantor itu ada ON-OFF nya, start kerja jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Sedangkan saya kerja mulai dari bangun tidur sampai saya tidur lagi. Kerjaannya apa? Ya apa aja dikerjain di rumah. Ya nyuci dan nyetrika baju, masak pagi - siang - malam, nyiapin bekal suami dan Narend, beres-beres, sampai jagain Narend. Akhirnya bahasan ini kunjung usai. Suami saya mengalah (penuh kekesalan) bahwa saya yang lebih banyak pekerjannya. 

Sebenernya yang benar itu gimana ya?

Bio Oil 25ml, Sahabat Kulit Sehatmu, Kapanpun dan Dimanapun



2 minggu lalu waktu saya sedang reflexy di tempat langganan, saya mendapatkan sebuah cletukan yang menurut saya agak jleb gitu ya, tapi mungkin bagi orang lain sih biasa aja. Jadi si therapistnya bertanya kepada saya waktu massage kaki saya, 

Therapist : "Bu, kulit kakinya sedang bermasalah ya?" 
Saya : "Bermasalah kenapa mba?" (Saya yang sedang asik membaca sebuah message di smartphone jadi terkejut)
Therapist : "Ini bu, telapak kaki ibu pecah-pecah ya?" (Dia agak setengah segan sebenarnya bertanya kepada saya. Saya tahu dari nadanya agak sedikit tersendat).
Saya : "Hmmm iya mba. Terasa banget ya?"
Therapist : "Hmm.. iya bu, hehee..."

Simple sih pertanyaannya, tapi bikin saya beneran kepikiran sampai rumah. Langsung deh saya cek telapak kaki saya. Ohemji beneran pecah-pecah! Saya langsung stress. Sebenernya sih tanda-tandanya sudah terlihat sejak lama, cuma mungkin saya tidak terlalu perduli, toh juga kaki kan bagian tubuh yang tidak terlihat juga? Suami juga gak bakalan liat telapak kaki saya juga. 

Lebih baik Punya 1 Anak atau Lebih Dari Satu Ya?


Hidup yang ideal itu setelah lulus sekolah, kuliah, menikah, lalu memiliki momongan. Biasanya paradigma orang memiliki anak itu idealnya adalah 2 orang anak. Tapi tidak jarang juga orang memutuskan untuk memiliki anak hanya 1 atau bahkan ada juga yang memutuskan lebih dari 2. Karena masih menganut pemahaman bahwa banyak anak banyak rejeki. Hmmm.. ya oke, itu mungkin dulu sih. Tapi teman-teman seangkatan saya (karena saya hidup di zaman Milenials) justru mereka lebih comfy memilih punya anak cukup satu saja. Sebenarnya apa kendala dan apa yang menyebabkan orang lebih nyaman memutuskan hanya 1 anak saja? Dan apa pola asuh yang tepat bila kita memiliki anak tunggal?

Berikut 9 E-commerce Yang Memberikan Sale Gokil Dalam Menyambut Harbolnas 1212 2017



Harbolnas 12.12. "Menyesal selalu datang belakangan", yup, itu kalimat yang tepat saya ucapkan saat Black Friday 24 November. Kamu pasti penasaran kan kenapa? Karena saya tidak mengetahui tentang Black Friday, yang saya ketahui hanyalah Harbolnas 11.11 dan 12.12, nah saya tahu tentang Black Friday ini karena dari IG salah satu teman saya, dia baru saja membeli sepatu Nike kurang dari 500rb dan sebuah kamera Fuji XT1 seharga 10jt, padahal kalau membeli tidak di Black Friday untuk sepatu Nike harganya 1.1jt dan Fujifilm XT1 harganya 13jt, jadi bisa dibilang harga diskon sangat fantastis.

Berburu Resto Yang Memberikan Promo Saat Berulang Tahun



Tepat di hari ini 5 Desember 2017 saya berulang tahun. Hmm.. yang ke berapa nih ya? Please dont say sweet seventeen. Karena udah pasti jawabannya bukan itu lol.  Yang pasti udah 35 plus-plus nih, udah usia cantik, usia yang tidak muda lagi, tapi masih berjiwa muda *halaagh*
Nah, rencananya saya lagi mau makan-makan hemat dan kalau bisa sih gratis. Setelah saya search di google, ada beberapa resto yang menawarkan promo diskon saat berulang tahun.

Sebelum kamu mengunjungi resto di bawah ini kamu wajib membawa tanda pengenal (KTP) ya, karena saat tiba di lokasi pastinya kamu akan ditanyakan KTP kamu untuk diverifikasi.

Tapi tentunya ada term and conditionnya. Resto itu adalah :