Cara Jitu Atasi Masalah Gigi dan Mulut

Menurut data Riskedas tahun 2013 menyatakan bahwa 72% masalah gigi adalah gigi berlubang. Padahal kesadaran sikat gigi sudah meningkat. Dan menariknya, fakta ini kebanyakan ditemukan pada warga ibukota, yang hidup di kota Metropolis, bukan yang tinggal di daerah kampung atau luar kota. Karena apa? Lifestyle? Yeaa, that's it! :)

Bertempat di Double Tree Hotel by Hilton Jakarta, Pegangsaan Timur 17 Cikini, Jakarta, Indonesia 10310, Makara 2, Ground FloorSelasa 14 April 2015, pukul 10 pagi, saya menghadiri blogger gathering Formula Oral Care atas nama Undangan Kumpulan Emak Blogger (KEB).




Dan untuk nara sumbernya yang hadir di pagi itu adalah : Prof. Dr. drg. Melanie S. Djamil, MBiomed FICD Lab BioCORE Fakultas Kedokteran Gigi, UniversitasTrisakti, yang kebetulan adalah mertua dari teman saya di satu komunitas Hyundai Club :). Lalu nara sumber kedua adalah Yuna Eka Kristina Head of Corporate and Marketing Communication OTGroup.




Behind the Scene perjalanan saya ke acara ini

Cerita sedikit ya soal keberangkatan dan keriweuhan saya selama perjalanan kesini. Boleh ya :D
Jadi gini, saya berangkat dari rumah sudah dari jam 8.45 WIB tuh. Udah gooling juga lokasinya dimana. Ohya, gak jauh dari stasiun Cikini tenyata. Berarti saya harus lewat tol dalam kota - Priok - Cempaka Putih. Saya sudah sampai di tol Priok jam 9 lewat tuh. Dengan kepedean tanpa liat lagi petanya, saya keluar di tol Cempaka Putih ajee dong?? Ternyata, saya SALAH sodaraaa-sodaraa... Harusnya saya keluar di tol Rawamangun *hikss* Inilaah, karena kepedean saya akhirnya saya jadi muter-muter ke Cempaka Mas - Pasar Senen - Kwitang - Kramat Raya - Salemba - Matraman - Proklamasi - Metropole - Cikini. Hhhhggg Grrr.. nyebellin banget! Yang harusnya saya sudah sampai jam 09.30 di lokasi. Akhirnya gara-gara nyasar ke Senin dkk dulu, saya sampai di Double Tree Hotel pukul 10.30 WIB. Untungnya belum mulai. Saat saya hadir kesana masih dalam sesi registrasi blogger dan pas saya masuk ke ruangan, acara sudah dimulai.Pas Banget. Alhamdulillah :)

Ehh, coba liat itu, MC nya siapa? Ya ampuun si Imam Wibowo. Jadi flash back ke jaman tahun 2007 deh, kenal si Imam ini, masih sibuk di penyiar radio di UFM, kenal di 1 milis, sekarang dia udah makin ngehitz jadi MC dimana-mana (termasuk jadi bintang layar lebar and layar TV ya bow) :) Sekarang bertemu di suasana yang berbeda. Ahh kamu Imam pasti juga sudah tidak mengenal aku sekarang sebagai blogger :D

Okee skip cerita behind the scene saya. Back to the topic ya.

Kenapa Gigi Berlubang?

Karena kurangnya pengetahuan yang tepat dalam merawat kesehatan gigi dan mulut yang baik. Termasuk diantaranya pemilihan pasta dan sikat gigi. Biasanya orang hanya memilih pasta gigi atau sikat gigi yaudah yang ada saja yang di rumah. Dan satu hal lagi, orang juga malas mengganti sikat gigi. Ditambah lagi terkadang ada yang dipakai bergantian. Whoaa... itu namanya tuker-tuker bakteri deh :D

Oleh karena itu Formula peduli dan berkomitmen sejak tahun 1984 agar masyarakat Indonesia memiliki gigi dan mulut yang lebih sehat, Formula Oral Care mengkampanyekan 2 hal berikut (1) menggunakan pasta gigi yang melindungi gigi dari asam penyebab keropos, (2) menggunakan pasta gigi yang melindungi gigi dari asam penyebab keropos. Demikian yang disampaikan oleh mba Yuna.

