Meraih Impian Dengan Reksadana dan Pinjaman Online



Saya yakin kalau banyak orang-orang diluar sana, yang sudah memiliki rumah, namun belum memiliki mobil, adalagi yang sudah memiliki mobil namun belum mempunyai rumah, atau bahkan belum punya rumah dan mobil karena masih bisa tinggal bersama orang tua, dan mobil bisa pinjam dengan orang tua. Ayo ngaku? 😋 Well, sudah menjadi kebutuhan orang memiliki hal-hal itu, punya rumah sekaligus punya mobil, bisa menyekolahkan anak di sekolah terbaik, bahkan kalau bisa di luar negeri.

Nah bagi sebagian orang, hal itu bisa memungkinkan kok, dan menurut saya, hal itu tidak mustahil, asalkan kamu tahu bagaimana caranya. Yang termudah adalah jangan sampai terjerat lilitan hutang, jangan sampai untuk membayar cicilan mobil harus meminjam uang di bank karena uang gaji habis untuk bayar cicilan rumah dan liburan keluar negeri kamu, intinya jangan sampai gali lobang tutup lobang. Sebelum menuju kesana, usahakan kamu mengerti terlebih dahulu mana pendapatan, dan mana pengeluaran, setelah paham mengenai anggaran bulanan, barulah mencari pengeluaran terkecil dan pemasukan tambahan. Bingung? Coba jawab beberapa pertanyaan dibawah

1. Kebutuhan VS Keinginan

Apa yang kamu inginkan dan apa yang benar-benar anda butuhkan, setelah mengevaluasi pengeluaran saat ini buat 2 daftar simple tentang list keinginan dan kebutuhan :

a. Mengapa kamu menginginkannya?
b. Apa hal yang akan berubah jika kamu memiliki hal itu?
c. Apa hal yang penting menurut kamu?

Setelah selesai, coba evaluasi lagi, mana hal-hal yang penting dan tidak, yang pastinya mempengaruhi perihitungan keuangan kamu.

2. Yuk buat Pedoman

Cara termudah untuk menjaga anggaran agar seimbang antara kenginan dan kebutuhan adalah dengan membuat pedoman yang jelas. Jadi jika kamu ingin renovasi rumah atau sekedar mengganti perabotan rumah, coba potong biaya lain pada bulan itu untuk mengimbangi pengeluaran tersebut.

3. Lacak, Cari dan Potong

Setelah kamu membuat list keinginan dan kebutuhan, serta membuat pedoman, berikutnya adalah melacak penggunaannya. Setelah melacak benar-benar dipakai atau tidak, kamu bisa mencari pengeluaran mana yang bisa dipotong, jika kamu sudah yakin bisa dipotong maka tinggal potong pengeluaran itu. Nah saya yakin, kamu akan kaget waktu melihat banyak pengeluaran makan diluar, hiburan dan biaya rekreasi. Ingat ya, lakukan pemotongan anggaran dengan cerdas, maksudnya adalah lakukan pendekatan realistis, jangan sampai hanya mengira-ngira.

Nah kamu bisa mulai untuk membuat pengeluaran bulan depan dong, silahkan dicoba ya. Nah buat kamu yang sudah melakukan hal itu, berikutnya adalah menentukan investasi. Kenapa investasi? Karena setelah mengetahui pengeluaran yang tidak perlu dan melakukan pemotongan, otomatis akan ada "uang sisa" (bahasa kasarnya), namun saya tidak merekomendasikan menggunakan uang sisa menjadi investasi, namun setelah mengetahui uang sisa yang kamu miliki, kamu bisa mengetahui batas kemampuan kamu untuk menabung dan investasi. Jika tidak, maka kamu hanya mengira-ngira dan akhirnya perhitungan kamu menjadi blur. Buat kamu yang belum tahu apa itu investasi.

Investasi adalah proses menanamkan uang atau asset selama periode tertentu dengan harapan memperoleh keuntungan di masa depan.

