Into The Storm, Lebih Dari Sekedar Bencana Alam

Its a date! :)
Malam itu aku diajak oleh suamiku untuk nonton film yang release hari ini, 6 Agustus 2014 which is Into The Storm. Awalnya aku gak tau film ini ceritanya gimana. Yaah simple aja mikirnya, dari judulnya udah ketahuan tentang badai Tornado. Okee kalau gitu, udah siap ninggalin ASIP untuk Baby Narend. Yak, lets goo..

Bioskop yang kupilih malam itu adalah Summarecon Mal Bekasi. Untuk jam tayang pukul 21.00. Maklum, yah cuma di mal ini aku mendapatkan kenyamanan dengan harga weekdays :) kebetulan aku juga berencana keluar rumah malam ini untuk membeli buah untuk keperluan MPASI baby narend. Lokasinya memang agak jauh dari rumah. Biasanya kami pilih lokasi yang gak jauh dari rumah, karena sikonku gak memungkinkan untuk pergi terlalu jauh untuk di malam hari. Tapi demi film karya Warners Bross Pictures, sesekali gapapalah nonton disini.
Di awal movie aku masih bisa (baca : masih sempet) narsis and kutak katik my gadget. Tapi ternyata kesibukanku dengan gagdet membuatku kehilangan cerita beberapa menit di awal. Karena saat pertama filmnya dimulai, sudah masuk ke inti cerita. Jadi disarankan buat yang suka film-film dokumenter, real story, just turn off your gadget and trying to focus! :)))


Awalnya kupikir film ini gak jauh berbeda dengan film Twister (1996). Ternyata film karya produser Todd Garner, dengan disutradarai oleh Steven Quale mampu mengubah persepsiku. Steven Quale pernah menggarap film dengan berefek khusus seprrti Titanic, Avatar and Final Destination 5. Tau dong film-film tersebut yang berefek khusus? Steven Quale nampaknya udah paham banget penonton akan menyukai efek-efek seperti itu.

Aku suka dengan tehnik animasinya. It looks real!


Film bergenre drama and action thriller ini membuat mata gak berkedip dan dari awal sampai akhir lumayan bikin jantung deg-degan.

Acara wisuda sekolah yang seharusnya berjalan dengan lancar, sekejab berubah menjadi mimpi buruk. Satu-satunya tempat perlindungan, yaitu sekolah menjadi rusak akibat diterjang badai tornado. 

Nanti kamu akan melihat bagaimana kerasnya perjuangan Gary sang ayah 2 orang anak berusaha untuk menyelamatkan kondisi putra sulungnya, Donny, disaat lokasi yang sudah hancur lebur, sudah masuk area terlarang, akses menuju ke lokasi juga sudah tidajkmemungkinkan dan bahkan tim evakuasi juga melarangnya untuk ke lokasi tersebut. Akankah Gary jadi menyelamatkan putranya? Terlebih lagi sebelumnya hubungan mereka sempat diwarnai dengan sedikit ketegangan.

Allison, seorang wanita single yang paham banget tentang badai serta ibu dari putri berusia 5 tahun memahami bahwa badai yang terjadi di Silverton di luar perkiraannya

Paling sebel dengan tokoh Pete, rekan dari Allison yang sangat bersemangat mengejar berita badai. Di saat gentingpun, nyawa rekannya sempat menjadi taruhannya, masih aja memperdulikan berita badai ini. Karena berita besar ini bisa dijual dengan nilai yang fantastis. Yah gak heran, jika mereka bekerja untuk mendapatkan berita ini. Di Amerika badai Tornado sering terjadi dan tidak heran jika diciptakan sistem keamanan yang sedemikian rupa.

Sayang untuk endingnya agak sedikit menggantung dan belum sampai klimaksnya. Apakah yang survive masih bisa bertemu sanak saudara dan keluarganya, lalu berapa banyak yang masih survive, hubungan Donny dengan teman wanitanya, Kathlyn bagaimana. Yaaah kentang ya bow! Gantuung.. :)))

So, jadi penasaran sama Into The Storm? Apakah bener sama dengan Twister, Tornado, atau film sejenis lainnya? Saksikan di bioskop kesayangan kamu. Eh ya, jangan lupa, matiin gadget yaa pas saat nonton. Karena kamu bakalan ketinggalan cerita nantinya. Sayang kan? :))
Buat yang beli cemilan kayak popcorn juga bakalan lupa diabisin, secara filmnya tegang dari awal sampe akhir. Kamu akan melihat gimana bisa survive saat terkena angin yang begitu dashyat. Bagaimana beberapa tornado menjadi satu menjadi kekuatan yang supet dashyat.

Rating : 8/10

Selamat menonton ya. Dan buat yang sudah menonton, gimana pendapat kamu tentang film ini. Share ke aku yaaa :)

Review ini ditulis sesaat setelah seusai nonton filmnya, suami tertidur pulas, berikut juga Baby Narend masih tertidur pulas :)



3 comments

  1. waaaah..kayaknya asyiiik ya mak Oline....it's on here as well, tapi kita belum sempet nonton..nunggu di netflix or on demand aja :)...happy date niih sepertinya :)

    ReplyDelete
  2. datang berkunjung sambil menyimak, o iya minal aidin walfaidin ya, ditunggu kunbalnya

    ReplyDelete
  3. Saya mengucapkan minal aidin walfaidin mohon maaf lahir dan batin, salam

    ReplyDelete