APARTEMEN URBAN SKY, HUNIAN MODERN YANG BERKONSEPKAN TOD




Kalau zaman dulu kata orang berinvestasi itu bisa di tanah, emas, deposito dan rumah, kalau zaman sekarang udah berubah. Yang namanya investasi di tanah udah gak zaman lagi, mau beli tanah dimana di Jabodetabek begini, cari tanah kosong juga udah susah kan. Jadi sekarang investasi paling aman dan menjanjikan cuma di properti. Karena di properti itu paling cepat BEP-nya. Salah satunya adalah apartemen. Coba deh lihat sekarang, pertumbuhan apartemen baru semakin menjamur kan ya. Ini ditunjang karena adanya perbaikan transportasi , dan prasarana umum yang disiapkan pemerintah. Tapi kita sebagai konsumen harus jeli juga dengan kelebihan yang ditawarkan oleh developer tersebut. Jangan sampai kita memilih developer yang salah, kita harus lihat properti yang seperti apa, lokasinya dimana, prospek ke depannya gimana, dsb. Kalau misalnya developernya tidak berkembang juga sama aja sih itu namanya merugi juga.


Tapi tidak yang satu ini, developer PT Urban Jakarta Propertindo meluncurkan 1700 umit apartemen di tower pertama yaitu Apartemen Urban Sky yang berkonsepkan modern dengan TOD (Transit Oriented Development).

Urban Sky adalah hunian dengan konsep TOD (Transit Oriented Development) di jalur LRT (Light Rail Transit) Jakarta-Bekasi, nantinya akan terdiri dari dua tower besar terdiri dari 3300 unit apartemen dan 4.600 m2 area komersial serta area publik termasuk sarana olah raga, serta sekitar 25.000 m2 area parkir (gedung), seluruhnya dibangun di atas lahan seluas 12.650 m2. Adhi Persada Gedung (APG) adalah kontraktor yang ditunjuk oleh Urban Jakarta terutama karena pengalamannya membangun fasilitas dengan konsep serupa di beberapa lokasi lainnya.

PT Urban Jakarta Propertindo adalah perusahaan pengembang nasional yang didirikan pada tahun 2016 dan berkembang sangat cepat. Saat ini UJP tengah mengembangkan empat proyek berkonsep TOD. Dua diantaranya, yaitu Gateway Park di Jaticempaka dan Urban Signature di Ciracas, merupakan proyek kerjasama operasi (KSO) dengan PT Adhi Commuter Properti. Sementara itu dua proyek lainnya: Urban Sky dan Urban Suites di Cikunir sepenuhnya dimiliki dan dikembangkan oleh UJP.




Jadi gak usah pusing yang gak punya mobil. Gak punya mobil juga menurunkan gengsi gaya hidup kok! LOL 😋 punya mobil butut atau tua kayak punya saya juga gak papa, yang penting punya properti dimana-mana, itu baru keren! 😁


Gak usah berkecil hati juga kalau gak punya mobil, karena apartemen Urban Sky yang berkonsepkan TOD ini lokasinya dekat dengan LRT yang stasiunnya ada di dalam area huninya. Jadi para penghuni bisa berhemat sampai 6 juta rupiah per bulan.




Waktu saya hadir di acara peluncurannya tanggal 9 September 2018 kemarin di Urban Sky Marketing Gallery, Grand Ruko Kota Bintang Blok A No. 3, Jl. KH. Noer Ali, Jakasampurna, Bekasi, saat itu ternyata sudah ada yang booked lho! Coba kamu lihat gambar di bawah, untuk yang di highlight warna merah, itu artinya unit-unit apartemen yang sudah SOLD OUT. Cepet juga ya 😊 Ini membuktikan bahwa entah memang untuk hunian diri sendiri atau untuk investasi, apartemen memang salah satu alternatif pilihan yang menjanjikan. Bahkan, waktu saya ke acara ini, saya tidak sengaaj bertemu dengan teman lama saya, yang dia juga kebetulan senior adik saya di kampus UI dulu. 

