Hadirkan Sentuhan Cinta Dengan Satu Pelukan Bersama MamyPoko Love Touch


Hari Kamis, 22 September 2016 ceritanya saya hijrah dari Bekasi ke Jakarta, kali ini saya singgah di Central Park untuk mengikuti satu acara talkshow parenting bersama Mamypoko. Tema acara kali ini adalah tentang berbagi pelukan cinta untuk kulit lembut balita Indonesia. Mamypoko sangat memahami kondisi kesibukan ibu baik di rumah ataupun bekerja jadi hanya sedikit waktu untuk melakukan interaksi skin to skin dengan anak, oleh karena itu Mamypoko menggelar rangkaian kegiatan berjudul #MamypokoLoveTouch baik secara online atau offline sebagai bentuk perayaan dan ungkapan cinta untuk bayi Indonesia.


Lokasi acara ini terletak di Atrium Plaza Central Park. Kalau mau menuju kesini, jangan khawatir tersesat, karena lokasinya persis di depan J.Co kok, dan arenanya besar sekali, dari jauhpun kamu pasti sudah melihat venuenya.


Sebelum masuk ke venue-nya, peserta dipersilakan registrasi terlebih dahulu di meja sebelah kanan. Ohya, setiap peserta yang hadir diberikan kupon seperti ini yang nantinya akan ditukarkan dengan cotton candy dan foto print.



Karena acara akan dimulai 1 jam lagi, jadi saya memilih untuk mengeksplore arena ini terlebih dahulu.


Ada popok Mamypoko di depan panggung yang udah menggoda iman untuk saya bawa pulang :)

Doc : Pribadi

Buat yang bawa stroller, disini juga disediakan tempat parkir para stroller.



Disini ada 2 terowongan yaitu bagian kiri dan kanan. Nah kalau kamu sudah menuju terowongan ini berarti kamu akan arena Pokojang Land, yaitu arena bermain yang diperuntukkan untuk anak usia balita.


Nah, inilah arena Pokojang Land :)


Di belakang terowongan terdapat foto booth dengan background 3D.


Disini juga ada pohon Pokojang. Jadi daun pohon ini menggambarkan kapas atau isi daripada popok Mamypoko ini yang selembut kapas.



Dan acaranyapun dimulai kira-kira pukul 3.30 sore. Dan inilah para nara sumber yang hadir disini. Dari kanan ke kiri adalah Ibu Tjondrowati (perwakilan dari Yayasan Sayap Ibu) - Dr. Titi - Irma Dwi Oktaviani (Senior Brand Manager PT Unicharm Indonesia) - Laura Basuki - perwakilan dari Mamypoko


Sharing pertama yaitu dari mba Irma.


Interaksi orangtua dengan anak sejak masa golden age sampai usia lima tahun memiliki dampak besar terhadap proses tumbuh kembang anak. Komunikasi tatap muka yang menyenangkan, memberikan sentuhan, termasuk pelukan, merupakan bagian dari stimulasi untuk balita. Studi membandingkan pelukan yang diberikan oleh ibu kepada bayi dengan bernapas normal dan dengan bernapas dalam-dalam. Ketika si Ibu bernapas dalam, pelan dan intens, terjadi penuruan interval denyut jantung yang menimbulkan peningkatan rasa tenang dan rileks sampai tiga kali lipat dibandingkan jika ibu memeluk bayi sambil bernapas biasa.

Selain itu setelah ibu memeluk bayinya akan menimbulkan efek nyaman dan bahagia meningkat sampai 106%, dan ini sudah dibuktikan melalui studi terkait. Kondisi ini dibandingkan dengan kondisi sebelum berpelukan. Dan itu berlaku untuk keduanya, ibunya happy, anaknya pun juga happy 😊

Selain memberikan pelukan, memilihkan popok yang lembut di kulit juga merupakan salah satu cara orangtua memberikan kenyamanan untuk si kecil. Salah satunya adalah popok mamypoko. Mamypoko dengan inovasi baru yang selalu berkembang untuk memenuhi kebutuhan ibu dan bayi di Indonesia.