Prof. Mel juga menyampaikan, jangan dilihat dari sikat dan pasta gigi harus memenuhi standard, dilihat juga dari budaya dan kebiasaan serta perilaku pribadinya. Apakah rajin menyikat gigi? Rajin mengganti sikat giginya?  Makan makanan dan minuman yang terlalu ekstrim? Karena jika gigi kita bermasalah, bisa merembet penyakit kemana-mana, bahkan bisa menyerang organ vital sekalipun. Karena pada gigi banyak terdapat saraf-saraf. 
Oleh karena itu, kita harus rajin merawat gigi kita. 

Sebagian besar masyarakat Indonesia mengganti sikat gigi yang dipakainya 1x selama 10 bulan. Nah, hal ini sangat tidak dianjurkan. Sebaiknya mengganti sikat gigi minimal 3 bulan sekali. Kenapa?

1. Bulu sikat gigi yang megar tidak bisa optimal membersihkan plak di gigi
2. Penelitian menunjukkan sikat gigi yang dipakai setelah 3 bulan bisa tumbuh lebih dari 200 jutaan bakteri. 
3. Bulu sikat gigi yang megar lebih berpotensi meningkatkan radang gusi


Lalu, sikat gigi yang baik seperti apa sih?


1. Ujung Kepala Mengecil, menyikat gigi harus menjangkau seluruh area gigi, termasuk gigi terdalam. Ujung kepala mengecil memastikan sikat gigi bisa membersihkan hingga ke area-area yang sulit.
2. Bulu yang lembut
3. Ujung kepala sikat gigi yang membulat (rounded), supaya tidak melukasi gusi
4. Gagang yang pas dengan genggaman tangan.

Di sela-sela sesi ini diperlihatkan juga perbandingan sikat gigi yang memiliki bulu kasar dan juga lembut.



Kenapa harus Formula?

Formula adalah satu-satunya pasta gigi superior yang memberikan perlindungan maksimum terhadap serangan asam. Mulut kita rentan sekali terhadap rasa asam. "ASI juga masih terdapat rasa asam, karena dia mengandung susu. Bahkan sejak lahir, bayi harus dibiasakan sikat gigi, walaupun giginya belum tumbuh" Demikian yang disampaikan oleh Prof. Melanie. Beliau juga mengutarakan bahwa sangat senang hadir ke acara blogger seperti ini. Karena hal penting seperti ini harus disosialisasikan kepada masyarakat luas, tentang arti pentingnya budaya menyikat gigi sejak anak masih baru lahir. Caranya gimana? Caranya, cukup dengan balutlah jari telunjuk kita dengan menggunakan kain kassa steril (sebelumnya sudah direndam dengan air hangat terlebih dahulu), masukkan jari kita ke dalam rongga mulutnya. Bersihkan sampai ke gusi terdalam. 
Nah, jika bayi sudah berusia 1 tahun keatas, baru bisa menggunakan sikat gigi khusus dengan bulu yang lembut. Jadi udah gak ada lagi ya, sikat giginya nanti aja ya kalau sudah tumbuh gigi -> SALAH! :)

Formula memiliki Pasta Gigi Formula Strong Protector yang mengandung SPL (System Protective Layer), yang efektif melindungi email gigi agar lebih tangguh menghadapi asam mulut yang disebabkan oleh bakteri.

Formula Strong Protector memiliki formulasi duo flouride (perlindungan dua kali lebih kuat)

Nah, dalam rangka menjelaskan kandungan SPL tersebut, Formula mengadakan sebuah percobaan uji kalsium, yaitu bagaimana proses pengeroposan kalsium gigi terjadi dan fungsi lapisan pelindung dapat mencegah gigi keropos. Percobaan ini dilakukan dengan menggunakan cangkang telur. Kenapa? Karena teksturnya sama seperti gigi kulit telur terdiri dari kalsium, dan yang kedua adalah menggunakan juga cuka dapur yang menggambarkan asam mulut.


Formula Eggsperimen menggunakan (1) dua cangkang telur yang telah direndam dalam pasta gigi selama empat hari. (2) Salah satu cangkak direndam dalam pasta gigi Formula Strong Protector dan yang lainnya direndam dalam pasta gigi lainnya. (3). Setelah itu, cangkang telur dibersihkan dari pasta gigi menggunakan air dan dikeringkan. (4). Dua cangkak telur yang sudah bersih dimasukkan ke dalam cairan cuka.



