Digital Business Your Way Through Your Blog and Social Media

Punya blog, sering belanja online, punya online shop juga, kerjaannya tiap hari menggunakan internet, mencari pekerjaan menggunakan internet, ahh itu kayaknya menggambarkan gue banget ya? Tiap hari pekerjaan saya ya related itu semua. Tapi kayaknya kalau soal SEO at google, saya masih awam banget, masih butuh banyak belajar. Trus soal belanja online, terkadang saya juga ingin tau gimana caranya sih menjadi merchant atau tenant di salah satu online shop? Alasan-alasan diatas itu yang memutuskan saya untuk hadir di acara Sapa Blogger bersama My Republic, acaranya bertemakan Digital Business Your Way.



Bersama 3 nara sumber yang expert di bidangnya, yaitu Rosiana Halim (from Bobobobo.com), Frans Fernando (from Tokopedia), and Helma Kusuma (from Freelancer.com). Ketiga nara sumber ini akan sharing mengenai bagaimana memanfaatkan kekuatan social media untuk membantu kita optimasi blog dan mendukung usaha kita di era digital ini.



Pertama, yaitu Rosiana Halim. Beliau adalah Managing Director at Bobobobo.com. Have you ever heard? :)

Rosiana Halim
Beliau menceritakan tentang perjalanan dari sebuah e-commerce Bobobobo.com.


Bobobobo.com (jangan sampai salah bo-nya ada 4x ya) adalah sebuah premium lifestyle e-commerce dengan perspektif luxury. Merchant yang ada di Bobobobo ini adalah merchant yang termasuk dalam luxury brand, at least in Indonesia. Di bobobobo hampir semua kategori ada, mulai dari fashion, accesories, food delivery, home and living products sampai kepada travel package. Bobobobo menawarkan 3 jenis produk yang berbeda, yaitu shop, holiday dan treat.

Saat ini Bobobobo sudah berjalan 3 tahun, dan sudah termasuk dalam industri e-commerce di Indonesia yang sangat berkembang. Misi dari Bobobobo adalah ingin mendeliver produk-produk yang bermanfaat untuk masyarakat.

Gimana caranya Bobobobo mempertahankan eksistensinya sebagai luxury e-commerce?

1. Your have to understand Your Market
2. Your products must be unique
3. Optimize it

Nah sekarang, gimana caranya Bobobobo walaupun baru berjalan 3 tahun, sudah bisa bekerja sama dengan brand-brand luar?

1. Bobobobo berinvestasi pada pembuatan website. Ia ingin websitenya berbeda daripada yang lain. Bobobobo wants to be the best website.
2. Invest di promotion
3. Konsisten dengan background berwarna abu-abu.
4. Websitenya English first. Karena orang Indonesia cenderung mengasosiasikan bahasa inggris terlebih dahulu. Yep, sayapun termasuk orang yang menggunakan English untuk default languange.
5. Beli produk luar negeri dulu, baru pasang di web, and then di picing.

Kunci supaya merchant keep stay in Bobobobo adalah keep relationship. And minta info update ke merchant.

Rahasianya supaya sustanaible itu apa?
Jangan sungkan-sungkan untuk merubahnya jika terjadi kesalahan atau ada yang gak worth it. Selama melakukan hal yang benar, jangan takut untuk maju.

Di Bobobobo juga tidak selalu luxury brand. Disana juga ada produk-produk yang murah. Karena Bobobobo tau bagaimana menyasar market yang tepat. Jadi dia menyediakan produk dari berbagai target market. Dan disinilah pentingnya sequence.

Syarat jadi merchant di Bobobobo?
1. Branding kamu seperti apa? Misalnya produk yang akan kamu jual itu apa? Fashion? Aksesoris? Home living? Dan sebagainya.
2. Setelah oke, baru ketemuan untuk membicarakan tahap selanjutnya.
3. Brand harus sustanaible. Artinya, si produsen itu akan dilihat berapa capacity produce nya dalam sebulan, Misalnya capacitynya hanya 30 pcs per bulan, ya belum bisa. Karena someday ada orang yang request lagi, ingin repeat order, permintaan bisa 100 pcs, berarti harus menunggu selama 3 bulan dong? Nah, itu yang jadi pertimbangan Bobobobo.
4. Gak boleh barang palsu, atau KW. Harus branded asli. Karena di Bobobobo menjaga quality.

Nah, coba ditengok websitenya, ada SALE juga lho. Gak mahal-mahal semua kok. Masih ada yang terjangkau. Saya suka banget sama websitenya Bobobobo.com ini. Clean and informatif. Barang-barang yang dijual juga gak massal seperti e-commerce lain. Iya, sejak ada kemudahan berbelanja online, saya jadi rajin berbelanja online. Saya itu pemerati e-commerce lho. Ada info sale atau promo, langsung deh cuuss :) Baju-baju yang saya beli itu rata-rata adalah beli di online shop. Karena saya adalah satu orang yang ingin tampil sempurna, be geourgeus, be diffrent and be unique :)



Lalu nara sumber kedua yaitu Frans Fernando, seorang SEO Specialist from Tokopedia.com.


Lumayan sering banget saya bertemu mas Frans ini, di acara-acara blogger yang bertemakan SEO, hampir selalu ada mas Frans. Tapi materi kali ini yang dibawakan mas Frans ada sedikit berbeda. Kali ini mas Frans ingin membahas tentang how to optimize your blog (as a blogger) to be great influencer.


