Lactacyd White Intimate, Rahasia Mencerahkan area V Dalam 4 Minggu

Lactacyd White Intimate, mencerahkan Miss V dalam 4 mingguDaerah intim kewanitaan atau biasa disebut area V adalah daerah yang paling jarang terjamah atau sering kali di 'anak-tirikan. Padahal daerah intim kewanitaan justru harusnya mendapat perhatian lebih. Mungkin karena lokasinya tidak terlihat oleh umum, beda halnya dengan wajah atau penampilan kita. Saya yakin pastinya semua wanita lebih memperhatikan make up ketimbang daerah intim, iya gak?

Percaya atau tidak, dari beberapa buku yang saya baca (salah satunya "Kecantikan Daerah Kewanitaan - Winda Magdalena"), hampir 90% wanita, baik yang sudah menikah ataupun belum, pasti pernah mengalami masalah di area kewanitaan, kamu sendiri apakah termasuk 90% itu? Ayo ngaku :) Seperti contohnya saya, waktu saya hamil, saya sering punya masalah dengan daerah intim, nah kasus yang paling sering saya alami waktu hamil adalah keputihan yang terjadi karena infeksi jamur, bisa lebih dari 3x saya harus ke dokter untuk menghilangkan keputihan saya ini.


Sekilas Tentang Keputihan

Kalau kamu bertanya "Apakah sebelum hamil Oline juga pernah mengalami keputihan?" Dulu sebelum nikah, saya paling sering bermasalah dengan yang namanya keputihan, kalau ditanya "Keputihan apa sih?", menurut saya, "keputihan adalah keluarnya cairan bukan darah dari miss V", saya pikir masalah keputihan itu sebagai masalah yang simple dan wajar dialami oleh semua wanita. Tapi ternyata keputihan juga dibagi-bagi lagi jenisnya dan juga efeknya. Keputihan ada 2 jenis, yaitu keputihan normal seperti keputihan yang sering kita alami sebelum haid, itu merupakan hal yang wajar, dan adalagi keputihan abnormal seperti keputihan yang berbau atau juga berwarna, berarti itu termasuk keputihan yang sudah diatas ambang normal, jadi harus diobati. Keputihan yang berbau dan juga berwarna akan mengakibatkan Miss V kita gatal dan juga iritasi.

Masalah Organ Intim Kewanitaan

Saya mau share beberapa permasalahan yang berhubungan dengan organ intim kewanitaan, masalah dibawah bukan pengalaman pribadi, tapi saya dapatkan dari berbagai sumber.

1. Bau Busuk
Semua wanita pasti tahu bahwa Miss V yang sehat adalah yang tidak berbau. Tapi kalau berbau? Well, bau itu memiliki sejuta kemungkinan penyebab. Jika tercium seperti bau busuk bisa jadi itu pertanda ada bakteri vaginosis atau trikomoniasis. Penyebabnya bisa karena pemakaian pembalut atau pakaian dalam yang terlalu lama.

2. Gatal
Mungkin ini sering sekali dirasakan oleh semua wanita yaitu rasa gatal yang berulang, terutama dengan pelepasan cairan seperti keputihan dimana itu adalah tanda infeksi jamur atau bakteri vaginosis. 

3. Merasa kering
Nah umumnya miss V yang kering, paling sering dialami oleh wanita yang sudah lanjut usia, namun ada juga kasus wanita yang berumur 30-40 mengalami hal serupa, hal ini biasanya disebabkan oleh perubahan hormonal.

4. Benjolan
Ada yang pernah merasakan benjolan di area vagina? Biasanya muncul akibat kamu baru saja menjalani proses cukur rambut atau waxing. Saya sih belum pernah melakukan waxing, tapi menurut literatur yang saya baca, kalau waxing ada yang bisa menyebabkan benjolan. Benjolan seperti itu bisa jadi penyebabnya adalah kista bartholin. Di dalam Miss V kita ada dua kelenjar bartholin, kelenjar ini mengeluarkan cairan pelumas, tapi saat cairan ini tersumbat maka akan ada benjolan yang timbul. Thats why benjolan tersebut bisa menyebabkan bengkak dan terinfeksi. 

5. Varises Vulva
Gak hanya pada kaki, varises juga bisa terdapat pada vulva. Biasanya terjadi pada wanita hamil. Kondisi tersebut disebabkan karena adanya tekanan dari rahim, tekanan darah meningkat, dan terlalu lama berdiri dengan kondisi menahan beban. 

6. Keputihan
Naah, masalah ini yang paling sering dialami oleh setiap wanita. Biasanya terjadi sebelum haid, ataupun pada wanita hamil.

Gimana Caranya Terhindar dari 6 Masalah diatas?

