Featured Slider

Sulitnya Mencari Tour Wisata Halal ke Jepang


Hari Minggu untuk saya adalah hari yang pas untuk istirahat, terutama setelah hari Sabtu banyak aktivitas yang saya lakukan bersama keluarga. Namun minggu ini saya tidak bisa istirahat dengan tenang, karena sejak minggu lalu saya dan suami sudah menjadwalkan untuk beres-beres dokumen di lemari, yah untuk beres-beresnya sih sebenarnya 95% dokumen saya sebagai blogger, dan 5% dokumen adalah dokumen suami :) Waktu beres-beres, saya menemukan brosur Tour Wisata ke Jepang yang saya dapatkan tahun lalu sekitar bulan September 2016 saat menghadiri Travel Fair di Senayan.

Yuk Berkreasi Bikin Cemilan Sehat Dengan SUN Ubi Ungu


Sekitar 2 minggu lalu saya baru pulang dari rumah sahabat saya, Dina, rumahnya tidak jauh dari rumah saya sih, masih di sekitar Bekasi. Rencananya sih mau silaturahmi sekaligus menjenguk anaknya yang berusia 14 bulan yang baru terkena demam dan sempat nginap dirumah sakit karena panasnya mendekati 39 derajat. Karena silaturahmi, otomatis saya ke rumahnya bersama anak dan suami saya. Hanya saja, karena teman saya keberatan untuk minta foto bareng waktu itu, jadinya saya ceritakan kisahnya aja ya.

Stand Out Yourself and Confidence, from Simple to Glamour with Vitalis Body Spray


Kalau flashback, saya jadi ingat jaman saya masih SMA, penampilan saya tidak jauh beda dengan anak SMA pada umumnya, mulai dari rambut yang pendek sebahu, makeup ala kadarnya sampai kulit yang hitam, udah seperti anak-anak yang sedang main layangan ditengah lapangan yang sedang terik. Terlepas itu semua, ada satu hal yang menurut saya sangat saya butuhkan waktu masih SMA, yaitu kepercayaan diri. Sering kali saya merasa kurang pede untuk memakai pakaian seperti rok atau dress saat akan pergi keluar. Alhasil waktu SMA, celana jeans yang dikombinasi dengan kaos menjadi baju kebangsaan waktu saya pergi keluar rumah. Salah satu saksi hidup sampai sekarang adalah suami saya. Yes, pasangan hidup saya saat ini adalah saksi saat saya masih bau matahari, yang benar-benar tidak memperdulikan yang namanya penampilan. Jauh dari profile gadis-gadis SMA idamanlah pokoknya.

Movie Review : Cek Toko Sebelah (Lika-Liku Bisnis Keluarga Thionghoa)


Saat tahu pertama kali film ini beredar akhir Desember 2016 kemarin, saya langsung ingin menjadwalkan nonton. Tapi kenyataannya malah gak begitu. Justru saya nontonnya malahan di minggu kedua Januari 2017. Untunglah filmnya masih tayang di bioskop.

Please, Biasakan Ke Dokter Gigi Per 6 Bulan Sekali


Lanjutan dari postingan saya sebelumnya, masih soal sakit gigi. Mudah-mudahn gak bosen yaa..

Jadi PR saya itu kan gigi geraham kanan atas kan yaa, waktu dicek kemarin itu ternyata ada bolong dan harus ditambal. Setelah gigi geraham kanan bawah saya beres, saya berencana ingin balik lagi ke klinik itu untuk periksa gigi saya. Karena ternyata gigi geraham atas saya ini, kalau dipakai makan kok ngilu terus? Makin hari semakin mengganggu bangeet. Saya cuma bisa makan di sisi kiri gigi. Saya coba dan paksakan makanan dari yang teksturnya lembut sampai kasar tetap aja linu.

Ke Dokter Gigi itu Selalu Menakutkan!


Ceritanya saya mau curhat soal saya ke dokter gigi. Kalau dirunutin umur saya, ke dokter gigi itu saya bisa diitung pakai jari sihh. Kalau gak karena sakiiit banget, ya bersihin karang gigi. That's it. Itu juga bersihin karang gigi setahun sekali. Kalau gak ya saya gak bakalan ke dokter gigi. Padahal yang bener itu, kita kudu rajin ke dokter gigi per 6 bulan sekali. Sama aja kayak kita (yang cewe) rutin ke salon buat bersihin wajah kayak facial. Tapi image dokter gigi kan bagi saya udah kayak mahluk pencabut nyawa, jadinya ya ke dokter gigi kalau ada maunya doang (Please jangan ditiru ya?)

Blogger Bicara Fashion bersama Dinda Puspitasari dan Veren Lee


Sejak saya fokus membesarkan sosmed Instagram, saya jadi jatuh cinta sama yang namanya beauty (make up) and fashion. Salah satu resolusi saya adalah Learn From The Expert, alias belajar dari pakarnya. Belajar yang paling murah itu cuma dari sosial media. Salah satunya adalah follow orang-orang yang berkompeten di bidangnya. Followlah influencer yang sesuai dengan niche kita. 

Cara belajarnya bagaimana dari sosmed? Ya simple aja. Kamu cukup perhatikan gaya atau settingan mereka si IG seperti apa. Mulai dari caption, tema, fotonya, anglenya gimana, postingnya jam berapa, dan sebagainya. Pokoknya kepoin sampai sedetail-detailnya.

Cuma ternyata ada kalanya belajar via sosmed ada keerbatasannya juga ya. Beruntung saya bisa ikutan acara Blogger Bicara Fashion bersama blogdetik dan Honda ESP di Gandaria City beberapa waktu lalu. Nara sumber yang dihadirkan yaitu fashion blogger yang followernya sudah puluhan ribu, yang pastinya sudah bisa gain money from social media.