Saya : Hai bang, apa kabar? 
AB : Kabar baik.
Saya : Tinggal dimana sekarang bang? Wah udah lama banget ya gak ketemu, terakhir tahun 2003 ya kalo gak salah?
AB : iya. Tinggal di Kalibata sekarang.
Saya : Ooogitu. Terus ada perlu apa bang kesini, iseng aja atau gimana?
AB : Gaklaah, kesini untuk survey dan niat beli.
Saya : Hah? Seriuuus? 😊
AB : Ya seriuslaah.
Saya : Trus, udah booked dong? 😊
AB : Udah. 1 unit.
Saya : seriuuus? 😊 (saya saking gak percaya)
AB : Ya seriuslaaaah. 
Saya : Yang mana bang?
AB : Yang lantai atas deket kolam renang. Kalau gak salah lantai 9 gitu deh. IMHO, lantai 8 adalah kolam renangnya. Aku beli yang 200jutaan.
Saya : Kenapa beli disini bang?
AB : Ya untuk investasi aja. Targetku untuk anak-anak kuliahan. Sekarang anak kuliahan kan gak mau lagi tinggal di kos-kosan. Maunya di apartemen. Zaman sudah berubah. 
Saya : Iya bener sih..
AB : iya, aku sih udah beli kemarin yang di Depok, sekarang disini. Terlebih lagi katanya kan ini deket kampus dan dekat LRT. Jadi kupikir ini investasi yang sangat bagus.
Saya : Ohgituu...
AB : Yup.
Saya : Kalo gitu semoga lancar ya bang. 
AB : Sip, tengkyu. 





Mendengar pernyataan teman saya itu saya jadi kepikiran pengen banget investasi di apartemen, karena selama ini pemikiran saya hanya berorientasi pada investasi di rumah saja. Tapi ternyata bener juga ya, karena sekarang zaman sudah berubah, orang pasti butuh apartemen. Karena sebagian besar orang banyak beraktivitas di Jabodetabek. 

Ohya, di acara ini juga ada pameran foto-foto dari beberapa finalis yang ikut lomba foto yang diadakan oleh Urban Sky beberapa waktu lalu. Foto-fotonya keren-keren deh. 




Acara launching pilih unit apartemen ini sebenarnya open for public, bukan hanya tamu undangan saja, jadi siapapun bisa datang dan melihat serta bisa langsung transaksi disini. 
















Di acara ini juga ada show unitnya untuk 1 kamar tipe studio. Harga per unitnya menurutku relatif murah dengan konsep Transit On Demand seperti ini. 



Untuk yang tipe 1 kamar seperti ini ditawarkan mulai dari harga 200jutaan, dengan booking fee 5juta rupiah saja. Per meter perseginya adalah 13jutaan, jadi bisa dijangkau oleh kalangan menengah yang punya lifestyle modern, sehat dan mengutamakan keseimbangan antara kerja dan kehidupan (work-life balance). 



Di acara peluncuran ini juga ada sesi talkshow, dan kebetulan yang jadi nara sumber adalah Almazia. Alma merupakan Co-founder dari Blogger Perempuan. 

Alma ini aktivitasnya sebagian besar di Kuningan, Jakarta. Sedangkan tempat tinggal di Bogor. Otomatis yang menjadi transportasi favoritnya adalah kereta (commuter line dan busway). Permasalahan yang dialami Alma mungkin sama seperti permasalahan warganet lainnya, rumah di tepian Jakarta, tapi kerjanya di Jakarta, akibatnya pulang pergi harus berkutat pada kemacetan dan berkejaran dengan transportasi pilihannya. Harus berangkat dan pulang diluar jam-jam orang kantor masuk kerja dan bubaran pulang kantor, demi supaya nyaman dan dapat tempat duduk.

Keinginan Alma juga mungkin sama seperti warganet lainnya, ingin tinggal di hunian dekat dengan transportasi umum, seperti apartemen Urban Sky seperti ini. yang dekat dengan LRT, jadi gak perlu naik ojek dulu, atau angkot dulu untuk mencapai transportasi utama. 

Harapannya semoga hunian seperti ini semakin banyak di Jabodetabek, sehingga memudahkan orang untuk beraktivitas dan punya hunian yang nyaman dan aman.


Keinginan dan harapan Alma juga secara garis besar sama seperti warganet lainnya. Kalau kamu tertarik untuk memiliki salah satu unitnya, cepetan yah, untuk lantai-lantai yang most wanted udah pada SOLD OUT lho 😊 Sayapun berencana segera membeli 1 unitnya untuk investasi jangka panjang, karena memiliki fasilitas LRT  yang aman dan nyaman untuk pekerja aktif. Doakan semoga tercapai ya 😊 Amin.


For more info, you can check their website in Urban Sky.

2 comments

  1. Iya sekarang di mana2 sudah banyak apartemen mbak, di bogor juga sudah menjamur, orang sudah mulai invest ke sana ya

    ReplyDelete
  2. Mbak ini sih konsep apartementnya keren banget ya...dekat LRT kayak di luar negeri yang kasih alamat 5 menit berjalan kaki dari LRT. Selain berinvest mudah-mudahan bisa ngurangin kemacetan Jakarta ya

    ReplyDelete