Sejak dulu sampai sekarang, saya adalah salah satu pengguna setia Lactacyd Daily Feminine Hygiene ini karena saya percaya Lactacyd mengandung bahan pembersih alami. Pemakaian Lactacyd secara teratur setiap hari bisa menjaga kesehatan Miss V, memberi rasa segar dan percaya diri. Lactacyd bukan hanya menyegarkan dan membersihkan, tapi juga melindungi Miss V kita dari bakteri merugikan yang dapat menimbulkan rasa gatal dan bau tak sedap.


Mandi merupakan salah satu cara menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Tapi khusus di daerah intim wanita merupakan area yang tidak boleh disabuni. Karena bisa beresiko terkena infeksi. Kok bisa begitu? Ya, mencuci daerah intim berarti sama saja mengganggu perlindungan alami di tubuh yang mengatur kadar keasaman Miss V itulah yang menyebabkan gatal-gatal, sakit kulit, dan infeksi organ intim. 

"Lalu, gimana caranya menjaga kesegaran Miss V tanpa membuatnya kering?"


Area intim kita akan mencapai keseimbangan bila perawatannya sesuai. Vagina menghasilkan sekresi untuk mengatur dan membersihkan diri dan menjaga lingkungan asam tetap seimbang. Setiap gangguan keseimbangan akan menghasilkan pertumbuhan bakteri jahat. Tapi banyak dari kita tidak tahu kebiasaan apa saja yang bisa mengganggu keseimbangan alami vagina.

Pada dasarnya Miss V kita bersifat asam. So, pilihlah pembersih kewanitaan yang bersifat asam yang pHnya 3-5. Pembersih daerah kewanitaan boleh dipakai setiap hari, tapi pilih pembersih yang terbukti secara klinis dan cermat. Membersihkan Miss V memang harus setiap hari, prinsipnya sama seperti kita mandi saja.

Apa aja sih yang mengganggu keseimbangan Miss V kita?

  • Pakaian dalam yang sintetis
  • Pembersih kewanitaan yang kurang bersih
  • Pakaian terlalu ketat (seperti contohnya pakaian olahraga atau skinny jeans)
  • Aktivitas seksual yang intens (air mani bersifat basa dan mempengaruhi keasaman vagina)
  • Pembersih kewanitaan yang model spray
  • Pil KB
  • Kertas toilet yang berwarna dan beraroma
  • Terapi antibiotik
  • Stress atau terlalu lelah
  • Pola makan yang buruk
  • Aroma yang berlebihan (bisa dari sabun mandi atau pembersih)

Sejak tau bahwa Miss V kita harus berada dalam keadaan pH balance, saya jadi menghindari segala sesuatu toiletries yang beraroma. Seperti misalnya Pantyliners, Pembalut, Tissue Basah saya selalu memilih yang non parfume dan non alcohol.

Eh iya, aman gak sih buat Miss V kita kalau dipakai setiap hari?

Pastinya aman, karena Lactacyd White Intimate ini mengandung bahan-bahan alami, salah satunya yaitu adalah susu. Serta diperkaya dengan bahan alami lainnya Actipone-B dari Bengkoang dan Algowhite dari alga laut. Dan juga diformulasi khusus dari bahan alami esktrak susu lactoserum dan asam laktat untuk mempertahankan keseimbangan pH alami vagina. Dan telah teruji secara dermatologi dapat digunakan setiap hari.


Oke, jadi aman ya. Tapi buat ibu hamil bisa gak yah?

Pasti pertanyaan ini muncul di benak semua wanita yang sedang hamil. Sampai saat ini belum ada pembuktian bahwa Lactacyd White Intimate ini aman untuk wanita hamil. Sepengetahuan saya menurut info yang saya dapatkan dari dokter Obgyn waktu saya hamil dulu bahwa sebaiknya daerah intim kewanitaan cukup dibasuh dan dibersihkan dengan air bersih saja.

Sebelumnya saya pernah mengikuti blogger gathering with Lactacyd, dan disana banyak ilmu yang saya dapatkan untuk merawat Miss V kita, terutama jawaban untuk pertanyaan yang satu ini.

Cara Pakai Lactacyd ini gimana?

1. Terlebih dahulu cuci tangan kita
2. Tuangkan Lactacyd White Intimate ke tangan kita sekitar 5 ml
3. Beri sedikit air, kemudian basuh ke area Miss V kita
3. Cara basuhnya adalah dari arah depan lalu ke belakang, dan jangan terbalik. Karena kalau terbalik sama saja menyimpan kotoran, bukan membersihkan kotoran. 
4. Diamkan dulu sesaat sekitar 30 detik
5. Basuh dengan air
6. Ulangi jika perlu



Pengalaman dan Testimoniku 7 Hari Menggunakan Lactacyd White Intimate 

Hari Pertama
Hari pertama saya masih belum terbiasa menggunakan Lactacyd White Intimate.

