Mau Nikah Tahun Depan, Tapi Gak Punya Budget? Mungkin Kamu Bisa Mengintip Caraku Yang Satu Ini


Saya dan suami menikah tahun 2008. Berarti tahun ini insyallah masuk tahun ke-8 yah, gak berasa lho :) Dulu waktu saya dan suami mau menikah, jujur aja kami benar-benar gak punya tabungan apa-apa. Yaah, tabungan ada sih, di ATM, tapi kan bukan berarti itu tabungan untuk menikah. Saldo yang di tabungan cuma untuk yang sifatnya urgent case aja. Jadi waktu mau menikah kami benar-benar mengumpulkan uang dari nol.

[TravellingWithKids] Menyusuri Keunikan Serta Kuliner Kota Pahlawan Surabaya Dalam 2 Hari



Cerita ini melanjutkan cerita perjalananku di Tulung Agung Day pada moment lebaran kemarin. (Baca : Cerita Perjalananku di Tulung Agung).

Keberangkatan saya Jakarta menuju Surabaya ini, saya memesan tiket pesawat Lion Air via online.

Explore Surabaya Day 1

Dalam perjalanan kami menuju Surabaya, ada beberapa kota yang kami lewati dengan travel tersebut. Kami melewati Kota Kediri - Malang - Mojokerto - Surabaya. Karena kami berangkat masih dini hari, belum banyak yang beraktivitas, perjalanan saya cukup singkat, yaitu hanya 4 jam saja.

[TravellingWithKids] Lebaran Ke Rumah Mama Di Tulung Agung



Kalau bisa dibilang ini tindakan ternekat saya dengan suami memilih tahun ini kami berangkat keluar kota sekalian mudik. Karena semuanya benar-benar yang pertama kali, baik naik pesawat pertama kali, keluar kota Jakarta dan Bandung untuk pertama kalinya bertiga, plus ini juga pertama kalinya kami keluar pulau bertiga (untuk yang keluar pulau pantengin aja artikel aku sampai bawah ya hihihi). Mungkin bagi sebagian orang menganggap biasa aja, tapi bagi kami traveller pemula, ini suatu keberkahan, karena sangat tidak mudah travelling dengan seorang anak balita yang sangat hiperaktif tanpa bantuan seorang ART. Tapi kami berhasil melewatinya. Mau tau ceritanya? Yuk ikutin ceritaku sampai selesai ya! :)

Lebaran kemarin ini pertama kalinya kami  mudik ke Tulung Agung, Jawa Timur. Dari jauh-jauh hari, 6 bulan sebelumnya kami sudah mempunyai planning untuk bisa mudik tahun 2016 ini. Jadi dari jauh-jauh hari sudah mempersiapkan mulai dari budget, baju, serta planningnya apa aja disana. Karena kami akan bepergian selama kurang lebih 5 hari. Jadi perjalanan kami yaitu Jakarta - Surabaya - Tulung Agung - Kediri - Malang - Surabaya - Jakarta.

Day 1 : Lebaran di Bekasi

Hari pertama lebaran kami di Bekasi. Karena orangtua dari suami tinggal di Bekasi. Tapi khusus lebaran tahun ini saudara papa dan mama gak banyak yang datang ke Bekasi, karena hampir 80% semua mudik ke Solo dan Surabaya. Padahal tahun lalu semuanya gak mudik, jadi semuanya ngumpul di rumah deh, jadi rame :)



Day 2 : Lebaran di Tulung Agung

Tujuan kota pertama kami adalah Tulung Agung. Tapi karena tidak ada penerbangan dari Jakarta menuju Tulung Agung, jadi kami terpaksa memilih destinasi Surabaya. Jadi dari Surabaya baru menuju ke kota Tulung Agung. Surabaya - Tulung Agung membutuhkan waktu sekitar 4-5 jam (kondisi normal dan lancar), dan 6-7 jam (kondisi macet lebaran).

souce : Foto Video Grafi
Mengambil info dari Wikipedia, Kabupaten Tulung Agung adalah salah satu kabupaten yang terletak di Propinsi Jawa Timur. Tulung Agung terkenal dengan daerah penghasil marmer terbesar di Indonesia. Dan kota ini terletak 154 km ke arah Barat Daya Surabaya.

