Resensi Buku : Friends Don't Kiss by Syafrina Siregar - Ketika Hati Berbicara


Judul : Friends Don't Kiss
Penulis : Syafrina Siregar
Penerbit : Gramedia 
Tahun Terbit : 2014
Halaman : 203 hal
Harga : Rp 45,000

Sinopsis

"Bagi Mia Ramsy, menyusui adalah salah satu ekspresi cinta terbesar seorang ibu bagi anaknya. Tapi bagi Ryan Subagyo, setiap mendengar kata “menyusui”, yang muncul di benaknya hanyalah bayangan payudara wanita.

Namun, kegigihan Mia memperjuangkan hak setiap bayi untuk mendapatkan ASI eksklusif lewat Indonesian Breastfeeding Mothers—organisasi nirlaba tempat gadis itu mengabdi—justru semakin membuat Ryan jatuh cinta padanya.

Ryan semakin yakin Mia berbeda dari gadis-gadis yang selama ini ia temui. Kekayaan, kesuksesan, dan ketampanannya memang membuat Ryan dikejar banyak gadis, tetapi belum ada yang mampu menggetarkan hatinya. Hanya Mia yang mampu membuat Ryan untuk pertama kalinya memikirkan pernikahan.

Namun, apakah lamaran Ryan akan diterima jika gadis itu mengetahui siapa Ryan Subagyo sebenarnya?"

Resensi

Kalau saja Mia tidak membuka hati kepada Ryan, sang pria yang pantang menyerah terhadap wanita yang justru bertentangan dengan prinsipnya, perasaan jatuh cinta itu tidak akan muncul. 

Hubungan percintaan yang diwarnai lika liku seputar dunia menyusui dan segala perbedaan prinsip. Ya, Mia Ramsy, adalah seorang konselor laktasi pada sebuah organisasi IMB (Indonesia Breastfeeding Mother). Mia adalah sang pejuang tangguh terhadap dunia breastfeeding.

Adalah Ryan, pria yang berhasil merebut hati Mia. Mia punya kebiasaan tidak bisa memarkir mobil dengan benar. Dan Ryan adalah salah satu korban dari mobil yang ia tabrak saat di parkiran rumah sakit.

Kejadian tabrakan tersebut menghantarkan mereka ke sebuah acara makan malam yang romantis. Mia tidak menyangka bahwa sejak kejadian makan malam itu ia jadi jatuh cinta kepada pria yang mobilnya ia tabrak. Seharusnya ini tidak terjadi. Karena Ryan sebenarnya adalah Hardian Subagyo, sang pemilik PT. Prima Gold. Mereka yang selalu menghasut pikiran para ibu untuk mempercayai bahwa susu formula selalu lebih baik daripada ASI.

Mia tidak tahu bahwa Ryan sebenarnya adalah Hardian Subagyo. Pria yang menentang dunia breastfeeding. Lalu, apa yang terjadi saat Mia mengetahui bahwa sebenarnya Ryan adalah pria yang sama sekali bertentangan dengannya? Ryan sangat mencintai Mia. Segala pengorbanan dilakukan demi mendapatkan Mia. Tapi apakah Mia masih bisa menerima keberadaan Ryan?

“Jika kamu sungguh mencintaiku, kamu akan memberiku kebenaran, Ryan. Dan tanpa diminta.” – Mia – hlm. 174


Friends Don't Kiss mengisahkan seputar dunia breastfeeding (menyusui) dengan dilatarbelakangi percintaan. Di novel ini sedikit banyak mengundang emosi kita, ikut hanyut terbawa perasaan Mia. Mba Nana, demikian mba Syafrina Siregar ini dipanggillnya, bisa mengulasnya dengan cantik. Tidak jarang saya bisa tersenyum saat Mia kencan dengan Ryan. 

Di novel ini juga sedikit banyak kita belajar dunia ASI, IMD dan menyusui. Bahasa yang dipakai oleh penulis cukup ringan. Jadi bisa ditelaah dan dimengerti. Jadi novel ini menurut saya bisa dinikmati oleh semua kalangan. Baik untuk para remaja ataupun ibu yang baru saja melahirkan. Saya pernah mengalami kondisi seperti itu, payudara bengkak karena tidak disusui dan problematika menyusui lainnya. Jadi menurut saya ceritanya cukup masuk akal, karena tidak jauh dengan kehidupan kita sehari-hari. 

Yang cukup janggal bagi saya, di tengah cerita, demi mendapatkan Mia, Ryan rela meninggalkan perusahaannya sebagai bukti keseriusannya terhadap hubungannya dengan Mia. 

Saya membeli novel ini karena design covernya yang sederhana tapi unik, ada cap bibir merah tertera di tengah-tengah cover. Yah entah itu bibir siapa :D

Overall, saya sangat menikmati cerita novel ini dari awal sampai akhir. So, buat yang ingin belajar dunia breastfeeding berdasarkan pengalaman bisa membaca buku ini. 

Rate : 4/5


3 comments

  1. wahh sinopsis nya panjang juga ya hehe ,
    numpang nyerap ilmunya ya min hehe ...
    baru pertama ngunjung blog ini soalnya hahayde

    ReplyDelete
  2. wah ada ya novel latar belakang menyusui. Jadi pingin baca nih mak

    ReplyDelete
  3. Wah ini kayaknya bagus yah novelnya. Temanya lain dari novel romantis biasanya... Emak2 banget inihhhh, jadi penasaran :D

    ReplyDelete