Secara umum, investasi banyak jenisnya, namun disini saya hanya akan berbicara 2 hal yaitu Reksadana dan Deposito. Bedanya apa? Nah kalau Reksadana itu adalah wadah untuk mengumpulkan dana secara kolektif dari beberapa investor yang nantinya data tersebut akan dikelola oleh manager investasi. Sedangkan Deposito adalah salah satu simpanan di bank yang hanya bisa ditarik jika sudah jatuh tempo, dimana bunga deposito umumnya lebih besar dari bunga tabungan biasa.

Kalau bingung mau memiliki antara Reksadana dan Deposito, saya berpatokan dengan rumus SMART. Apa sih SMART itu?

S -> Specific. Tetapkan tujuan yang jelas agar lebih focus.
M -> Measurable. Tujuan yang terukur dengan melihat rencana anggaran dengan nilai yang real.
A -> Attainable. Pastikan tujuan kamu realistis dan masih dalam jangkauan.
R -> Relevant. Pastikan rencana tabungan dan anggaran dibuat dengan tujuan yang masuk akal
T -> Time-Related. Tetapkan tujuan yang memiliki batas waktu yang real.

Nah dengan rumus diatas, kamu akan mengetahui mana hal yang ingin kamu pilih. Kalau deposito sih gampang, kamu tinggal menabung uang di bank, lalu kamu datang ke bank untuk membuka deposito, dalam waktu 1x24 jam, deposito kamu akan langsung aktif.

Reksadana

Tapi kalau kamu berbicara tentang reksadana, tidak semudah itu, karena tidak semua bank bisa buka reksadana, dan reksadana ada banyak jenisnya mulai dari reksadana saham sampai reksadana campuran. Kalau saya punya beberapa rekdana, ibarat ayam, menaruh telor dibeberapa tempat, saya juga menaruh reksadana dibeberapa manajer investasi. Dan bulan ini saya mencoba membuka Reksadana di Tokopedia Reksadana, dan saya rekomendasikan teman-teman saya yang belum pernah membuka reksadana sama sekali.

Tokopedia Reksadana - Sumber: tokopedia.com

Kenapa saya bilang rekomendasi? Karena kamu bisa membuka reksadana dengan uang 10rb, berbeda dengan reksadana sebelumnya, minimal pembukaan reksadana minimal ada yang 500rb sampai 1jt, nah kalau kamu sudah enjoy dan mengerti reksadana, kamu bisa menaikkan topup kamu disini.

Pinjaman Online

Nah dari uang sisa atau target investasi kamu, bisa kamu alokasikan ke Reksadana ataupun Deposito, namun bagaimana kalau kamu sedang butuh uang, namun tidak memiliki koneksi ke bank atau tidak memiliki kartu kredit? Ternyata jaman now, ada yang namanya Pinjaman Instan. Dimana pinjaman jenis ini bisa kamu dapatkan jika kamu memiliki account online, salah satu pinjaman online yang saya ketahui adalah Tokopedia. Jadi tokopedia bekerjasama dengan partner menyediakan pinjaman online dengan bunga 0.58%-3% per bulan dengan jangka waktu 1 bulan sampai 96 bulan atau 8 tahun.

Pinjaman Online - Sumber: tokopedia.com

Gimana keren kan?  Kalau kamu bertanya, memangnya bank penyedia pinjamannya apa aja sih?


Nah partner yang bekerjasama dengan Tokopedia bisa dilihat diatas. Gimana gampang kan? Dengan teknologi jaman NOW seperti sekarang mudah ya berinvestasi dan meminjam uang ^^ Yuk berinvestasi demi meraih impian dan cita-cita kamu.


3 comments

  1. semakin ke sini berinvestasi jadi semakin mudah, tinggal menganggarkannya saja yang harus benar2 cermat.

    ReplyDelete
  2. Kalau udah dimudahkan secara online, ngga alasan menunda investasi kan? Thanks for sharing, mbak Oline.

    ReplyDelete
  3. Aku sempat mau buka raksadana di tokopedia, tapi masih dipertimbangkan. Maklum gak pernah investasi dimanapun. Tapi buka di Tokped memang mudah si.

    ReplyDelete