Sampai di Bandara Juanda

Sebelumnya saya pernah cerita tentang perjalanan saya menggunakan Lion Air, (Baca : Pengalaman Pertama Naik Pesawat). Saya sampai di Bandara Juanda sekitar pukul 7.30 pagi. Untuk menuju ke kota Tulung Agung, saya akan dijemput oleh mama saya. Perjalanan dari Tulung Agung ke Surabaya memakan waktu sekitar 4-6 jam. Jika normal dan jalanan sepi, perjalanan hanya 4 jam. Dan alhasil perjalanan mama kurang mulus kali ini. Tiba di bandara Juanda jam 12.50 pm. Itu artinya saya harus menunggu di Bandara Juanda sekitar kurang lebih 4 jam-an ya. Saya sampai tertidur - bangun - tertidur - bangun, karena saya dan suami memang kurang tidur saat berangkat dari Jakarta. Ohya, ditambah lagi saya minum antimo, karena saya mabok udara banget. Saya pengen muntah setelah turun dari pesawat *hiks*. Ditambah lagi Narend yang gak bisa diem selama di bandara. Bandara Juanda yang sebesar itu mungkin kita kelilingi lebih dari 10 kali, karena Narend gak bisa diam dan itu salah satu faktor membuat kami sangat-sangat kecapean. 

Ohya, di bandara ini juga ada hotel lho, namanya Hotel Ibis Surabaya. Lokasinya di kedatangan Surabaya. Jadi sepertinya hotel ini memang diperuntukkan tempat beristirahat. Harganya memang sedikit lebih mahal, daripada hotel lain diluar bandara. Tapi sepertinya sebanding bila dibandingkan dengan hotel dan biaya transportasi selama di Surabaya.

Perjalanan Menuju Tulung Agung

Jam 12.50 pm mama menjemput kami. Di jalan kami sempat mengalami kemacetan di beberapa titik. Dan itu membuat kami sampai di rumah mama sekitar pukul 7 pm. Duh itu kami sangaaat sangat capeek. Setelah sampai, kamipun beristirahat. Ohya, sebelum kami sampai di rumah mama, kami mampir dulu untuk makan malam. Nama lokasinya yaitu Pasar Ngemplak. Makanan yang dijual disini rata-rata ayam goreng, ayam bakar, roti bakar, dan sebagainya.



Dan sayapun memesan ayam bakar.


WOW! 1 porsi ayam bakar ini LUAAR BIASA besarnya! Dan rasa ayam bakar inipun sungguh luar biasa enaaak! Hanya saja daging ayamnya sangat alot! Sehingga saya butuh tenaga untuk menghabiskan 1 porsi ayam bakar ini. Untung saja tidak saya berikan ke Narend. Bisa-bisa dia gak bisa makan deh.

Lain hal dengan menu suami. Dia memesan Nasi Pecel khas Surabaya.

Nasi Pecel Surabaya
Saya baru tahu kalau di Surabaya juga ada nasi pecel, saya kira hanya ada di Solo. Katanya nasi pecel di tiap daerah beda-beda. Tapi rata-rata hampir sama, semua menggunakan bumbu kacang. Dan untuk di Surabaya, menggunakan peyek. Kalau di Solo, menggunakan kerupuk karak. Dan nasi pecel yang saya coba ini rasanya manis, seperti rasa petis gitu. Kamu udah pernah coba petis kan?

Menu kedua suami adalah Lontong Sayur.


Lontong Sayur disini berbeda. Coba deh lihat, isinya adalah sambel goreng krecek, telor, ayam, sayuran kangkung. Rasanya sih enak, sama seperti lontong sayur pada umumnya. Hanya saja sensasinya beda. Yang biasanya kita makan lontong sayur di Jakarta hanya lontong + ayam gulai + tahu, tapi kali ini kita merasakan ada sayuran dibumbui bumbu gulai. 

