MY SKINCARE ROUTINE : LAYERING SKINCARE

Jadi sejak setahun kemarin saya sempat jerawatan yang lumayan cukup parah, mungkin sebagian dari kamu ada yang tahu prosesnya, perawatan wajah yang saya lakukan juga sudah dengan face rejuvenation, Hollywood Peel, Chemical Peeling di dokter, sampai kepada treatment alami di rumah yaitu masker, akhirnya saya memutuskan untuk concern kepada produk skincare (perawatan wajah). Inipun saya lakukan baru sekitar 6 bulan terakhir, yaitu concern terhadap skincare. Dulu-dulu sih cuma bersihin wajah seperti biasa. Searching punya searching, kok kayaknya cleansing yang saya lakukan kok kurang lengkap ya? Apa yang salah dengan perawatan wajah saya? Lalu pada akhirnya saya mencari jawabnya sendiri.

Kemudian teatment yang saya lakukan meningkat ke double cleansing (facial wash - toner - pelembab). Lalu sempat juga saya pakai skincare organic, hasilnya kelihatan banget selama sebulan. Kulit saya jadi moist and kenyal banget. Segitu dulu. Tapi saya gak cukup puas dengan kondisi kulit saya. Skin goals saya adalah glowing skin seperti Korean Girls, yang gak banyak layering make up, cuma bermodalkan skincare aja. Saya pikir juga, saya ingin kulit saya di usia lanjut 50 tahun, 60 tahun tetap terlihat awet muda seperti halnya usia 20 tahun.  Ternyata kuncinya harus konsisten terhadap skincare routine.

So, akhirnya saya memutuskan untuk melengkapi segala macam skincare yang tentunya disesuaikan dengan budget dan jenis kulit saya. Akhirnya level saya naik ke layering skincare 😇 

Layering skincare adalah melakukan skincare routine (perawatan wajah) yang tahapannya cukup panjang. Mulai dari cleansing sampai protecting. 

Wajib atau tidak? Dibilang wajib sih gak juga. Tergantung kondisi masing-masing individu aja. Kalau saya sih karena sudah terbiasa, dan sekarang tidur sudah tidak dengan kulit wajah yang kotor, jadi melakukan step by step skincare routine ini jadi hal yang biasa. Bagi sebagian orang sih, mungkin bisa cukup dengan bersihkan wajah pakai facial wash, lalu kasih pelembab, selesai. Tapi yang saya lakukan saat ini adalah layering skincare.

Mencapai layering skincare juga tahapan yang saya lalui cukup panjang. Harus mengalami ketidakcocokan dulu terhadap produk skincare. Harus coba ini itu dulu supaya kulit saya bisa gak rewel alias bisa beradaptasi dengan produk lain.

Lalu sebelum saya coba, saya harus pelajari dulu kandungan yang ada dalam produk tersebut efeknya apa kalau saya pakai ke kulit wajah saya. Jadi gak bisa langsung pakai. Harus tau mix and match dari kandungan tiap produk, karena suka ada yang dismatch bila dikombinasi. Lalu lakukan skintest juga, kulit saya termasuk jenis kulit apa? Dan sebagainya.  Kalau main asal pakai wah bisa berabe deh. Kulit saya kan terhitung sensitive and acne prone juga. Jujur aja dulu sih kulit saya rewel banget, jadi maunya cuma pakai produk itu-itu terus aja setiap hari. Alhasil kalau saya coba produk lain, langsung deh bereaksi aneh-aneh. Mulai dari yang beruntusan, iritasi, redness, gatal-gatal, dan sebagainya. Gak enak pastinya. Tapi itulah tahapan yang saya lalui. Mudah-mudahan sih teman-teman lain gak mengalami seperti saya. Tapi rata-rata untuk sensitive skin, itu pasti akan ada reaksi-reaksi seperti itu. 

Menggunakan face oil dan pelembab sekaligus juga ada yang tidak cocok. Bisa cocok hanya 1 step aja, atau bisa keduanya. Alhamdulillah kulit saya termasuk yang bisa dipakai kedua step itu. Kalau kamu memakai kedua produk itu dan timbul efek bruntusan, panas, atau jerawat, sebaiknya stop saja. Itu artinya produk itu tidak cocok ke kulit kamu, atau kamu mengkombinasi kedua produk yang kandungannya tidak cocok.  

Saya gak tau ini skincare routine yang saya lakukan ini termasuk Asian Skincare Routine atau Korean Skincare Routine, yang pasti ini melalui riset yang berbulan-bulan, dicocokan dengan beauty guru, lalu saya belajar dari Female Daily artikel tentang skincare nya, saya belajar dan catat satu persatu step by stepnya, saya praktekkan dan temukan sendiri rumusnya.