Ada 4 point topik yang dibahas oleh mas Frans kali ini :

1. Potensi market adalah advetorial
Saat ini banyak perusahaan-perusahaan yang memakai jasa tulisan dari blogger sebagai advetorial. Jaman sekarang untuk memasang iklan di media mainstream sudah sangat jarang dilakukan. Para brand lebih concern kepada iklan digital dan user experience, yaitu Blogger lah yang menjadi media yang tepat.

2. Produk yang punya capability untuk diendorse
Salah satunya adalah berupa endorse produk. Jadi si blogger menerima produk, dipakai, lalu ditulis dalam sebuah blog. Nah itu yang namanya endorse produk.

3. Niche
Blog-blog yang mempunyai special niche, atau niche tertentu lebih besar kesempatannya mendapat tawaran berupa advetorial ataupun job.

4. Propose Position : Keputusan membeli
Dan rata-rata calon customer membaca opinion, ataupun user experience itu dari blogger. Biasanya dari tulisan si blogger itulah yang menentukan, si calon customer ini membeli atau tidak? Disinilah pentingnya kekuatan dari tulisan si blogger itu sendiri. Makin bagus mengajak orang untuk membeli tapi dengan cara soft selling, makin besar kesempatannya untuk membeli. Tapi tidak berjualan secara terang-terangan ya. Ini kudu ada ilmunya, sayapun masih belajar menulis secara soft selling :) Selama ini saya mempelajari gaya tulisan saya seperti apa dan bagaimana. Dan baru 2 tahun ini saya perlahan menemukan ritmenya :)

Menurut mas Frans, blogger itu bisa menjadi :

1. Influencer, yaitu mempengaruhi orang
2. Finally, keputusan terakhir orang membeli atau tidaknya sebuah produk

Untuk Tokopedia sendiri, dulu pernah mengadakan affilate article. Dan yang ditawarkan kepada mereka adalah service Tokopedia yang dapat dari review dan link dari para blogger itu.

Optimize Your Twitter
Mas Frans juga menyarankan untuk optimasi social media Twitter kita. Caranya :

1. See follower brand
Dari follower brand kita bisa tau, siapa aja yang follow brand tersebut. Kita bisa lihat profile followernya bagaimana.

2. Help ReTweet
Gak ada salahnya kalau ada info menarik kita bantu RT. Dari sana si brand itu juga akan melihat aktivitas kita di social media bagaimana. Gak itung-itungan juga.

3. Build Positive Image
Kalau kamu mau dikenal sebagai orang yang sering berkecimpung dan pemerhati soal kesehatan, tweetah yang berhubungan dengan kesehatan. Atau bisa juga soal kecantikan, atau hobby lainnya. Nanti dari sana, si brand akan melihat aktivitas kita seperti apa.

4. Search on Twitter
Kalau mau tau sekarang lagi trend topic apa, kita bisa manfaatkan fitur search di twitter, nanti akan kelihatan and muncul yang sedang trending topic itu apa. Karena twitter itu sifatnya real time.

Karena suatu saat brand tersebut akan mencari blogger melalui social media.

Kunci dari seorang blogger yaitu perkuat networking. Kalau di suatu acara, usahakan minta nomor contact PIC manager, product manager, owner product, dan sebagainya. Jalin komunikasi yang baik. Tawarkan jika mereka butuh bantuan blogger, kamu siap bekerjasama.

Ads Campaign

Lalu, jika kamu sudah optimize blog kamu melalui article, konten, social media, nah sekarang coba untuk memasang Ads Campaign. Ada yang sudah pernah coba? Karena blogger itu sebenarnya adalah e-commerce lho :)

Ohya, sekarang Tokopedia sudah lebih banyak merchantnya, salah satunya adalah sudah menyediakan ticket online lho.

 So, sudahkah kamu bebenah social media kamu? :)

Lalu narasumber yang ketiga adalah Helma Kusuma.


Beliau adalah Country Manager dari Freelancer.com. Sudah ada yang daftar dan punya akun disana? Buat yang belum, yuk segera daftar. 


Di freelancer kamu bisa mencari pekerjaan ataupun memasang lowongan pekerjaan disana. Tips dari mba Helma buat writter pemula yang ingin cari pekerjaan di freelancer, yaitu jangan fokus kepada mencari fuit, tapi carilah referensi. Jadi pasan murah saja dulu untuk start awalnya. Bila 1 pekerjaan kamu sudah berhasil, insyallah job-job lain juga mengikuti kok :)

Nah, mungkin itu semua yang bisa aku sharing dari acara Digital Business Your Way. Semoga apa yang aku sharing ini bisa bermanfaat ya untuk teman-teman semua :)

*Semua gambar adalah milik pribadi*

5 comments

  1. eiya aku mau daftar ah freelancer belum pernah. tapi berarti ads banner gitu dia mainnya ya mba? aku g gape klik2 gitu

    ReplyDelete
  2. Terima kasih mbak atas share ilmunya lagi hehehe :) mantap

    ReplyDelete
  3. Eah di freelancer gak cuma blogger, tapi IT Consultant juga ada :)

    ReplyDelete
  4. Dunia digital itu harus kreatif mengolah segalanya dari konten sama social media ya mbak :)

    ReplyDelete
  5. bagus ini ulasannya.. tq mba oline. belajar digital emang gak ada berhentinya :)

    ReplyDelete