Bayi Bahagia Adalah Senyum Pagi Bayi Nomor 1 di Indonesia

Narend sekarang sudah berusia genap 1 tahun. Sampai saat ini sih dia masih pakai popok buang. Sejak saya tidak punya asisten rumah tangga lagi sekarang, memang saya sudah tidak pakai popok cuci lagi. Yah simple aja alasannya, saya kan (sok) sibuk banget di rumah, semua saya pegang sendiri, jadinya ya agak-agak PR banget kalau saya setiap harinya harus mencuci popok lagi. Dan kebetulan merk popok yang saya pakai sekarang itu adalah Pampers.

Saya mencoba pakai Pampers itu sejak narend berusia 6 bulan. Sudah cukup lama ya. Sampai sekarang sih dia masih pakai yang model perekat. Pernah nyoba yang model pants, cuma karena masih terlalu imut (baca : kecil) dan sering poop, jadinya ya yang simple aja deh yang model rekatan!

Berdasarkan itulah saya mau menghadiri acara 'No. 1 Happy Morning Smile' yang sponsori oleh Pampers. Acaranya pada tanggal 12 Maret 2015 lalu, bertempat di Hotel Pullman Jakarta (lokasinya bekas Hotel Niko dulu). Saat itu kondisi Jakarta sedang padat-padatnya karena pembangunan MRT. Sehingga lokasi saya dari Ratu Plaza menuju Hotel Pullman membutuhkan waktu 40 menit saja. Padahal sebenarnya dekat banget ya :)



Based on schedule acara akan dimulai pukul 15.30 WIB, dan disarankan untuk tidak datang terlambat. So thats why saya sudah nangkring cantik di Hotel Pullman pada pukul 15.00 WIB. Wah ternyata saat saya sampai disana sudah ada beberapa pengunjung yang hadir disini. Saya kira saya orang yang pertama hadir, ternyata sudah ada beberapa mommies disini :)

Untuk narasumber yang akan hadir yaitu dr. Rini dari IDAI, Mombassador Pampers : Artika Sari Devi, Mombassador Pampers : Donna Agnesia dan P&G Representative.

Ohya, disini ada pojok photo booth yang lucu :)


Acara diawali dengan 'snack time'. Disini sudah disediakan berupa cemilan-cemilan manis dari pihak hotel. Cemilannya super duper lengkap loh. Terus di refill sampai sesaat acara sudah hampir selesai. Jarang saya menemukan hotel yang seperti ini :)






Ada juga snacks dan cup cakes imoet bertuliskan Pampers :)






Oke, acara dimulai pada pukul 16.00 WIB.

Sang MC Cantik 

Sharing pertama dimulai dari Dr. Rini Sekartini SPAK tentang Pentingnya Tidur Berkualitas untuk optimalisasi Tumbuh Kembang Anak. Apa itu tidur? Tingkah laku, yang memenuhi 4 kriteria yaitu :

1. Penurunan aktivitas motor
2. Penurunan respons terhadap rangsangan
3. Sikap tubuh yang stereotipik (berbaring dengan mata tertutup)
4. Relatif mudah kembali terbangun (berbeda dengan koma)

Anak bayi yang sedang tidur akan mudah terbangun daripada orang yang sakit koma. Pernah dengar istilah sleepwalking? Nah, sleepwalking juga ternyata salah satu gangguan tidur lho mommies. Gangguan terhadap jam tidur.

Tidur adalah cara melepaskan kelelahan jasmani dan mental supaya manusia mendapatkan kembali tenaga dan semangat untuk menyelesaikan pekerjaan.

Pengaturan tidur :

1. Pusat kontrol irama tidur yaitu ventral anterior Hipotalamus
2. Pusat kegiatan sinkronisasi, yaitu Substansia Ventrikulo Medulo Oblangata ke pusat tidur.
3. Pusat desankronisasi, yaitu Rostral Medula Oblangata

Posisi tidur yang baik adalah tengkurap. Yaitu paru-parunya supaya lebih banyak menyerap oksigen.

Siklus Tidur

Setiap fase tidur ada fase REM dan Non REM. Dan siklus tidur baiknya adalah 8 jam. Tidur siang masih diperbolehkan 1-3x dalam sehari. Tapi untuk anak yang sudah berusia diatas 4 tahun tidur siang tidak diwajibkan. Tapi tidur malam harus yang berkualitas. Artinya berkualitas? Ya benar-benar tertidur dengan siklus yang lama. Bukannya hanya 1 jam tidur, kemudian 1 jam kemudian bangun.