Setelah dibiarkan selama 10 menit, kulit telur yang dilapisi oleh pasta gigi lain (bukan formula), lebih cepat terkelupas bagian luarnya. Ini dikarenakan menandakan terlepasnya kalsium kulit telur. Sedangkan, kulit telur yang dilapisi pasta gigi formula Strong Protector tetap utuh. 

Menurut Yuna, telur yang dilapisi oleh pasta gigi Formula Strong Protector lebih tahan terhadap asam karena memiliki kandungan SPL yang berfungsi melindungi kalsium gigi. 

Setelah 10 menit
Yuna yakin bahwa kampanye edukasi "AYo ganti Pakai Formula" ini dapat berkontribusi menurunkan presentase masalah gigi pada masyarakat Indonesia. "Edukasi ini sangat mendukung penurunan jumlah masalah gigi dan mulut di Indonesia, dan hasilnya akan lebih maksimal bila tersampaikan dengan baik kepada seluruh masyarakat Indonesia terutama melalui keluarga dan anak-anak usia dini" Penjelasan terakhir Prof. Mel.

Di sela-sela eggsperimen, panitia mulai mengumpulkan sikat gigi dan pasta gigi bekas yang sudah dibawa oleh peserta.

Foto by Formula

Selesai sesi eggsperimen, MC mengundang sang Brand Endosser Formula Oral Care, yaitu Maia Estianti. Woow, semua mata tertuju padanya sekejab :)



Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan peluncuran Formula Oral Care dengan SPL.


Brand Endosser, nara sumber dan para dancer berfoto bersama.


Di akhir sesi peluncuran, ada sesi trivia games. Hadiahnya bikin ngiler. Voucher senilai IDR 250K. Dan di akhir peluncuran, Maia mengajak audience untuk mengucapkan Yel-yel "Ganti, ganti, Ayo ganti pakai formula! 

Sebagai penutup acara, dilanjutkan dengan pembacaan doorprize dan makan siang. Wah, doorprize-nya juga ajiib banget nih, voucher MAP senilai IDR 500K bow. Dan makan siangnya juga lezatos sekalii. 





Tidak lupa sebelum pulang, seluruh sikat dan pasta gigi lama bawaan para peserta diganti dengan formula yang baru.

Ini sikat gigi saya yang lama.

Before

Ini sikat gigi saya yang baru :) hueee banyaak.

After

Akhir kata saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Formula Oral Care, tentang edukasi 'Ayo Ganti Pakai Formula' ini. Saya jadi lebih paham bahwa sikat gigi harus diganti minimal 3 bulan sekali, gak boleh banget dipakai bergantian (walaupun kepepet) :), dan juga budayakan untuk rajin menyikat gigi dengan baik dan benar. 

Wah, mulai sekarang saya harus rajin-rajin merawat gigi saya ahhh. Karena gigi saya mau sehat sampai saya jadi nini-nini dan punya cucu ^_^

Taken by Mak Yeye

Taken by mak Yeye

Taken by Mak Yeye


9 comments

  1. Baru tahu 3 bulan harus ganti yaaaa, wah kudu buang sikat gigi yang numpuk di KM nih, makasih infonya ya mak Oline :)

    ReplyDelete
  2. Belajar banyak baca tulisan ini, suka gaya reportasenya. Seru bacanya.
    Informatif bingiit, makasi ya mak udah bagi2 ilmu. :)

    ReplyDelete
  3. bulu sikat yang mekar bikin aku sariawan mak

    ReplyDelete
  4. asiknya bisa ketemu blogger lain, ada banyak makanan pula :D salah fokus nih

    ReplyDelete
  5. Beneran banget ya...semua mata tertuju pada Maia, apalagi pada.... perutnya :)

    ReplyDelete
  6. Aku baru tahu umur 1 tahun itu udah musti sikat gigi. :D

    ReplyDelete
  7. Paling gampang dan paling susah...yah sikat gigi 2x sehari...

    ReplyDelete
  8. Huaaaa.. Makanannya enak keliatannya, Mbak :D

    ReplyDelete
  9. aku akhir-akhir ini rajin beli sikat gigi karena bner yg di bilang mba oline, harus ganti 3 bulan sekali kadang belum 3 bulan sudah aku ganti sih soalnya uda jelek hehe...makasih infonya mak :)

    ReplyDelete