Selanjutnya ada pemutaran video tentang kejadian sehari-hari ibu yang masih ada jarak walaupun berada dekat dengan si bayi, dan butuh waktu untuk bisa memberikan sentuhan cinta pada bayinya. Ibu-ibu yang sibuk setiap harinya, baik profesinya sebagai ibu rumah tangga atau juga ibu pekerja di kantor.


Berikut videonya



Pentingnya Pelukan Skin to Skin

Selesai sharing session dari mba Irma, kemudian dilanjutkan dengan sharing dari Dr. Titi Lestari Sugito, Sp. KK, Penasehat Kelompok Studi Dermatologi Anak Indonesia - Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski).

Dr. Titi (Doc : Pribadi)
Dr. Titi menjelaskan bahwa kulit adalah cerminan dari semua respons dari dalam tubuh. Kulit juga terdapat banyak saraf sensorik sehingga sentuhan kulit akan memberikan rangsangan secara psikologis kepada anak. Melalui sentuhan akan berdampak positif pada anak. Melalui saraf sensoris kulit akan merangsang efek psikologis si bayi, kemudian kembali pada kulit. Bayi yang nyaman, aman, merasa disayang akan tampak melalui kulit yang sehat, bersih, kusam dan tidak pucat.

Selain itu juga bayi yang sehat didapatkan dari perawatan kulit bayi yang tepat, salah satunya memproteksi kesehatan kulitnya. Dan ini erat kaitannya dengan penggunaan popok sekali pakai.

Popok Mamypoko double soft ini adalah salah satu inovasi dari Unicharm dengan permukaan yang lebih lembut seperti kapas. Selanjutnya para peserta dibagikan 1 (saty) buah popok Mamypoko double soft.

Popok Mamypoko

Popok double soft ini terdiri dari 2 warna yaitu pink (cewe) dan biru (cowo). Kebetulan karena anakku cowo jadinya pas deh dapat yang biru :)

Acara dilanjutkan dengan demo uji ketahanan daya tampung popok Mamypoko.

Jadi ada sebuah popok mamypoko diletakkan disana, lalu nanti akan dituangkan cairan biru (yang dalam perumpamaan disini adalah pipis si bayi), lalu diuji apakah permukaan si popok ini basah ataukah kering.


Setelah 30 detik, permukaan popok tetap kering.


Doc : Pribadi
Ini membuktikan bahwa popok Mamypoko double soft ini permukannya tetap kering walaupun dipakai dalam jangka waktu yang lama, misalnya lebih dari 2 jam. Popok yang permukaannya basah yang menempel pada pantat si bayi akan memberikan ketidaknyamanan serta akan membuat kulit bayi ruam. Dan itulah yang disebut dengan ruam popok. Tapi dianjurkan penggantian popok setiap 4 jam sekali.

Selanjutnya sharing dari Laura Basuki, seorang artis dan juga seorang young mommy inspiratif, mommy dari Owen Ganu Sandjaja yang masih berusia 8 bulan.


Laura menjelaskan bahwa pentingnya pelukan untuk mengungkapkan ekspresi cinta orangtua kepada anaknya. Sejak lahir Laura juga sering memberikan sentuhan langsung untuk Owen. Baik dalam keadaan bahagia maupun saat sakit. Karena pelukan ibu kepada anaknya akan meningkatkan bonding antara keduanya. Sesibuk apapun ibu yang bekerja, berkarier anak tetap butuh perhatian utuh dari seorang ibu. Anak tidak selalu butuh materi tapi juga mereka butuh perhatian.

