Solusi Mencegah Rambut Rusak Akibat Pengeringan Hairdryer

Udah 6 bulan belakangan ini rambut saya mulai ngambek, kayaknya dia lagi butuh sedikit ekstra "perhatian". Karena sejak rambut saya di-colouring (dari hitam ke coklat), alhasil rambut berkilau saya (lebay mode on) jadi agak kering, kalau baca-baca di internet ini karena tiap hari ngalamin yang namanya pengeringan rambut kali ya? Ah entahlah, yang pasti sejak di-colouring itu rambut saya kalau habis dikeringkan langsung tambah kayak rambut singa dan jejingkrakan. Kesel? Iya pastinya. "Trus ngakalin si rambut singa gimana dong?" Biasanya sebelum di keringkan saya selalu memakai vitamin rambut (semua udah tahu kan vitamin rambut itu seperti apa? Kalau gak tahu japri saya aja ya :)



Ritual Mengeringkan Rambut

Ritual saya di rumah kalau habis mandi, pasti rambut saya keringkan, karena kalau gak, bisa-bisa acak kadut (gak jelas) bentuknya. Mau saya pergi keluar rumah, atau gak, pasti saya mengeringkan rambut terlebih dahulu, "Ayo temen-temen ngaku, yang punya ritual seperti saya tunjuk tangan?" Nah tehnik pengeringan rambut saya bagi menjadi 3, yaitu :

1. Alami dengan sinar matahari, efeknya selain badan keringetan karena terik matahari biasanya rambut menjadi kering sekali dan bercabang, waktu pengeringan ber-variasi (umumnya bisa 2-3 jam tergantung terik matahari, kalau musim hujan seperti sekarang cara ini sangat tidak efesien).

2. Memakai kipas manual atau kipas angin, tentunya kondisi ini jika saya tidak keluar rumah seharian, efeknya rambut jadi lebih cepat kering tapi jadi sedikit mahal (umumnya bisa 1-2 jam untuk mengeringkan rambut).

3. Hairdryer, alat sakti yang wajib dimiliki oleh semua wanita, “Kenapa wajib?” karena alat sakti ini memungkinkan kamu untuk mengeringkan rambut secara cepat dalam waktu hitungan menit.

Saya di rumah memiliki hairdryer dari pemberian mama saya sejak dulu kala. Mungkin bisa sekitar 10-15 tahun yang lalu. Berarti udah lama banget ya. Dan masih awet sampai sekarang, alhamdulillah. Bentuknya kecil juga. Tapi kendalanya yaitu watt-nya besar, tapi angin yang dihasilkan tidak terlalu kencang. Akibatnya, tagihan listrik saya selalu membengkak tiap bulannya. 

Hair Dryer vs Alami

Ohya, saya pernah test untuk 1 bulan pertama saya full menggunakan hairdryer untuk mengeringkan rambut setiap hari, dengan 1 bulan berikutnya saya hanya menggunakan hair dryer jika saya ingin keluar rumah saja. Hasilnya sangat jauh berbeda. Tagihan listrik saya menjadi lebih hemat. Nah, sejak saat itu saya jadi mengurangi pemakaian hair dryer saya ini, dan menggantinya dengan kering alami aja atau kering dengan kipas angin aja.

Tapi, jika saya mengandalkan kering oleh kipas angin, yang ada saya jadi masuk angin *hiks*. Atau saya biarkan kering alami, yang ada jika saya ada acara keluar rumah, jadi makin lama ngurusin soal rambut ini. Padahal ada kegiatan lain yang harus saya kerjakan. Terpaksa ujung-ujungnya saya menggunakan hair dryer juga. Karena saya butuh kering yang cepat. Tapi ya itu jadinya, rambut saya jadi kering.

Bulan lalu, tepatnya bulan November 2015, saya diberi kabar oleh suami saat ia windows shopping di Lazada, ingin membeli kabel USB yang ia butuhkan. Gak sengaja di home page bagian peralatan rumah tangga dia lihat ada diskon khusus untuk hair dryer. Mereknya Philips Kerashine. Langsung deh dia bilang ke saya apakah saya mau beli atau gak. Pas saya lihat sih harganya gak sampai 1 juta. Bingung banget antara beli atau gak. Soalnya saya lagi butuh banget buat ngeringin rambut cepet. Karena di rumah itu saya kerjanya udah kayak dikejar-kejar waktu. Tight banget. Bener-bener disiplin. Jadi butuh hair dryer yang keringnya cepet tapi gak bikin rambut kering. Sebenernya sih awalnya saya gak mau beli. Karena maksudnya pengen dibeliin untuk hadiah ulang tahun hahaa...*modus* iyaa. Saya ultah tanggal 5 Desember kemarin. Yaudah, akhirnya saya skip deh tawaran dari suami saya.