So.... this is my skincare routine.

DAY

1. First Cleansing (Micellar Water)
Ini hukumnya wajib ya. Kalau pagi hari saya cukup membersihkan dengan micellar water saja. Gunanya hanya untuk mengangkat bekas night treatment yang saya pakai sebelum tidur. Saat ini saya memakai micellar water dari Avene.

2. Second Cleansing (Facial Wash)
Facial Wash dipakai bersamaan pada waktu saya mandi di pagi hari. Untuk cleansing saat ini saya memakai Fanbo. So far sih cocok. Sudah repurchase beberapa kali juga. Kenapa saya memilih cleansing menggunakan Fanbo? Karena Fanbo mengandung BHA. Jadi sabun yang saya gunakan gak hanya untuk membersihkan wajah saja. 

3. Exfoliating Toning
Dulu saya pikir toner aja itu jenisnya cuma satu, dipakai setelah cleansing milk. Tapi setelah saya pelajari, toner itu ada bermacam-macam lho. Toner itu terdiri dari 2 jenis, yaitu Exfoliating Toner dan Hydrating toner. Exfoliating Toner (Toner yang mengandung BHA dan AHA). Gunanya untuk mengeksfoliasi kulit mati pada wajah. 

4. Hydrating Toner
Hydrating Toner (toner yang mengandung AHA) dipakai setelah memakai exfoliating toner. Gunanya untuk menyegarkan dan memberi efek lembab pada wajah. 

5. Essence
Essence itu konsentrasinya lebih rendah dibanding serum. Formulanya ada yang berbentuk gel, krim ataupun cair. Essence yang saat ini saya gunakan bentuknya cair yaitu Radiant Youth Essence Bio Essence

6. Serum
Serum itu sifatnya ringan, konsentratnya lebih tinggi daripada essence. Kegunaan serum adalah untuk melawan tanda-tanda penuaan. Kalau tahapan korean skincare routine, serum itu dipakai setelah essence. Karena kulit saya pernah diklaim 38 tahun kulit berusia 45 tahun, akhirnya saya memutuskan untuk memakai Bio Oil sebagai serum sekaligus face oil saja. Karena teksturnya memang oil juga. Jadi saya satukan saja stepnya. 

7. Face Oil
Kalau dari ilmu skincare yang saya baca, pakai pelembab wajah mulai dari yang kandungannya high concentrate dulu baru yang ke light concentrate. Jadi saya memakai face oil dulu baru pakai day cream. Saat ini saya memakai face oil dari Bio Oil. Bio Oil ini saya gunakan saat dulu waktu masih jerawatan sampai sekarang. Lumayan efektif untuk menghilangkan bekas jerawat. 

8. Moisturiser
Moisturiser atau pelembab wajah dipakai setelah face oil. Saat ini saya memakai moisturiser Fanbo. 

9. Eye Cream
Dulu sih gak pernah kepikiran pakai eye cream tapi sejak saya rasakan manfaatnya, kantung mata saya jadi sedikit memudar. Itu juga saya dapat eye creamnya dari acara blogger gathering bersama SAMKIM 2 tahun lalu. Kalau eye cream sih gak perlu ada brand khusus sih, semua brand alhamdulillah kulit saya gak pernah rewel. Pakai eye cream-nya ZAP juga no problem sih. Dulu saya pakainya di pagi hari, tapi sekarang saya pakai eye creamnya saat menjelang tidur saja. Supaya matanya bisa istirahat sekaligus dapat nutrisi 😚

10. Protecting
Gak lengkap rasanya sudah berlayer-layer tapi skincarenya gak dilindungi. Jadi untuk melengkapi tahap akhir proses skincare, saya menggunakan sunscreen (sunblock). Apapun jenis kulit kamu, kamu wajib menggunakan sunscreen sebagai protecting kulit kamu dari sinar UV. Menurut info dari para beauty guru, sunscreen yang disarankan untuk daily adalah minimal spf 30. Jangan berpikir semakin besar SPF nya, kulit kamu semakin terlindungi, malah justru sebaliknya. Jika makin tinggi SPF-nya, yang tadinya melindungi kulit malah membahayakan kulit, jadi menyebabkan flek hitam pada kulit wajah.

NIGHT

Untuk malam hari intinya sih prosesnya sama saja seperti pada pagi hari. Hanya saja pada sunscreen saya ganti dengan night cream. 