Menu ketiga suami saya adalah cemilan, yaitu Gethuk Candil. Mungkin di beberapa daerah juga punya Candil, tapi bahan dasarnya kali ini adalah gethuk. Disajikannya dengan parutan kelapa dan gula merah. Duh rasanya enak banget! Saya jadi cemilin ginian sebelum makan berat deh.



Oke, selesai kulineran di pasar ngemplak. Kamipun menuju rumah mama. Disana kami langsung beristirahat. Ohya, semua perjalanan kami selama kami di rumah mama, menggunakan transportasi mobil mama ya.

Waktu itu saya ingin berjalan-jalan di sekitar Tulung Agung dengan menggunakan sarana transportasi. Yang sering terlihat oleh kami adalah becak. Ada angkutan umum, tapi gak banyak. Setelah saya bertanya ke saudara disana, ternyata penduduk di Tulung Agung, kalau mau beraktivitas kebanyakan menggunakan kendaraan pribadi. Ada bus, tapi itu untuk antar kota. Ojek juga tidak ada. Waktu saya cek Uber (Taksi Online), disana tidak terdeteksi, alias gak ada. Wah saya jadi mikir, seandainya saya membuka usaha Uber, mungkin laku kali ya? :) Pokoknya sangat jauh berbeda keadaannya dengan Jakarta, yang serba ada.

Saya penasaran apakah benar di Tulung Agung tidak ada kendaraan umum yang mudah dijangkau? Akhirnya karena saya penasaran, saya googling di internet, dan ternyata benar. Memang di Tulung Agung sangat minim sekali kendaraan umumnya. Itulah sebabnya penduduk disana rata-rata mempunyai kendaraan sendiri.

Day 4 : Goes To Surabaya

Perjalanan saya kali ini dilanjutkan ke Surabaya. Awalnya tadi kami berencana ingin naik kereta ke Surabaya. Tapi saat kami ke stasiun, semua tiket ke semua tujuan kereta FULL sampai dengan 2 pekan ke depan. Dashyat! Lalu saudara saya memberikan ide, naik bis. Cuma kami berpikir, dari rumah mama ke Terminal Bis naik apa ya? Tidak mungkin kami naik becak, karena kami membawa 2 koper, sementara pangkalan becak itu jauhnya luar biasa dari rumah mama. Uber juga gak ada. taksi convensional juga tidak ada. Kalaupun ada, saya harus  berjalan dan mencari di jalan raya dulu. Sementara jarak dari rumah mama ke jalan raya itu sekitar 2 km. Saya sempat hopeless bagaimana kami bisa ke Surabaya? Lalu saudara saya memberikan ide lagi untuk mencoba 'travel'. Saya googling di internet dengan keywords 'Travel Tulung Agung', ternyata saya googling, di Tulung Agung tidak ada bis travel yang mangkal, kota ini adalah hanya tempat transit para travel aja. Kota pangkalan travel sebenarnya ada di Kediri atau Blitar. Langsung akhirnya saya ganti dengan keyword 'Travel Kediri' atau 'Travel Blitar', dan ternyata banyak! Dan akhirnya kami dapat Joy Travel. Alhamdulillah, kami jadi juga bisa ke Surabaya. Akhirnya kami berangkat dari Tulung Agung pukul 5 pagi.

Oiya untuk pulang, karena mau mencoba maskapai yang berbeda, maka kami membeli tiket pesawat Sriwijaya Air secara online juga.

Selanjutnya bersambung ke Menyusuri Keunikan Serta Kuliner Kota Pahlawan Surabaya Dalam 2 Hari ya :)



Yuk Rayakan Kemerdekaan Indonesia Bersama Synthesis Development #IndonesiaIsMe

Aku dan Narend di Synthesis Residence Kemang - Sumber: Pribadi

Suasana hari ini berbeda dengan hari biasanya, hari ini banyak sekali orang yang berjualan dengan membawa gerobak yang isinya tiang dan bendera. Benderanya sendiri bukan bendera dari klub bola loh, namun bendera kebangsaan Indonesia yaitu Merah Putih. Kalau kamu melihat banyak orang yang menjual tiang bendera dan bendera merah putih, "Itu tandanya apa?" Yup, itu artinya sudah masuk ke bulan Agustus ... Hahaha iya, namanya saya emak-emak gak tau hafal bulan, taunya cuma awal bulan dan akhir bulan. Tahunya cuma gajian dan bayar gaji karyawan ^^

Tata Motors Meluncurkan Kendaraan Komersial Terbaru di GIIAS 2016


Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) masuk ke Indonesia sejak tahun 2013 dan kini telah memasuki tahun ke-tiga pada bulan September 2016 ini.