Kenapa Philips?

Hampir sebagian besar barang-barang di rumah saya menggunakan produk dari Philips. Mulai dari breastpump, magic jar, pengukus makanan, lampu kamar, panggangan roti, chopper dan kali ini saya ingin menggunakan produk Philips untuk kecantikan. Karena saya tahu Philips itu brand no.1 untuk kategori perawatan rambut di Asia Pasifik. Dan juga dari yang saya baca Philips adalah merek pakar kecantikan dengan pengalaman lebih dari setengah abad dalam hal perawatan rambut. Ohya, sebelumnya saya juga pernah pakai catokan rambut merk Philips, saya pernah coba pakai catokan adik saya. Dan itu cepet banget straightnya! Makanya saya mau coba hunting hair dryer ini. 

Philips Kerashine Hair Dryer



2 minggu berlalu dan suami saya masih menanyakan soal itu, mau beli atau gak. Lagi-lagi galau. Untuk menentukan jadi beli atau gak, akhirnya suami ngajak ke Summarecon Mal Bekasi, disana ada D'Best warehouse, yang menjual segala macam peralatan elektronik, termasuk Kamera, TV, Hair Dryer, dsb. Akhirnya saya kesana. Tapi saya hanya menemukan produk display aja. Mba SPG-nya bilang bahwa produk itu tidak dijual. Kalau mau beli bisa melakukan pembelian online di Lazada. 

Mba SPG-nya menjelaskan bahwa hair dryer ini most wanted, dan selalu dicari orang. Padahal ini produk baru dari Philips. Mba-nya bilang, hair dryer ini berbeda dengan hair dryer lain, karena memiliki lapisan keramik keratin yang gunanya untuk memberikan lapisan perlindungan ekstra agar rambut kita tetap terjaga kesehatannya serta membuatnya selalu tampil natural. 

Lalu karena saya penasaran, akhirnya saya pindah ke warehouse lain yaitu Electronic Solutions di Grand Galaxy Park. Ternyata disana juga produknya gak dijual. Jawaban yang sama saya dapatkan, bahwa produknya bisa dibeli via online. Oke deh kalo gitu. 

2 minggu berlalu dan akhirnya saya lupa. Awalnya saya mau beli tapi karena kesibukan, akhirnya saya lupa. Waktu itu juga saya lagi hectic banget dengan kerjaan. Akhirnya tiba juga 5 Desember 2015, di hari ulang tahun saya. Suami saya kasih saya surprise kado ini, Hair Dryer Philips Kerashine. Ya ampuun rasanya seneng banget! :)

Kenapa namanya Kerashine?

Philips Kerashine memiliki zat Keratin yang gunanya untuk melindungi komponen vital struktural rambut. Rambut tersusun atas 92 persen protein yang terdiri dari rantai-rantai panjang asam amino. Saat sel-sel di rambut kita telah mencapai fase dewasa, rambut akan terisi dengan protein berserat yang dinamakan keratin.

Karena protein merupakan struktur utama dari rambut kita, jadi wajar kalau rambut kita mengalami kekurangan protein (Keratin) sewaktu-waktu. Jadi hanya perawatan protein (Keratin) yang bisa mengatasi masalah tersebut. 

Unboxing Philips Kerashine Hair Dryer







Boxnya terbuat dari bahan daur ulang yang ramah lingkungan.


Inilah kelengkapan isi box Philips Kerashine Hair Dryer. Dalam 1 box terdiri dari 1 buah Hair Dryer, Kartu Garansi, dan ada 2 buah buku petunjuk 



Buku Garansi. Jangan sampai hilang. 





Philips Kerashine HP8119 Pengering rambut

Warnanya hitam, untuk handlenya pas di tangan, tidak terlalu berat, hanya 1 kg. Lalu dimensinya 30x27x12 cm. Yang saya suka adalah material hair dryer ini ter buat dari material yang cukup kokoh. Gak cepat tergores. Dan juga glossy jadi looks elegant.



Ini adalah lubang udara. Saat kamu menggunakan hair dryer, disarankan untuk tidak menutup lubang-lubang udara yang keluar. Cara penggunaannya ada tertera lengkap dalam buku manual guide nya.