1. First Cleanser
Saya gunakan milk cleanser. 

2. Second Cleanser
Saya menggunakan facial wash untuk menghilangkan sisa make up. Selanjutnya saya memakai toner untuk menghapus sisa sabun yang tertinggal. 

3. Exfoliating Toner

4. Hydrating Toner

5. Essence

6. Serum & Face Oil

7. Eye Cream

8. Night Cream

Untuk weekly routine beda lagi yah tahapannya. Ya cuma ditambah sheet mask sih. Tapi ada tahapan yang saya hilangkan seperti night cream.

Ohya saya berikan tips nih ala saya supaya kulit kamu bisa beradaptasi dengan produk lain. Caranya, yaitu jika kamu mencoba produk lain, pertama skin test terlebih dahulu. Pantau kondisi kulit selama penggunaan. Sebaiknya sih jangan langsung ke wajah tapi lakukan di belakang kuping atau rahang bawah. Sedikit saja. Pantau reaksinya selama 48 jam. Kedua, berikan waktu kulit kamu beradaptasi dengan produk tersebut. Biasanya sih saya kasih waktu toleransi sekitar 2 minggu sampai sebulan.

Dan inilah kulit wajah saya selama memakai skincare routine.



Nah, itulah skincare routine yang saya lakukan setiap hari (pagi dan malam hari). Memang agak takes time ya, tapi karena skin goals saya adalah glowing skin bak Korean Girls gitu deh 😛 jadi memiliki kulit wajah yang sehat dan juga terlihat cantik, pasti jadi idaman semua wanita 😊


Mau kulit sehat di usia senja? Atau mau kulit biasa-biasa aja? It's up to you. Sebenarnya sih bisa-bisa aja treatment ke salon, cuma saya gak mau banyak mengeluarkan uang, sebisa mungkin cukup home treatment aja. Toh gak banyak kok waktu yang saya investasikan, cukup 15 menit saja setiap waktu.

Kamu yang menentukan hasil akhir kulitmu nanti bagaimana. Apa yang saya lakukan saat ini seperti ini adalah investasi untuk hari tua saya 😊

Semoga bermanfaat ya. 

11 comments

  1. Jadi pingin nyobain serum bio oilnya, biar glowing kayak korean artis, hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo Bio Oil itu termasuk Face Oil mba, bukan serum. Ayo cobain :)

      Delete
  2. Paling males saya rutinitas malam hari haha, suka males bawaannya pengen langsung tidur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener, godaan bangeet ituu.
      No pain no gain. Aku pakai prinsip itu. Kalau mau dapetin kulit wajah flawless dan sehat ya memang harus rutin sih perawatannya :)

      Delete
  3. Makasih sudah mau berbagi.
    Sampai sekarang masih bingung boleh gak sih campur merk untuk skincare, kirain hanya boleh satu merk aja untuk semua produk biar hasilnya oke. 😅 mohon pencerahannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya gak ada rules boleh dan gak sih mba. Lebih kepada how to mix ingredientsnya sih. Boleh apa gak campur kandungannya.

      Jadi kalau bisa aku kasih saran, lihat dulu kandungan yg ada di kemasannya, lalu lakukan skin test. Pantau kondisi kulit selama 1-2 hari. Kalau gak ada reaksi apa2, pemakaian bisa dilanjutkan. Tapi kalo ada reaksi aneh, distop aja pemakaiannya.

      Thats why aku bilang, skincare itu butuh riset. Jadi cocok di aku belum tentu cocok di orang lain. Butuh riset, ketekunan, mau mencoba dan ambil resikonya :)

      Kalau udah ketemu rumusnya, udah enak deh :)

      Delete
  4. Kudu telaten banget ya, Mbak. Kendala saya nggak telaten, apalagi kalau malam. Duh, padahal saya ngerti banget efeknya kalau nggak dirawat. Nice tips Mbak Oline

    ReplyDelete
  5. ddulu sebelum hamil, step by step rajin banget setiap hari. tapi sekarang boro2 deh pegang skincare setiap hari aja lupaa. hahaha

    ReplyDelete
  6. mbaaa, saya baca aja udah capek liat urutannya hehehe..

    Tapi suer deh, ini ilmu baru buat saya, ternyata bahkan tonner ada macam2 yaa..

    saya juga rutin pakai skincare tapi ga sepanjang itu, makanya kulit mba glowing bangeeetttt..

    ReplyDelete
  7. bermanfaat sekali ka, terima kasih infonya:)

    ReplyDelete
  8. Wah hasilnya bagus juga ya kak.. kulit wajahnya jadi mulus dan glowing gtu :)

    ReplyDelete