[Movie Review dan Opini] Film 3 Srikandi Dalam Kacamataku

Akhirnya saya bisa nonton film yang dibintangi Reza Rahardian lagi. 3 Srikandi, yeay!


Saya sebenarnya lagi nungguin undangan nobar film 3 Srikandi ini, pengen nobar bareng Reza. Tapi kayaknya kelamaan. Jatah nobar tanggal 11 Agustus. Sementara saya cuma bisa keluar rumah hari ini. Karena besok saya kudu siap-siap packing untuk berangkat keluar kota hari Sabtu besok.


Seperti biasa, saya telat masuk bioskop. Kali ini film main jam 20.15. Sementara saya bari masuk ke bioskop sekitar jam 20.36. Berarti ada sekitar 15 menitan saya diluar ruangan bioskop. Iya, saya sengaja masuk telat, karena saya mampir ke toko buku dulu. Nyari buku art dulu. Jadi yah saya gak tau awalnya percakapan apa and gimana. Jadi yah scene pertama saat saya masuk saat Reza yang berperan sebagai Donald Pandiangan (Panggilan disini Bang Pandi) berdialog dengan Donny Damara di sebuah bengkel.

Source : brilio (google)
Dan juga Donny Damara sebagai Udi Harsono.


Singkat cerita Bang Pandi diminta oleh Udi Harsono untuk melatih para pelatnas wanita untuk maju ke Olimpade di Seoul. Awalnya Bang Pandi tidak mau. Tapi akhinya ia putuskan untuk melatih tim pelatnas wanita.

Singkat cerita wanita yang terpilih tersebut adalah Chelsea Islan (perwakilan dari Panarukan, Jawa Timur), Tara Basro (perwakilan dari Makassar) dan BCL (Perwakilan dari Jakarta).

Disini saya sangat mengagumi acting dari Chelsea Islan sebagai orang Jawa Timur. Dia bisa mengubah dirinya menjadi sosok wanita lugu yang tinggalnya di desa dan sangat kental dengan adat dan tradisi keluarga.

Bang Pandi terkenal sebagai pelatih yang keras dan tanpa mengenal lelah. Nah, ketiga srikandi ini dibawah pelatihan dari Bang Pandi. Bang Pandi ini juga dulunya sebagai atlet nasional yang cukup membanggakan. Tapi karena jam tayang dan sudah harus pensiun, saat ini ia bekerja sebagai pelatnas saja.

Awalnya sikap arogannya itu sangat tidak disukai oleh ketiga srikandi ini. Latihan yang cukup keras, tanpa mengenal istirahat, gak boleh cengeng, pokoknya benar-benar seperti layaknya latihan seorang pria deh. Karena Bang Pandi ingin anak didiknya ini bisa memenangkan Olimpiade nanti. Kalau kalah, bagaimana dengan reputasinya nanti? Ceritanya gak hanya seputar persiapan Olimpiade kok, ada sedikit drama percintaannya juga. Nah itu yang saya bilang, ketiga srikandi ini terlubat cerita percintaan, ada masalah keluarga, sementara Bang Pandi menginginkan mereka menang di Olimpiade nanti. Apakah mungkin ya?

Bagaimana cerita perjalanan ketiga srikandi menerima sikap Bang Pandi sebagai pelatnasnya? Nonton aja deh. Ceritanya cukup seru kok, karena inspired by tru story :)

Nanti di endingnya ada pelaku cerita aslinya. Jadi jangan sampai skip di tengah film ya. Tonton sampai selesai :)

Akhir kata selamat menonton! :)




No comments