Tidur malam itu harus konsisten. Misalnya, setiap malam tidur jam 9, besok harinya harus tidur jam 9 juga. Supaya siklus tidurnya teratur dan bangun paginya juga teratur. Siklus tidur yang teratur sangat diperlukan jika si anak sudah siap memasuki sekolah nantinya.
Untuk usia anak 13 bulan harus memenuhi standard 13 jam tidur. Wah pas banget ini dengan usia Narend :) Untuk bayi yang baru lahir totalnya adalah 16-20 jam per hari. Wah pantes aja ya dulu waktu Narend berusia 3-6 bulan itu masa-masa golden period buat saya. Dimana Narend sering tertidur pulas, sesaat setelah saya susui. Tapi sekarang karena dia bentar lagi mau jalan, jadi jam tidur siangnya sedikit berkurang. Karena di usianya sekarang adalah masa-masanya Narend senang bermain :)

Jam tidur
Untuk anak yang berusia 4 tahun tidak diharuskan tidur siang. Tapi tidur malamnya harus berkualitas. Untuk anak yang berusia 4 tahun keatas, biasanya jam tidur siangnya sudah mulai berkurang. Jam tidur malamnya harus disiplin. Karena akan mempengaruhi jam bangun tidurnya pada pagi hari. Usia-usia tersebut si anak sudah mulai sekolah.


Untuk pola tidur bayi yang baru lahir totalnya adalah 16-20 jam per hari. Untuk bayi 2-12 bulan pada malam hari baiknya 9-12 jam per hari.

Di sela-sela acara terdapat pertanyaan, "Kapankah anak sudah boleh tidur sendiri?" Jawabannya, setelah masa ASI 2 tahun sudah selesai.

Faktor yang mempengaruhi pola tidur anak adalah perkembangan anak, lingkungan, budaya, faktor orangtua, dan tidur yang berkualitas.


Biasanya anak mengalami gangguan tidur karena keadaan kronik, bukan gangguan sesaat.


44,2% anak di usia di bawah 3 tahun di Indonesia mengalami gangguan tidur. Salah satunya karena jam tidur mlm hari. Jumlah jam tidur malam kurang dari 9 jam. Terbangun di malam hari lebih dari 3 kali. Dan lama terbangun di malam hari lebih dari 1 jam. Untuk bayi yang berusia diatas 9 bulan, (seharusnya) sudah tidak ada lagi terbangun di malam hari. 

72% orangtua menganggap masalah tidur pada bayi merupakan masalah kecil.


Anak harus memiliki pola tidur yang teratur sejak usianya 3 bulan. Caranya gimana? Caranya yaitu, membiasakan si anak hapal dengan situasi, dan bisa membedakan antara pagi dan malam hari. Faktor yang dapat mengganggu tidur bisa karena internal, dan eksternal. Salah satunya popoknya basah saat tidur.

Alhamdulillah Narend sekarang usianya sudah menginjak 1 tahun. Jam tidurnya sudah normal. Yaitu antara jam 9-10 malam sampai dengan subuh. Jadi sudah sangat jarang saya bergantian shift dengan bapaknya untuk menggantikan popok atau haus :)
Setiap memasuki jam tidurnya, saya selalu menggantikan popok dengan yang baru supaya tidurnya nyenyak. Sudah 6 bulan ini saya memakai popok merk Pampers Baby Active. Sebelumnya sewaktu Narend lahir, memakai popok bawaan rumah sakit. Tapi setelah saya mengenal ada Pampers yang jauh lebih lama menahan cairan, lebih lembut, saya langsung berganti dengan Pampers. Walaupun saya akui harganya memang sedikit lebih mahal. Tapi prinsip kami, ada harga, ada barang.
Dan jika sebuah popok itu bisa menampung cairan pipis si bayi lebih lama, bisa menahan lebih kurang 6 jam (untuk standardnya), saya rasa itu jauh lebih hemat ketimbang yang harga popoknya lebih murah, tapi hanya bisa menampung cairan selama 4 jam. 

Nah, kesimpulan dari materi yang diberikan oleh Dr. Rini adalah, 

1. Usia sekitar 3 bulan sudah mulai terbentuk pola tidur yang teratur.
2. Faktor yang dapat mengganggu tidur bay atau anak yaitu faktor internal (anak), faktor eksternal (lingkungan, salah satunya kondisi 'basah' saat anak tidur.
3. Gangguan tidur pada anak memiliki angka kejadian cukup tinggi.
4. Gangguan tidur dapat memberikan dampak bagi anak, orangtua, dan keluarga.
5. Perlu edukasi dan pengetahuan mengenai pola tidur anak. 

Nah, selesai materi dari Dr. Rini, kita masuk ke inti acara yaitu mendengarkan sharing dari mombassador Pampers yaitu Artika Sari Devi dan Donna Agnesia. 