Ini adalah lubang udara.



Memiliki Pengatur Kecepatan

Philips Kerashine ini memiliki 2 pengatur kecepatan angin. Jadi kita bisa mengatur panas yang keluar dari hair dryer ini.


Daya 1200 Watt

Untuk dayanya adalah 1200 watt. Memang lumayan besar, cuma saya pikir untuk menghasilkan panas yang maksimal dan rambut cepat kering, mdemang dibutuhkan daya yang cukup besar. Dengan panas maksimal, listrik yang dipakai juga jadi lebih sedikit. Jadi logikanya lebih hemat. Ketimbang yang dayanya kecil, panas yang dihasilkan kecil, akibatnya listriknya makin lama yang kita gunakan. Kira-kira seperti itu logikanya :)




Philips Kerashine ini juga memiliki panjang kabel sepanjang 1,5 meter. Jadi cukup nyaman bila digunakan. Oya, saya punya tips merawat hair dryer tahan lama nih. Jika sesudah menggunakan hair dryer, saat hair dryer masih panas, usahakan untuk tidak menggulung kabelnya langsung, karena kabelnya bisa putus dan membuat hair dryer cepet rusak. Jadi tunggu hair dryer-nya berada pada suhu dingin, sekitar 15 menit, kamu baru bisa menggulungnya kembali.




Mudah Disimpan

Selain mudah digunakan, Philips Kerashine ini juga saat disimpan ia gak makan tempat, jadi kepala hair dryernya bisa ditekuk ke dalam. Jadi pas banget buat yang travelling bisa membawa hair dryer ini di koper nih :)



My Experience

Saya pribadi suka banget sama hair dryer ini. Karena pertama kabelnya cukup panjang, jadi membuat saya nyaman untuk mengeringkan rambut. Karena terkadang steker tidak (selalu) berada di dekat kita. 

Lalu hair dryer ini walaupun panasnya maksimal, ia gak bikin rambut saya kering. Walaupun saya gak pakai tambahan vitamin, rambut saya bisa kering natural dan gak kering. Karena ada ionic care tadi. Untuk melindungi rambut kita dari kerusakan. Wah berarti waktu itu si mba SPG-nya jelasin bener dong yah? Ini yang saya rasakan setelah saya pakai selama 1 minggu.



Friends, saya punya tips lagi nih seputar mengeringkan rambut. Supaya rambut kamu tetap lembut, kamu bisa memakai vitamin rambut sesudah keramas (vitamin yang tidak perlu dibilas). Cara pemakaiannya, pertama kamu keringkan dulu rambut kamu yang masih basah dengan hair dryer sampai setengah kering (kondisi lembab). Setelah itu, baru kamu pakaikan vitamin rambut itu ke seluruh rambut kamu. 

Setelah itu, kamu bisa lanjutkan kembali menggunakan hair dryer atau catokan. Vitamin ini gunanya untuk melindungi rambut dari akibat pengeringan. Jadi dengan Philips Kerashine ini jadi double protection kan? :)



Oya, harganya ternyata gak mahal. Cuma IDR 365000 aja. Kamu bisa membelinya di Lazada. Hahaa, ternyata dari kemarin suami saya sibuk nanyain saya mau hadiah apa ternyata dia mau belikan ini untuk saya :)



Buat temen-temen yang suka and sering banget pakai pengering rambut, saya rekomendasikan produk Kerashine HP8119 ini deh. Ini cocok juga buat yang hijabers atau buat kamu yang pekerja kantoran, atau siapapun deh yang butuh kecepatan. Karena pastinya berteman baik dengan hair dryer kan? Pastinya butuh pengering rambut yang cepet kan? Nah, coba pakai yang satu ini. 

Setelah temen-temen pakai, bisa share ke aku ya nanti hasilnya gimana di komen. Saya tunggu ya.


Lindungi rambut kita sejak dini karena rambut adalah mahkota yang paling berharga. 





4 comments

  1. Hair dryer nya bagus, tp rambutku kalau pake hair dryer suka tambah ngembang gt mak...palingan setengah kering aja biasanya

    ReplyDelete
  2. Aku paling anti pake hair dryer, takut rambut rusak. :( Makasih tipsnya. :D

    ReplyDelete
  3. yang paling gw suka selain karena Keratin infusion-nya yg mengurangi rambut rusak, juga kabelnya yang panjang Lin, gak perlu pake kabel sambung kalo kebetulan colokannya jauh :)

    ReplyDelete