Hari Kedua
Saya baru menggunakan rutin setiap membersihkan Miss V setiap kali saya mandi, terutama setelah saya menggunakan toilet umum.

Hari Ketiga
Masih belum ada perubahan

Hari Keempat
Saya masih tetap rutin menggunakan Lactacyd White Intimate, saya merasa Miss V saya lebih wangi. Saya sempat menggunakan White Intimate ini menjelang haid. Karena setiap menjelang haid, saya selalu keputihan. Saya merasa

Hari Kelima
Miss V saya lebih wangi dan terlihat ada sedikit perubahan. Saya tetap rutin memakai sehari 3x.

Hari Keenam
Miss V sudah sedikit agak lebih bersih dari biasanya.

Hari Ketujuh
Miss V lebih bersih dan fresh.


Lactacyd All Day Fresh

Ini adalah varian Lactacyd untuk varian herbal. Kalau yang suka dengan varian herbal, bisa memilih yang ini. Ada tambahan aroma herbal yang lembut untuk sensasi bersih yang segar dan memberi perlindungan, untuk wanita yang aktif dan siap untuk menikmati hidup seutuhnya tanpa merasa terganggu oleh rasa gak nyaman di bau di daerah intim.



Lactacyd White Intimate

Untuk jenis yang ini adalah varian whitening. Diperkaya dengan bahan alami seperti susu, bengkoang dan algowhite. Jika dipakai teratur selama 4 minggu secara klinis bisa memutihkan area V.




Untuk ukurannya ada 2, yaitu 60 ml dan 150 ml. Untuk yang 60 ml kisaran harga IDR 31000, dan yang 150 ml kisaran harga IDR 52000.

Lactacyd Teen

Selain kedua jenis tersebut, ada juga varian produk lain yaitu wet tissue dan Lactacyd Teen.


Dan inilah keseluruhan varian dari Lactacyd. Kamu bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan.


Rekomendasi

Merekomendasikan suatu produk pastinya harus sudah dipakai sendiri dan memang terbukti secara klinis aman untuk orang lain, setelah itu barulah saya berani merekomendasikan ke teman saya. Karena merasa cocok, saya berani rekomendasikan Lactacyd White Intimate ini ke teman saya.


Jangan salah loh, dengan merekomendasikan ke orang lain, sayapun jadi lebih care terhadap daerah intim saya sendiri, karena saya jadi paham sekali bahwa kesehatan daerah intim itu sangatlah penting. Kalau kamu perhatikan, kondisi toilet umum di Jakarta apalagi diluar kota tidaklah selalu higenis. Jadi dari diri kita sendiri yang harus menjaga kebersihannya. Untuk itu saya selalu membawa Lactacyd ini setiap saya ingin bepergian keluar rumah :)

Saya selalu membawa Lactacyd kemanapun :)

Setelah memakai Lactacyd White Intimate, bukan berarti organ kewanitaan kamu secara instan langsung bersih dan langsung terhindar dari 6 masalah yang saya tulis diawal loh, justru rahasia untuk bisa terhindar dari masalah itu kita harus bisa merawat organ kewanitaan kita secara rutin, nah untuk Lactacyd White Intimate disarankan secara medis dan klinis untuk memakainya rutin setiap hari selama 4 minggu.

Ohya, jangan lupa, selalu cek kevalidan dari tanggal kadaluarsanya ya teman. 

20 comments

  1. Akkk aku banget nih suka pake baju warna putih, dan pake lactacyd juga mak :)

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Iya mas, tapi maaf, khusus untuk wanita aja hihihi

      Delete
  3. Ouh ada blogger gathering ya sebelumnya.. Cantik-cantik dekornya,,

    ReplyDelete
  4. saya sebagai seorang suami, boleh lah tau seperti ini..banyak macamnya ternyata :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di share aja artikelnya ke istrinya aja mas :)

      Delete
  5. Mba Olin, lengkap sekali review yaaa......

    ReplyDelete
  6. wah nggak dibilang aman untuk bumil yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa konsultasi ke dokter kandungan dulu jika ingin dipakai, karena kondisi setiap wanita berbeda-beda

      Delete
  7. Mbak Oline nice banget postingannya. Lengkap reviewnya dan runut testimoninya. Good Luck!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kunjungannya mba Lina. Alhamdulillah semoga bisa bermanfaat :)

      Delete
  8. Kenpa setelah memakai lactacyd malah perih bun.
    Kira2 kenapa

    ReplyDelete
  9. Boleh untuk wanita yg belum menikah gak ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setahu saya, boleh mba. Tapi kalau mau lebih akurat, coba ditanyakan ke help assistant di beauty store seperti guardian, century atau watson.

      Delete