Tentang Tata Motor

Tata Motor adalah perusahaan mobil terbesar di India. Melalui anak perusahaan dan perusahaan asosiasi, Tata Motors telah beroperasi di Inggris, Korea Selatan, Thailand, Afrika Selatan dan termasuk Indonesia.

Di India terkenal dengan kendaraan yang menjadi primadona khusus untuk usahawan baru, yang membutuhkan efisiensi. Customernya mulai dari karyawan, usahawan logistic, perusahaan logistic.

Pengalamanku Berbelanja di IKEA Indonesia



Beberapa bulan lalu waktu saya ngecek timeline (laman) instagram saya, teman-teman saya sedang happening pamer perabotan kamar yang lucu-lucu dan kece. Karena dengan punya perabotan kamar yang lucu bikin kita betah berlama-lama di rumah. Saya udah pernah hunting di home decore store yang besar itu, ternyata masih belum cukup unik bagi saya. Lalu saya coba tanya ke teman saya, beli perabotan itu dimana sih? Teman saya jawab, di IKEA.

5 Tips Dapetin Harga Promo di Hari Kemerdekaan

Source : dapur coklat

Kalau lihat judulnya udah pasti versi cewe en emak-emak banget. Iya gak sih? Bhahaa. Karena saya lagi hepi banget, tahun ini saya bisa ikut participate dalam rangka merayakan hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia. 

[TravellingWithKids] Pengalaman Kedua Travelling dengan Lion Air (Edisi Koper Ketinggalan) Part I


Halo semuanya. Masih melanjutkan cerita travelling with kids. Jadi saya punya rencana bakalan bikin cerita perjalanan bersama anak, hemat dan nyaman.  Karena ke depannya saya akan travelling terus. Ya sukur-sukur terus dikasih kesehatan dan rizqi sama Allah. Karena hidup itu untuk dinikmati :) Makanya saya kasih kategori tersendiri.

Sebelumnya mungkin teman-teman sudah baca cerita saya tentang pengalaman pertama dengan pesawat terbang kan? Waktu itu tujuan saya ke Surabaya. Tapi kali ini tujuan saya ke kampung halaman keluarga suami saya, yaitu Solo. Kami ke Solo dalam rangka ada undangan pernikahan dari saudara (suami) yang di Solo sekaligus saya membuatnya sebagai sebuah trip ke Solo.

Ohya, ini yang ketiga kalinya saya ke Solo. Jadi sedikit banyak saya tahu lokasi dan lingkungan disini.

Ngeblog Kreatif bareng Faber Castell


Kalau hari minggu biasanya saya habiskan untuk berjalan-jalan ke mal bareng keluarga, kali ini cerita hari  minggu saya sedikit berbeda. Yes, berjalan-jalan sambil berkreativitas bersama keluarga. Jadi judulnya hari minggu saya kemarin itu adalah minggu kreatif bersama keluarga.

Hari minggu tanggal 7 Agustus 2016 kemarin saya ikutan acara seru bersama Faber Castell di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan. Disini saya bisa belajar menggambar dan mewarnai yang dipandu oleh tim Faber Castell. Dibagi menjadi 2 sesi. Sesi ppertama menggambar diatas media (gelas, piring atau topeng). Dan sesi kedua yaitu belajar tehnik mewarnai dan merakit dari kertas yang kita warnai sebelumnya. Karena saya datang terlambat, jadinya saya tidak ikut sesi pertama.



Ohya, karena acara ini bertepatan di hari minggu which is hari keluarga, saya hadir kesini dengan mengajak suami dan anak saya. Selalu menyenangkan bila saya bisa hadir ke suatu acara jika boleh bersama dengan anak dan suami :)

Ada Menu Baru di A&W Restaurant, Namanya BFF Rooty Picnic Barrel!