Mba Atika menyampaikan, bahwa kebahagiaan sejati adalah melihat senyumnya di pagi hari. Itu surga banget, katanya. Salah satu terbesar gangguan tidur pada anak yaitu popoknya basah dan lapar.

Menurut survey, jika bayi tidurnya cukup maka bayi kita akan terbangun dengan ceria. 

Pampers Baby-dry pants ini adalah produk baru dari pampers. Dan kelebihan pampers baby-dry pants ini adalah 
1. Ada ekstra dry layer membuat bayi lebih nyaman.
2. Terdapat lotion, jadi aman untuk bayi.
3. Mengandung dry gell  untuk mengikat tahan lebih lama selama 12 jam. Inovasi super gel pada pampers baby-dry pants mengikat 30 kali lebih lama.
4. Terdapat conden score.
5. Lebih cepat menyerap dan lebih cepat kering.

Kemudian dari pernyataan 'nyaman untuk bayi hingga 12 jam', timbulnya pertanyaan dari salah seorang peserta, "Jika ini aman untuk bayi, kan popok ini bisa dipakai hingga 12 jam. Kalau anak saya pup, tapi popok baru diganti, itu sebaiknya ditunggu sampai 12 jam atau langsung ganti?"

Jawabannya adalah, harus segera diganti. Karena jika kulit bayi (apalagi untuk bayi yang berusia 3 bulan) kulitnya sensitif, bisa menyebabkan ruam popok. Jadi harus diingat kembali, bahwa fungsi dari popok itu sendiri adalah untuk menyerap urine, jadi jika bayi kita sedang pup, harus sesegera mungkin diganti. 



Disini juga diadakan test uji coba ketahanan popok merk lain vs popok bermerk Pampers. Biasanya bayi kalau pipis sekitar 25 ml (rata-rata).



Ohya, ada kabar gembira nih. Tapi bukan kulit manggis ada ekstraknya! :D Tapi, pampers sekarang ada lombanya nih. Pampers sedang mencari Senyum Pagi no. 1 Bayi Anda, di Indonesia. Cukup tinggal kirimkan foto bayi kamu, ekspresinya setelah bangun tidur, berikan sedikit penjelasan apa yang membuat si kecil sennyum bahagia. Untuk info lengkapnya bisa langsung ke webnya ya teman-teman :)







Me between Mombassador Pampers :)
Tibalah di penghujung acara. Diumumkanlah pemenang livetweet. Dan pemenangnya adalah salah satunya 'saya' :D
Hadiahnya adalah 2 buah pampers baby-dry pants. Wah, saya pulang jadi bawa popok banyak banget, kayak ngeborong :) Sayang saat itu gak difoto bawaan barang saya. Beneran kayak pulang kampung, karena sejak pagi saya ada acara. Dan saya sangat bersyukur banget menang lomba livetweet ini. Biarpun hadiahnya bukan materi, tapi ini yang saya benar-benar butuhkan. Yaitu POPOK! Hahaa.. Setidaknya saya tidak usah membeli popok dulu dalam jangka waktu dekat ini. Apalagi di rumah masih ada stock 2 pax Pampers Active Baby 2 buah. Hasil ngeborong 2 bulan lalu. Jadi hemat kan? ^_^



Akhir kata saya mengucapkan terima kasih kepada Mommies Daily yang telah mengundang saya. Terima kasih juga kepada Pampers, pulang saya jadi ngeborong popok nih :) Dan juga terima kasih kepada Hotel Pullman Jakarta, hotel yang oke banget, environment yang comfy banget. Bikin saya betah berlama-lama disini sambil menunggu suami saya jemput di lobby :)

Sampai berjumpa di tulisan saya berikutnya.

Regards,





8 comments

  1. Kapan yah acaranya ada di Surabaya? :-)
    Anakku juga pakai Pampers...

    ReplyDelete
  2. Camilannya menggodah mbak....hehe..
    Jgn smpek deh si kecil trganggu tdurnya gara2 gk nyaman dg popoknya y mbak, bs rewel seharian mah kalok kurang tdur..tfs ya mbak :)

    ReplyDelete
  3. Mupeng camilannya deh. Ups, salah fokus.
    Maklum, dah nggak punya baby sih. Apa nambah anak aja ya????xixixi

    ReplyDelete
  4. Alfath tidur malamnya cukup, tapi skr kadang2 susah tidur siang, kalopun tidur paling lama sejam doang.. huhu..

    ReplyDelete
  5. Adik - adikku dan sepupuku juga pake Pampers. Malahan kayaknya brandnya udah nempel di top of mind jadi kalo mau beli popok bayi bilangnya mau beli pampers :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya itu pemahaman yang salah. Mau beli 'Pampers', bukan beli 'popok'. Jadi pampers bisa top of mind :)

      Delete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete