Quality Time with Baby Narend

Ternyata, yang namanya meluangkan waktu untuk anak terutama bayi, itu penting juga lho. Bukan penting buat saya sebagai orangtua, tapi juga penting untuk anak kita. Terutama dari sisi emosionalnya dia.

Biasanya di jam-jam setelah buka puasa, biasanya saya manfaatkan waktu untuk memasak menyiapkan makanan untuk sahur. Selesai masak, lanjut dengan aktivitas bebenah lainnya yaitu menggosok baju. Emak-emak banget deh ya. Tapi tentu saja pekerjaan-pekerjaan semua diatas saya lakukan di saat baby Narend sudah tidur atau sudah bisa ditinggal sesaat. Ya, sudah sedari dia lahir saya sudah terbiasa meninggalkan dia dalam kesendiriannya, dan bermain sendiri, karena saya harus mengerjakan pekerjaan rumah :( 
Tapi malam ini, saya membebaskan pekerjaan rumah, karena sudah saya kerjakan sore hari. Dan sebagian sudah saya kerjakan kemarin.

Malam ini, baby Narend kebetulan masih terjaga. Huuh anak ini aktif banget sihh. Sejak pagi matanya masih ON ajee.. 
Selesai makan malam, saya coba tidur di sampingnya, mengajaknya bercanda dan mengobrol layaknya seperti orang dewasa saja. Saya cerita ngalur ngidul mulai dari aktivitas saya hari ini, saya kesel sama siapa, dan apa aja yang saya rasakan saya curhat sama dia. Saya tahu, walaupun dia nggak ngerti, setidaknya saya bisa meluangkan keluh kesah saya dengannya,,karena suami sedang di kantor. Yahh... walaupun responsnya cuma 'auuuu....auuuu' tapi saya yakin dia merekam semua apa yang saya ceritakan.

Karena selesai saya susui dia masih terjaga saya coba tidur di sampingnya, sambil saya elus-elus pahanya supaya cepat tidur. Saya coba berikan theeter untuk dia bermain. Dia coba gigit-gigit, sampai basaah deh tuh theeternya :)))) 

Saya mulai bercanda, tertawa dan bersenda gurau dengannya. Akhirnya, karena lagi iseng, saya mengajaknya untuk.... SELFIE!!! :))

Ini hasilnya. Baby Narend sangat sadar kamera lhooo :)))) 


Daan ternyata seru banget yah.. punya waktu berdua saja, bercanda tawa dengan anak kita, mampu melepaskan stress kita, dan juga melatih kognitif dan emosional si anak. Dia tahu bagaimana rasanya dihargai, dan ingin disayang. 

Quality time seperti ini sangat berguna untuk meningkatkan bonding antara ibu dan anak. Gak setiap hari kan kita bisa seperti ini? Dengan segudang aktivitas kita? 

Kalau saya bisa mendapatkan momen seperti ini, biasanya saya menjauhkan diri dari hape and gadget lainnya. Benar-benar menikmati quality time dengan anak kita. 

Akhirnya setelah kami capek selfie, baby Narendpun akhirnya menagih nenen kembali. Dan akhirnya dia tidur di dalam pelukanku. Rasanya nyaman sekali bisa dipeluk berhadapan olehnya :)



1 comment