Hari sabtu saya kali ini berbeda, karena udah harus bangun pagi-pagi karena saya mau menghadiri acara acara gathering di daerah Jakarta Selatan. Nasib yang rumahnya di pinggiran Jakarta, which is Bekasi, jadi ya harus bangun pagi-pagi lebih awal supaya bisa berangkat gak kesiangan.

Hari Sabtu, 6 Agustus 2016 saya menghadiri sebuah acara gathering bersama A&W Restaurant. Dress code di acara itu adalah sporty. Seminggu sebelumnya saya sudah hunting baju and aksesoris. Tadinya sih mau tampil maksimal and bertema 1 keluarga. Karena saya datangnya kesiangan, hmm yah pupuslah sudah untuk bisa hadir tepat waktu dan tampil maksimal. Padahal sehari sebelumnya saya pontang panting nyari dress code buat hari itu *Whoaaa* nangis. Gara-gara Narend agak susah diajak kompromi hari itu. Jadi persiapan berangkatnya jadi agak molor. Yah sudahlah :)

Saya datang acaranya sudah mulai. Di acara gathering kali ini saya mengajak keluarga untuk ikut serta acara saya, karena bagi saya kalau ada acara gathering saat weekend, hampir tidak ada bedanya dengan have fun. Jadi ya bagi saya, ya bekerja sambil jalan-jalan :) Karena itulah setiap weekend saya selalu berusaha untuk melibatkan keluarga.

2nd Bekasi Wedding Exhibition, The Biggest and Most Comprehensive at Bekasi

Sekarang warga Bekasi cukup berbangga, walaupun cukup tenar karena bullyannya, sekarang Bekasi gak bisa dipandang sebelah mata. Sayapun sebagai warga Bekasi cukup bangga, karena bulan Agustus ini Jakarta Event Enterprise (JEE) dan Grand Galaxy Park kembali menggelar acara besar bertajuk Wedding Exhibition di Grand Galaxy Convention Hall.


[Movie Review dan Opini] Film 3 Srikandi Dalam Kacamataku

Akhirnya saya bisa nonton film yang dibintangi Reza Rahardian lagi. 3 Srikandi, yeay!


Saya sebenarnya lagi nungguin undangan nobar film 3 Srikandi ini, pengen nobar bareng Reza. Tapi kayaknya kelamaan. Jatah nobar tanggal 11 Agustus. Sementara saya cuma bisa keluar rumah hari ini. Karena besok saya kudu siap-siap packing untuk berangkat keluar kota hari Sabtu besok.

Kamu Penyuka dan Collector Lipstick? Perhatikan 5 Tips Berikut Ini


Lipstick sudah jadi alat make up wajib pakai and wajib bawa para cewek. Coba aja cek tas atau pouch salah satu temen cewek kamu. Pasti kamu akan menemukan 1 buah lipstick. Hmm tapi mungkin juga ada yang tidak. Bawanya yang jenis lip tint atau lip balm.


New OPPO F1s, Si Selfie Expert, Khusus Buat Kamu Yang Doyan Selfie


Semua wanita doyan selfie. Eh tapi kayaknya sekarang mah gak cuma wanita aja kayaknya. Saya sering banget liat para pria juga suka selfie lho bareng temen-temennya. Jadi soal selfie kayaknya sudah tidak memandang gender ya.

Hari Rabu, 3 Agustus 2016 lalu saya menghadiri sebuah acara peluncuran new camera phone sering terbarunya "Selfie Expert" OPPO F1s. Sebelumnya OPPO sudah meluncurkan seri terdahulunya yaitu OPPO F1 dan F1 Plus.

Taman Pandang Istana, Pandanglah Istana Dari Sini



Siang itu percakapan antara saya dengan driver saya.

"Mas, tolong antar saya ke Taman Pandang Istana ya."
"Oke.. Mau lewat mana bu?"
"Hmm... Rutenya Mayestik - Blok M - Sudirman - Thamrin - Bunderan HI - Monas - Stasiun Gambir - Taman Pandang Istana."