Laura mencontohkan kegiatannya di rumah, pagi sebelum berangkat kerja, dia memeluk Owen, mengobrol, bermanjaan itu sudah sangat berarti untuk anak. Beda rasanya kalau anak hanya dipeluk sayang dengan ibunya sendiri, anak akan hafal aroma tubuh orangtuanya, detak jantung kita walaupun hanya 5 menit. Laura tidak percaya bahwa kalau ada yang bilang semakin sering kita memegang dan memeluk anak kita, nanti akan bau tangan. Itu ternyata cuma mitos saja. Karena semakin sering kita memeluk anak kita, anak kita nanti akan merasakan bahwa orangtuanya sayang dengannya.

Selain memberikan pelukan sesering mungkin, Laura juga sangat memperhatikan kesehatan kulit Owen. Salah satunya pemilihan popok sekali buang. Dia selalu menpercayakan kepada Mamypoko. Dan menurut Laura dia sangat mengapresiasi aksi berbagi popok untuk balita yatim piatu ini. Dan juga program berbagi pelukan bersama Pokojang di Pokojang Land Mamypoko merupakan aksi sederhana yang sangat berarti untuk orang lain.

Yayasan Sayap Ibu

Selanjutnya sharing dilanjutkan oleh Ibu Tjondrowati.  Yayasan sayap Ibu ini berdiri sejak tahun 1955. Penggagasnya adalah Sulistina Sutomo, istri pahlawan nasional Bung Tomo. Kemimpinan Sayap Ibu dilanjutkan Ibu Nasution dan berkelanjutan dikelola oleh pengurus sayap Ibu.


Sayap ibu berawal dari sebuah daycare, dulu tujuannya untuk keluarga tidak mampu, lokasinya di Barito, Kebayoran Baru. Sayap ibu sebagai panti menyediakan pelayanan dan pendampingan untuk anak yatim piatu, anak yang ditelabtarkan orangtuanya, anak-anak dari orabgtua yang tidak mampu mengasuh dan merawat anaknya.

Sayap ibu saat ini sudah memiliki 3 cabang yaitu Jalan barito (Jakarta Selatan), Yogyakarta dan Bintaro. Sejak tahun 1969 Yayasan Sayap Ibu ini juga menjadi mitra resmi pemerintah untuk proses adopsi legal bayi dan anak tidak mampu, termasuk untuk adopsi lintas negara. Saat inu sudah 1000 anak Sayap Ibu telah diadopsi.

Kita doakan semoga Yayasan Sayap Ibu semakin baik, terus maju, terus dapat full support dari pemerintah, agar semakin banyak anak-anak yang terlantar bisa menjadi anak yang bisa memiliki hidup yang lebih baik 😊

Program 1 pelukan = donasi 1 popok

Mamypoko mempunyai program mengajak para ibu untuk berdonasi dengan gerakan 1 pelukan dengan anak kita, lalu diunggah ke sosial media dengan hashtag #mamypokolovetouch. Bisa dishare melalui instagram atau fanpage Mamypoko. Setiap foto yang terkumpul akan dihitung secara otomatis terhitung mendonasi 1 buah popok untuk anak-anak yatim piatu.


Selain itu juga bisa berbagi kasih sayang melalui memeluk boneka Pokojang Hug Meter di Mamypoko Pokojang Land. Si kecil dapat merasakan kelembutan permainan mandi bola lembut, bermain di jembatan Musik Pokojang, pertunjukan boneka Pokojang, gratis cotton candy, gratis foto booth dan games lainnya. Informasi lebih lengkap bisa mengunjungi website www.mamypokolovetouch.com ya.

Setelah selesai para peserta diajak untuk tour Pokojang Land dan diakhiri dengan foto bersama.

Nah untuk lengkapnya, bisa tonton video saya yang satu ini ya.




(Semua dokumentasi foto adalah milik pribadi)






3 comments

  1. Acaranya buat para orangtua ya mbak... khususnya buat para ibu-ibu...

    ReplyDelete
  2. Pengen bawa pulang pokojang raksasanya, enak buat dipeluk kayaknya

    ReplyDelete